<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengetatan Aturan Peliputan di DPR Ditunda</title><description>Pimpinan DPR sepakat menunda penerapat tata tertib peliputan di gedung  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Langkah ini diambil banyaknya pro dan  kontra soal rencana tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/16/339/576936/pengetatan-aturan-peliputan-di-dpr-ditunda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/16/339/576936/pengetatan-aturan-peliputan-di-dpr-ditunda"/><item><title>Pengetatan Aturan Peliputan di DPR Ditunda</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/16/339/576936/pengetatan-aturan-peliputan-di-dpr-ditunda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/16/339/576936/pengetatan-aturan-peliputan-di-dpr-ditunda</guid><pubDate>Kamis 16 Februari 2012 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/16/339/576936/vbP9Xp5eVW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gedung DPR (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/16/339/576936/vbP9Xp5eVW.jpg</image><title>Gedung DPR (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pimpinan DPR sepakat menunda penerapat tata tertib peliputan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Langkah ini diambil banyaknya pro dan kontra soal rencana tersebut.&quot;Kita pending dulu itu,&quot; ujar Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso kepada wartawan, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/2/2012).&quot;Rapat pimpinan kemarin menyepakati pending dulu rencana pengaturan tentang peliputan pers karena telah menimbulkan salah persepsi,&quot; tambah Priyo.Dia pun mengaku bersyukur, pimpinan DPR menyepakati penundaan tersebut, sebab adanya aturan baru itu banyak dikeluhkan oleh para peliput berita yang biasa bertugas di gedung parlemen.&quot;Saya gembira Pak Ketua DPR juga menyetujui aturan ini dan kami berlima sepakat pending dulu karena sesungguhnya tidak dimaksudkan ke arah sana. Maka nanti lebih baik drafnya itu dibaca teman-teman di press room dan dikembalikan kepada kita, stop dulu. Akan dibahas tapi pending dulu biar tidak disalahmengerti sebagai pengekangan. Kalau itu saya setuju,&quot; jelasnya.Mengenai sampai kapan penundaan tersebut, politikus Golkar itu mengaku tidak mengetahuinya.&quot;Biarkan saja dulu, intinya tidak ada keinginan untuk membatasi apapun.  Teman-teman tetap bebas merdeka menyampaikan, melaporkan apapun,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pimpinan DPR sepakat menunda penerapat tata tertib peliputan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Langkah ini diambil banyaknya pro dan kontra soal rencana tersebut.&quot;Kita pending dulu itu,&quot; ujar Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso kepada wartawan, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/2/2012).&quot;Rapat pimpinan kemarin menyepakati pending dulu rencana pengaturan tentang peliputan pers karena telah menimbulkan salah persepsi,&quot; tambah Priyo.Dia pun mengaku bersyukur, pimpinan DPR menyepakati penundaan tersebut, sebab adanya aturan baru itu banyak dikeluhkan oleh para peliput berita yang biasa bertugas di gedung parlemen.&quot;Saya gembira Pak Ketua DPR juga menyetujui aturan ini dan kami berlima sepakat pending dulu karena sesungguhnya tidak dimaksudkan ke arah sana. Maka nanti lebih baik drafnya itu dibaca teman-teman di press room dan dikembalikan kepada kita, stop dulu. Akan dibahas tapi pending dulu biar tidak disalahmengerti sebagai pengekangan. Kalau itu saya setuju,&quot; jelasnya.Mengenai sampai kapan penundaan tersebut, politikus Golkar itu mengaku tidak mengetahuinya.&quot;Biarkan saja dulu, intinya tidak ada keinginan untuk membatasi apapun.  Teman-teman tetap bebas merdeka menyampaikan, melaporkan apapun,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
