<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terbitkan Buku, Megawati Sumringah   </title><description>Namun Ketua Yayasan Kusuma Pertiwi ini tetap bersikukuh ingin membuat&amp;nbsp;  buku tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/17/339/577309/terbitkan-buku-megawati-sumringah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/17/339/577309/terbitkan-buku-megawati-sumringah"/><item><title>Terbitkan Buku, Megawati Sumringah   </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/17/339/577309/terbitkan-buku-megawati-sumringah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/17/339/577309/terbitkan-buku-megawati-sumringah</guid><pubDate>Jum'at 17 Februari 2012 00:32 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/17/339/577309/jxkSMAzLIw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(foto: Fahmi Firdaus/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/17/339/577309/jxkSMAzLIw.jpg</image><title>(foto: Fahmi Firdaus/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri meluncurkan sebuah buku yang berjudul 'Megawati Anak Putra Sang Fajar&amp;rsquo;. Dia menginginkan kisahnya tersebut ditulis setelah dirinya turun dari panggung politik. &quot;Malam ini malam yang membahagiakan, karena harus berbicara yang namanya melekat pada diri saya. Saya malah merasa kelung, apa yang saya harus omongkan, saya dipuji-puji terus,&quot; ujar Mega saat&amp;nbsp; menghadiri peluncuran bukunya di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (16/2/2012) malam.Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak Wiryanti Sukamdani menemui dirinya, untuk membuat buku tentang dirinya. Namun Mega sempat menolaknya&amp;rdquo; Malu lah masa menceritakan diri sendiri, nanti lah kalau saya sudah turun panggung, sudah berhenti dipolitik,&quot; kata Wiryanti.Namun Ketua Yayasan Kusuma Pertiwi ini tetap bersikukuh ingin membuat&amp;nbsp; buku tersebut. Sampai akhirnya dia kembali kepada Mega dan menunjukan contoh dari buku yang kini diluncurkan. &quot;Waktu itu saya tidak memperdulikan itu karena saya sibuk,&quot; ucapnya.&amp;ldquo;Mulanya buku tersebut direncanakan akan terbit dan diluncurkan pada bulan aAgustus 2011, namun karena pertimbangan tertentu dan persoalan teknis,&amp;rdquo;&amp;nbsp; tukasnya.Dikatakan Yanti, buku setebal 460 halaman itu diterbitkan awal tahun dan berdekatan dengan hari kelahiran Megawati yakni 23 Januari.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri meluncurkan sebuah buku yang berjudul 'Megawati Anak Putra Sang Fajar&amp;rsquo;. Dia menginginkan kisahnya tersebut ditulis setelah dirinya turun dari panggung politik. &quot;Malam ini malam yang membahagiakan, karena harus berbicara yang namanya melekat pada diri saya. Saya malah merasa kelung, apa yang saya harus omongkan, saya dipuji-puji terus,&quot; ujar Mega saat&amp;nbsp; menghadiri peluncuran bukunya di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (16/2/2012) malam.Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak Wiryanti Sukamdani menemui dirinya, untuk membuat buku tentang dirinya. Namun Mega sempat menolaknya&amp;rdquo; Malu lah masa menceritakan diri sendiri, nanti lah kalau saya sudah turun panggung, sudah berhenti dipolitik,&quot; kata Wiryanti.Namun Ketua Yayasan Kusuma Pertiwi ini tetap bersikukuh ingin membuat&amp;nbsp; buku tersebut. Sampai akhirnya dia kembali kepada Mega dan menunjukan contoh dari buku yang kini diluncurkan. &quot;Waktu itu saya tidak memperdulikan itu karena saya sibuk,&quot; ucapnya.&amp;ldquo;Mulanya buku tersebut direncanakan akan terbit dan diluncurkan pada bulan aAgustus 2011, namun karena pertimbangan tertentu dan persoalan teknis,&amp;rdquo;&amp;nbsp; tukasnya.Dikatakan Yanti, buku setebal 460 halaman itu diterbitkan awal tahun dan berdekatan dengan hari kelahiran Megawati yakni 23 Januari.</content:encoded></item></channel></rss>
