<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur Papua Barat: Pemekaran Solusi Semua Masalah</title><description>Papua akan teratasi dari segala macam persoalaan yang selama ini terjadi hanya dengan pemekaran wilayah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/16/337/577256/gubernur-papua-barat-pemekaran-solusi-semua-masalah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/16/337/577256/gubernur-papua-barat-pemekaran-solusi-semua-masalah"/><item><title>Gubernur Papua Barat: Pemekaran Solusi Semua Masalah</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/16/337/577256/gubernur-papua-barat-pemekaran-solusi-semua-masalah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/16/337/577256/gubernur-papua-barat-pemekaran-solusi-semua-masalah</guid><pubDate>Kamis 16 Februari 2012 20:41 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/16/337/577256/sB4CGC573Q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/16/337/577256/sB4CGC573Q.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Papua akan teratasi dari segala macam persoalaan yang selama ini terjadi hanya dengan pemekaran wilayah.
&amp;nbsp;
Hal itu disampaikan oleh Gubernur Papua Barat Abraham Octavianus Atururi saat mengikuti rapat dengan Tim Pengawas Otonomi Khusus Papua - Aceh di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/2/2012).
&amp;nbsp;
Menurut Abraham, seharusnya Papua dibagi menjadi tiga provinsi yakni Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Utara. &quot;Jadi ada tiga gubernur, tiga wakil gubernur,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Nampak hadir dalam rapat tersebut Panglima Tentara Negara Indonesia Laksamana Agus Suhartono, Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, Wakil Kepala Badan Intelijen Negara Sjamsoedin, Ketua Komisi Pemilihan Umum Hafiz Anshary, dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.
&amp;nbsp;
Dengan pemekaran lanjut Abraham, setiap kepala daerah bisa mengurusi dan bertanggungjawab atas wilayah masing-masing. Kata dia, berbagai gejolak di Papua seperti penembakan misterius, pembakaran kantor pemerintahan, semuanya berujung untuk Papua merdeka.
&amp;nbsp;
Sementara menurut Wakil Badan Intelijen Negara (BIN) Sjamsoedin, dari sekian banyak masalah yang terjadi di Papua menurut dia, hal yang paling serius untuk menjadi perhatian pemerintah adalah persoalaan kesenjangan antara masyarakat dengan pejabat daerah. Di sisi lain kata dia, penegakan hukum khususnya kasus korupsi tidak berjalan sama sekali lantaran penegak hukum tak menindak lanjutinya. &quot;Temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) tidak ada tindaklanjut,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi&amp;nbsp; mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan grand design Indonesia masa depan yang salah satunya yakni pemekaran wilayah. Kata dia, dalam grand design itu Papua juga termasuk dalam rencana pemekaran. Akan tetapi dia belum mau menjelaskan lebih jauh. &quot;Nanti akan saya presentasikan. Setiap provinsi sudah ada rancangan 25 tahun kedepan,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Papua akan teratasi dari segala macam persoalaan yang selama ini terjadi hanya dengan pemekaran wilayah.
&amp;nbsp;
Hal itu disampaikan oleh Gubernur Papua Barat Abraham Octavianus Atururi saat mengikuti rapat dengan Tim Pengawas Otonomi Khusus Papua - Aceh di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/2/2012).
&amp;nbsp;
Menurut Abraham, seharusnya Papua dibagi menjadi tiga provinsi yakni Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Utara. &quot;Jadi ada tiga gubernur, tiga wakil gubernur,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Nampak hadir dalam rapat tersebut Panglima Tentara Negara Indonesia Laksamana Agus Suhartono, Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, Wakil Kepala Badan Intelijen Negara Sjamsoedin, Ketua Komisi Pemilihan Umum Hafiz Anshary, dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.
&amp;nbsp;
Dengan pemekaran lanjut Abraham, setiap kepala daerah bisa mengurusi dan bertanggungjawab atas wilayah masing-masing. Kata dia, berbagai gejolak di Papua seperti penembakan misterius, pembakaran kantor pemerintahan, semuanya berujung untuk Papua merdeka.
&amp;nbsp;
Sementara menurut Wakil Badan Intelijen Negara (BIN) Sjamsoedin, dari sekian banyak masalah yang terjadi di Papua menurut dia, hal yang paling serius untuk menjadi perhatian pemerintah adalah persoalaan kesenjangan antara masyarakat dengan pejabat daerah. Di sisi lain kata dia, penegakan hukum khususnya kasus korupsi tidak berjalan sama sekali lantaran penegak hukum tak menindak lanjutinya. &quot;Temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) tidak ada tindaklanjut,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi&amp;nbsp; mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan grand design Indonesia masa depan yang salah satunya yakni pemekaran wilayah. Kata dia, dalam grand design itu Papua juga termasuk dalam rencana pemekaran. Akan tetapi dia belum mau menjelaskan lebih jauh. &quot;Nanti akan saya presentasikan. Setiap provinsi sudah ada rancangan 25 tahun kedepan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
