<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Politikus Demokrat Kena Sanksi Gara-Gara Kawin Siri</title><description>Badan Kehormatan (BK) DPR kembali mengeluarkan teguran tertulis kepada satu anggota dewan. BK menegur anggota dewan yang tidak memenuhi janji bagi istri sirinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/09/339/572427/politikus-demokrat-kena-sanksi-gara-gara-kawin-siri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/09/339/572427/politikus-demokrat-kena-sanksi-gara-gara-kawin-siri"/><item><title>Politikus Demokrat Kena Sanksi Gara-Gara Kawin Siri</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/09/339/572427/politikus-demokrat-kena-sanksi-gara-gara-kawin-siri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/09/339/572427/politikus-demokrat-kena-sanksi-gara-gara-kawin-siri</guid><pubDate>Kamis 09 Februari 2012 10:48 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/09/339/572427/VUCc3VlCUC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dede K/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/09/339/572427/VUCc3VlCUC.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dede K/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Kehormatan (BK) DPR kembali mengeluarkan teguran tertulis kepada satu anggota dewan. BK menegur anggota dewan yang tidak memenuhi janji bagi istri sirinya.&quot;Ini bukan soal nikah sirinya, karena nikah siri diperbolehkan agama. Tapi yang kita tangani masalah Janji-janji anggota dewan kepada istri sirinya yang tidak ditepati,&quot; kata Ketua BK DPR M Prakosa saat dihubungi wartawan, Kamis (9/2/2012).Prakosa menjelaskan BK melakukan penyelidikan berdasarkan laporan istri siri anggota dewan tersebut. &quot;Ini kasus yang lain dengan Ruhut. Kita tegur anggota dewan itu karena janji kepada istri siri tidak ditepati,&quot; sambungnya.Surat teguran tertulis, lanjut Prakosa, telah dikirim ke fraksi anggota dewan yang bersangkutan. &quot;Soal nama atau fraksi saya tidak bisa sebutkan ini urusan rumah tangga, privat. Kalau surat teguran sudah sampai baru kita buka ke publik,&quot; imbuhnya.Berdasarkan informasi yang diperoleh, surat teguran ini ditujukan kepada anggota dewan dari Fraksi Demokrat. Berdasarkan penelusuran okezone, politikus Demokrat tersebut berinisial H.Soal nama ini, Prakosa tidak mengiyakan ataupun menyanggah. &quot;Kita belum bisa memberi tahu, karena surat teguran harus sampai dulu ke yang bersangkutan,&quot; pungkasnya.

Sementara itu, anggota Fraksi Partai Demokrat berinisial H, saat dikonfirmasi okezone, hanya berujar, &quot;Setop mas.&quot;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Kehormatan (BK) DPR kembali mengeluarkan teguran tertulis kepada satu anggota dewan. BK menegur anggota dewan yang tidak memenuhi janji bagi istri sirinya.&quot;Ini bukan soal nikah sirinya, karena nikah siri diperbolehkan agama. Tapi yang kita tangani masalah Janji-janji anggota dewan kepada istri sirinya yang tidak ditepati,&quot; kata Ketua BK DPR M Prakosa saat dihubungi wartawan, Kamis (9/2/2012).Prakosa menjelaskan BK melakukan penyelidikan berdasarkan laporan istri siri anggota dewan tersebut. &quot;Ini kasus yang lain dengan Ruhut. Kita tegur anggota dewan itu karena janji kepada istri siri tidak ditepati,&quot; sambungnya.Surat teguran tertulis, lanjut Prakosa, telah dikirim ke fraksi anggota dewan yang bersangkutan. &quot;Soal nama atau fraksi saya tidak bisa sebutkan ini urusan rumah tangga, privat. Kalau surat teguran sudah sampai baru kita buka ke publik,&quot; imbuhnya.Berdasarkan informasi yang diperoleh, surat teguran ini ditujukan kepada anggota dewan dari Fraksi Demokrat. Berdasarkan penelusuran okezone, politikus Demokrat tersebut berinisial H.Soal nama ini, Prakosa tidak mengiyakan ataupun menyanggah. &quot;Kita belum bisa memberi tahu, karena surat teguran harus sampai dulu ke yang bersangkutan,&quot; pungkasnya.

Sementara itu, anggota Fraksi Partai Demokrat berinisial H, saat dikonfirmasi okezone, hanya berujar, &quot;Setop mas.&quot;
</content:encoded></item></channel></rss>
