<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bius Korban, Mujianto Beli Racun 10 Kali</title><description>Racun tikus Temix 16 J dibeli di sebuah toko pertanian antara September 2011 dan Februari 2012.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/17/340/577789/bius-korban-mujianto-beli-racun-10-kali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/17/340/577789/bius-korban-mujianto-beli-racun-10-kali"/><item><title>Bius Korban, Mujianto Beli Racun 10 Kali</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/17/340/577789/bius-korban-mujianto-beli-racun-10-kali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/17/340/577789/bius-korban-mujianto-beli-racun-10-kali</guid><pubDate>Jum'at 17 Februari 2012 17:08 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/17/340/577789/S2iYSYWHMq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mujianto di Mapolres Nganjuk (Dok: Sindo TV/Mukhtar Bagus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/17/340/577789/S2iYSYWHMq.jpg</image><title>Mujianto di Mapolres Nganjuk (Dok: Sindo TV/Mukhtar Bagus)</title></images><description>NGANJUK - Mujianto, pelaku pembunuhan berantai asal Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, membeli racun tikus merek Temix 16J di sebuah toko pertanian di Kelurahan Jatirejo Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.&amp;nbsp;Dari hasil penyidikan Polres Nganjuk, Mujianto mengaku membeli racun tikus itu sebanyak 10 kali.&amp;ldquo;Tersangka membeli racun tikus 10 kali.  Dia membeli enam bungkus untuk setiap pembelian,&amp;rdquo; kata Kanit Idik III Satreskrim Polres Nganjuk Iptu Margono kepada wartawan, Jumat (17/2/2012).Dia menjelaskan, racun tikus itu dibeli dengan harga Rp500 per bungkus. Berarti setiap sekali pembelian dia mengeluarkan Rp3.000.Tersangka juga mengaku hanya membeli racun tikus di satu toko. Pembelian dilakukan sejak September 2011 hingga Januari 2012.&amp;ldquo;Saat membeli, tersangka mengaku di rumahnya banyak tikus sehingga memerlukan banyak racun,&amp;rdquo; sambung Margono.Seperti diberitakan Mujianto sendiri merupakan tersangka pembunuhan berantai. Modus yang digunakan adalah membius korban dengan memasukkan racun tikus ke makanan atau minuman korban.Dugaan sementara, pembunuhan dilakukan karena motif cemburu. Sebab, Mr J majikan Mujianto, memiliki kekasih lain.</description><content:encoded>NGANJUK - Mujianto, pelaku pembunuhan berantai asal Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, membeli racun tikus merek Temix 16J di sebuah toko pertanian di Kelurahan Jatirejo Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.&amp;nbsp;Dari hasil penyidikan Polres Nganjuk, Mujianto mengaku membeli racun tikus itu sebanyak 10 kali.&amp;ldquo;Tersangka membeli racun tikus 10 kali.  Dia membeli enam bungkus untuk setiap pembelian,&amp;rdquo; kata Kanit Idik III Satreskrim Polres Nganjuk Iptu Margono kepada wartawan, Jumat (17/2/2012).Dia menjelaskan, racun tikus itu dibeli dengan harga Rp500 per bungkus. Berarti setiap sekali pembelian dia mengeluarkan Rp3.000.Tersangka juga mengaku hanya membeli racun tikus di satu toko. Pembelian dilakukan sejak September 2011 hingga Januari 2012.&amp;ldquo;Saat membeli, tersangka mengaku di rumahnya banyak tikus sehingga memerlukan banyak racun,&amp;rdquo; sambung Margono.Seperti diberitakan Mujianto sendiri merupakan tersangka pembunuhan berantai. Modus yang digunakan adalah membius korban dengan memasukkan racun tikus ke makanan atau minuman korban.Dugaan sementara, pembunuhan dilakukan karena motif cemburu. Sebab, Mr J majikan Mujianto, memiliki kekasih lain.</content:encoded></item></channel></rss>
