<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswa SD Kritis Ditusuk Teman</title><description>SM (13), siswa kelas 6 SD di kawasan Depok harus terbaring tak  sadarkan diri kritis di ruang ICU RS Fatmawati, Jakarta Selatan.  Penyebabnya, SM ditusuk teman sekelasnya, AMN (13), di Perumahan  di Cinere, Depok..</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/17/338/577907/siswa-sd-kritis-ditusuk-teman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/17/338/577907/siswa-sd-kritis-ditusuk-teman"/><item><title>Siswa SD Kritis Ditusuk Teman</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/17/338/577907/siswa-sd-kritis-ditusuk-teman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/17/338/577907/siswa-sd-kritis-ditusuk-teman</guid><pubDate>Jum'at 17 Februari 2012 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/17/338/577907/73xPJ1Xq7O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (dok.okz)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/17/338/577907/73xPJ1Xq7O.jpg</image><title>ilustrasi (dok.okz)</title></images><description>DEPOK- SM (13), siswa kelas 6 SD di kawasan Depok harus terbaring tak  sadarkan  diri kritis di ruang ICU RS Fatmawati, Jakarta Selatan.  Penyebabnya,  SM ditusuk teman sekelasnya, AMN (13), di Perumahan  di Cinere, Depok..Kejadian bermula saat SM merasa kehilangan telepon genggam di kelasnya. Setelah beberapa hari, akhirnya salah satu temannya mengaku bahwa handphone milik Syaiful telah dicuri oleh AMN, bahkan sudah dijual.Karena tidak suka dengan ulah AMN, SM pun menegurnya. Merasa dendam telah ditegur oleh SM, AMN pun menyambangi rumah SM di Limo, Depok dan mengajaknya berangkat sekolah bersama.Sambil berbicara di jalan, tiba-tiba, saat sampai di Perumahan Bukit Cinere Indah, SM ditusuk oleh AMN.Kapolsek Limo Kompol Sukardi mengatakan pertama kali SM ditemukan oleh satpam perumahan, Taufik. Karena berlumuran darah dengan usus terburai, SM pun langsung dilarikan ke RS Fatmawati.&amp;ldquo;Saat ini korban masih kritis, karena ditusuk hingga delapan tusukan salah satunya tusukan di kanan kiri dan perut sobek,&amp;rdquo; ujarnya kepada wartawan, Jumat (17/02/12).Sukardi menambahkan pelaku akan dites kejiwaan. Sebab, pelaku sudah merencanakan penusukan tersebut dengan membawa pisau dari rumah. &amp;ldquo;Pengakuan pelaku memang sudah bawa pisau dari rumah, pas dikonfrontir ke kedua orang pelaku itu pisau mereka, ambil dari dapur,&amp;rdquo; jelasnya.Pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis. Yakni dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan UU Perlindungan Anak. (ugo)</description><content:encoded>DEPOK- SM (13), siswa kelas 6 SD di kawasan Depok harus terbaring tak  sadarkan  diri kritis di ruang ICU RS Fatmawati, Jakarta Selatan.  Penyebabnya,  SM ditusuk teman sekelasnya, AMN (13), di Perumahan  di Cinere, Depok..Kejadian bermula saat SM merasa kehilangan telepon genggam di kelasnya. Setelah beberapa hari, akhirnya salah satu temannya mengaku bahwa handphone milik Syaiful telah dicuri oleh AMN, bahkan sudah dijual.Karena tidak suka dengan ulah AMN, SM pun menegurnya. Merasa dendam telah ditegur oleh SM, AMN pun menyambangi rumah SM di Limo, Depok dan mengajaknya berangkat sekolah bersama.Sambil berbicara di jalan, tiba-tiba, saat sampai di Perumahan Bukit Cinere Indah, SM ditusuk oleh AMN.Kapolsek Limo Kompol Sukardi mengatakan pertama kali SM ditemukan oleh satpam perumahan, Taufik. Karena berlumuran darah dengan usus terburai, SM pun langsung dilarikan ke RS Fatmawati.&amp;ldquo;Saat ini korban masih kritis, karena ditusuk hingga delapan tusukan salah satunya tusukan di kanan kiri dan perut sobek,&amp;rdquo; ujarnya kepada wartawan, Jumat (17/02/12).Sukardi menambahkan pelaku akan dites kejiwaan. Sebab, pelaku sudah merencanakan penusukan tersebut dengan membawa pisau dari rumah. &amp;ldquo;Pengakuan pelaku memang sudah bawa pisau dari rumah, pas dikonfrontir ke kedua orang pelaku itu pisau mereka, ambil dari dapur,&amp;rdquo; jelasnya.Pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis. Yakni dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan UU Perlindungan Anak. (ugo)</content:encoded></item></channel></rss>
