<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duh, Keluarga Ini Sudah 13 Tahun Tinggal di Gudang Reot</title><description>Dahrul yang sudah menginjak usia 62 tahun tidak bisa menyewa rumah untuk tempat tinggal keluarganya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/10/340/573454/duh-keluarga-ini-sudah-13-tahun-tinggal-di-gudang-reot</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/10/340/573454/duh-keluarga-ini-sudah-13-tahun-tinggal-di-gudang-reot"/><item><title>Duh, Keluarga Ini Sudah 13 Tahun Tinggal di Gudang Reot</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/10/340/573454/duh-keluarga-ini-sudah-13-tahun-tinggal-di-gudang-reot</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/10/340/573454/duh-keluarga-ini-sudah-13-tahun-tinggal-di-gudang-reot</guid><pubDate>Jum'at 10 Februari 2012 22:04 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Husein Lubis</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>MADINA - Satu keluarga terpaksa tinggal di rumah bekas gudang sebuah sekolah dasar di Desa Tarutung, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Keluarga Dahrul Batubara sudah menempati bekas gudang itu hampir 13 tahun.Dahrul yang berusia 62 tahun hanya penjual buah pinang milik tetangganya. Penghasilannya tak lebih dari Rp10 ribu per hari. Dengan penghasilan itu dia tidak sanggup mengontrak rumah layak huni.Rasa iba pihak sekolah lah yang selama ini memberikan Dahrul dan keluarganya tempat tinggal gratis untuk berteduh, meski kondisi tempat tinggalnya sangat memprihatinkan.Meski tidak ada aliran listrik serta atap rumah bocor, Dahrul dan keluarganya tetap bersyukur diberi tempat gratis untuk berteduh.Sebelumnya Dahrul sempat menempati rumah kontrakan semi permanen. Saat itu dia masih kuat bekerja mencari nafkah bagi keluarganya. Namun saat usianya telah uzur, berjualan yang sanggup dia lakoni.Dia dikarunia tiga anak yang semuanya sudah berkeluarga, namun kondisi mereka tidak kalah memprihatinkan dengan Dahrul. Meski demikian Dahrul pantang mengemis. Dia pasrah sambil berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk keluarganya.</description><content:encoded>MADINA - Satu keluarga terpaksa tinggal di rumah bekas gudang sebuah sekolah dasar di Desa Tarutung, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Keluarga Dahrul Batubara sudah menempati bekas gudang itu hampir 13 tahun.Dahrul yang berusia 62 tahun hanya penjual buah pinang milik tetangganya. Penghasilannya tak lebih dari Rp10 ribu per hari. Dengan penghasilan itu dia tidak sanggup mengontrak rumah layak huni.Rasa iba pihak sekolah lah yang selama ini memberikan Dahrul dan keluarganya tempat tinggal gratis untuk berteduh, meski kondisi tempat tinggalnya sangat memprihatinkan.Meski tidak ada aliran listrik serta atap rumah bocor, Dahrul dan keluarganya tetap bersyukur diberi tempat gratis untuk berteduh.Sebelumnya Dahrul sempat menempati rumah kontrakan semi permanen. Saat itu dia masih kuat bekerja mencari nafkah bagi keluarganya. Namun saat usianya telah uzur, berjualan yang sanggup dia lakoni.Dia dikarunia tiga anak yang semuanya sudah berkeluarga, namun kondisi mereka tidak kalah memprihatinkan dengan Dahrul. Meski demikian Dahrul pantang mengemis. Dia pasrah sambil berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk keluarganya.</content:encoded></item></channel></rss>
