<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tjahjo: Kenapa Harga Kabin Interior Hampir Seharga Pesawat?</title><description>Sekjen PDI Perjuangan yang juga anggota Komisi I DPR mempertanyakan  mahalnya harga kabin interior untuk pesawat khusus Kepresidenan yang  baru saja dibeli pemerintah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/11/337/573862/tjahjo-kenapa-harga-kabin-interior-hampir-seharga-pesawat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/11/337/573862/tjahjo-kenapa-harga-kabin-interior-hampir-seharga-pesawat"/><item><title>Tjahjo: Kenapa Harga Kabin Interior Hampir Seharga Pesawat?</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/11/337/573862/tjahjo-kenapa-harga-kabin-interior-hampir-seharga-pesawat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/11/337/573862/tjahjo-kenapa-harga-kabin-interior-hampir-seharga-pesawat</guid><pubDate>Sabtu 11 Februari 2012 13:13 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/11/337/573862/0RxgfyT5CN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat Boeing 737-800 Business Jet 2 (Foto: aerospace-technology.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/11/337/573862/0RxgfyT5CN.jpg</image><title>Pesawat Boeing 737-800 Business Jet 2 (Foto: aerospace-technology.com)</title></images><description>JAKARTA - Sekjen PDI Perjuangan yang juga anggota Komisi I DPR mempertanyakan mahalnya harga kabin interior untuk pesawat khusus Kepresidenan yang baru saja dibeli pemerintah.Untuk kabin interior dianggarkan dana USD27 juta dan security system USD4,5. Sementara pesawatnya sendiri dibeli secara greenaircraft alias kosong tanpa interior seharga USD585 yang dibayar melalui tiga tahap. Pada 2010 sebesar USD11,7 juta, tahap kedua sebesar USD10,2 juta pada 2011 dan tahap tiga pada Januari 2012 sebesar USD36,6 juta.&amp;ldquo;Ini memang sudah disetujui oleh DPR periode yang lalu dan itu cukup bisa dipahami. Yang menjadi pertanyaan kami di Komisi I kenapa renovasi interior itu kok hampir sama dengan harga pesawat,&amp;rdquo; katanya di Hotel Sultan, Jakarta, kemarin malam.Menurut Tjahjo, jika perbedaannya hanya 20 samapi 30 persen mungkin bisa dimaklumi.  &amp;ldquo;Tapi ini kok sampai 400 miliar atau USD 27juta untuk interior dan security system USD4,5 juta,&amp;rdquo; ungkapnya heran.Karena itu, kata Tjahjo, dirasa wajar jika DPR mempertanyakan hal ini sesuai dengan fungsi pengawasan yang dimiliki lembaga tinggi negara ini.&amp;ldquo;Kenapa semahal itu. Seharusnya meski desain interior anti peluru, anti hujan dan anti angin tapi harus memperhatikan efektivitas dan efesiensi. itu menurut kami. Kayak beli rumah saja, kenapa desain interiornya sama dengan harga rumah?&amp;rdquo; selorohnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekjen PDI Perjuangan yang juga anggota Komisi I DPR mempertanyakan mahalnya harga kabin interior untuk pesawat khusus Kepresidenan yang baru saja dibeli pemerintah.Untuk kabin interior dianggarkan dana USD27 juta dan security system USD4,5. Sementara pesawatnya sendiri dibeli secara greenaircraft alias kosong tanpa interior seharga USD585 yang dibayar melalui tiga tahap. Pada 2010 sebesar USD11,7 juta, tahap kedua sebesar USD10,2 juta pada 2011 dan tahap tiga pada Januari 2012 sebesar USD36,6 juta.&amp;ldquo;Ini memang sudah disetujui oleh DPR periode yang lalu dan itu cukup bisa dipahami. Yang menjadi pertanyaan kami di Komisi I kenapa renovasi interior itu kok hampir sama dengan harga pesawat,&amp;rdquo; katanya di Hotel Sultan, Jakarta, kemarin malam.Menurut Tjahjo, jika perbedaannya hanya 20 samapi 30 persen mungkin bisa dimaklumi.  &amp;ldquo;Tapi ini kok sampai 400 miliar atau USD 27juta untuk interior dan security system USD4,5 juta,&amp;rdquo; ungkapnya heran.Karena itu, kata Tjahjo, dirasa wajar jika DPR mempertanyakan hal ini sesuai dengan fungsi pengawasan yang dimiliki lembaga tinggi negara ini.&amp;ldquo;Kenapa semahal itu. Seharusnya meski desain interior anti peluru, anti hujan dan anti angin tapi harus memperhatikan efektivitas dan efesiensi. itu menurut kami. Kayak beli rumah saja, kenapa desain interiornya sama dengan harga rumah?&amp;rdquo; selorohnya.</content:encoded></item></channel></rss>
