<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inilah Tiga Tugas Utama Pjs Gubernur Aceh</title><description>Setelah ditunjuk sebagai Pjs Gubernur Aceh, Tarmizi A Karim siap menjalankan tiga tugas utama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/10/340/573439/inilah-tiga-tugas-utama-pjs-gubernur-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/10/340/573439/inilah-tiga-tugas-utama-pjs-gubernur-aceh"/><item><title>Inilah Tiga Tugas Utama Pjs Gubernur Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/10/340/573439/inilah-tiga-tugas-utama-pjs-gubernur-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/10/340/573439/inilah-tiga-tugas-utama-pjs-gubernur-aceh</guid><pubDate>Jum'at 10 Februari 2012 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Salman Mardira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/10/340/573439/bhpWmvXNfZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi penarikan nomor urut pilgub Aceh (Foto: okezone/Salman M)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/10/340/573439/bhpWmvXNfZ.jpg</image><title>Ilustrasi penarikan nomor urut pilgub Aceh (Foto: okezone/Salman M)</title></images><description>BANDA ACEH - Tarmizi A Karim hari ini tiba di Banda Aceh setelah dua hari lalu dilantik sebagai pejabat sementara (Pjs) Gubernur Aceh. Dia mengatakan ada tiga pekerjaan besar yang akan dilakukannya sebagai pemimpin baru di Provinsi Aceh.&amp;ldquo;Ada tiga tugas utama kami yang akan dijalankan,&amp;rdquo; kata Tarmizi kepada wartawan seusai dipeusijuek (tepung tawari) oleh para ulama di Pendopo Gubernur Aceh, Jumat (10/2/2012).Tugas pertama, kata dia, menyukseskan Pemilukada Aceh yang akan digelar pada 9 April 2012. Pemilukada harus berjalan lancar, damai, dan demokratis.&amp;ldquo;Kita ingin Pilkada kedua setelah MoU Helsinki ini benar-benar berjalan jurdil,&amp;rdquo; ujar mantan Ptl Gubernur Kalimantan Timur yang juga Bupati Aceh Utara itu.Kemudian, lanjut dia, memastikan pembangunan Aceh tetap berjalan. Menurut Tarmizi, proses pembangunan tidak boleh berhenti hanya akibat adanya proses politik.&amp;ldquo;Kalau pembangunan berhenti, apa gunanya pilkada. Jadi pembangunan tidak boleh berhenti walau sedetik pun,&amp;rdquo; tuturnya.Ketiga, menjaga netralitas Pemerintah dalam pemilukada. &amp;ldquo;Secara formal, saya dipesankan oleh Bapak Menteri Dalam Negeri untuk bersikap netral,&amp;rdquo; sebutnya.Dia menuturkan, ketika Mendagri pertama kali memberitahukannya bahwa dia akan ditunjuk sebagai Pj Gubernur Aceh, Tarmizi mengaku terkejut. &quot;Subhanallah, seperti menikam dalam jantung saya,&amp;rdquo; ucapnya.Dia meminta dukungan dari semua unsur di Aceh agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik hingga terpilihnya gubernur definitif.Sebagai pemimpin, Tarmizi memastikan Pemerintah Aceh akan memberikan kesempatan yang sama kepada semua kontestan pemilukada tanpa ada pembedaan.Selain itu, Tarmizi bertekad memperbaiki kembali komunikasi dengan DPRD Aceh yang selama ini mulai merenggang dengan eksekutif karena kepentingan politik di pemilukada.</description><content:encoded>BANDA ACEH - Tarmizi A Karim hari ini tiba di Banda Aceh setelah dua hari lalu dilantik sebagai pejabat sementara (Pjs) Gubernur Aceh. Dia mengatakan ada tiga pekerjaan besar yang akan dilakukannya sebagai pemimpin baru di Provinsi Aceh.&amp;ldquo;Ada tiga tugas utama kami yang akan dijalankan,&amp;rdquo; kata Tarmizi kepada wartawan seusai dipeusijuek (tepung tawari) oleh para ulama di Pendopo Gubernur Aceh, Jumat (10/2/2012).Tugas pertama, kata dia, menyukseskan Pemilukada Aceh yang akan digelar pada 9 April 2012. Pemilukada harus berjalan lancar, damai, dan demokratis.&amp;ldquo;Kita ingin Pilkada kedua setelah MoU Helsinki ini benar-benar berjalan jurdil,&amp;rdquo; ujar mantan Ptl Gubernur Kalimantan Timur yang juga Bupati Aceh Utara itu.Kemudian, lanjut dia, memastikan pembangunan Aceh tetap berjalan. Menurut Tarmizi, proses pembangunan tidak boleh berhenti hanya akibat adanya proses politik.&amp;ldquo;Kalau pembangunan berhenti, apa gunanya pilkada. Jadi pembangunan tidak boleh berhenti walau sedetik pun,&amp;rdquo; tuturnya.Ketiga, menjaga netralitas Pemerintah dalam pemilukada. &amp;ldquo;Secara formal, saya dipesankan oleh Bapak Menteri Dalam Negeri untuk bersikap netral,&amp;rdquo; sebutnya.Dia menuturkan, ketika Mendagri pertama kali memberitahukannya bahwa dia akan ditunjuk sebagai Pj Gubernur Aceh, Tarmizi mengaku terkejut. &quot;Subhanallah, seperti menikam dalam jantung saya,&amp;rdquo; ucapnya.Dia meminta dukungan dari semua unsur di Aceh agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik hingga terpilihnya gubernur definitif.Sebagai pemimpin, Tarmizi memastikan Pemerintah Aceh akan memberikan kesempatan yang sama kepada semua kontestan pemilukada tanpa ada pembedaan.Selain itu, Tarmizi bertekad memperbaiki kembali komunikasi dengan DPRD Aceh yang selama ini mulai merenggang dengan eksekutif karena kepentingan politik di pemilukada.</content:encoded></item></channel></rss>
