<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buruh Minta Pemerintah Tak Intervensi Serikat Pekerja</title><description>Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia bertekad menghapus  sistem outsourcing dan meningkatkan upah layak bagi pekerja di tanah  air.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/19/338/578301/buruh-minta-pemerintah-tak-intervensi-serikat-pekerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/19/338/578301/buruh-minta-pemerintah-tak-intervensi-serikat-pekerja"/><item><title>Buruh Minta Pemerintah Tak Intervensi Serikat Pekerja</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/19/338/578301/buruh-minta-pemerintah-tak-intervensi-serikat-pekerja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/19/338/578301/buruh-minta-pemerintah-tak-intervensi-serikat-pekerja</guid><pubDate>Minggu 19 Februari 2012 04:20 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/19/338/578301/xcKWjyCEqn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">buruh demo (Foto: Runi S/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/19/338/578301/xcKWjyCEqn.jpg</image><title>buruh demo (Foto: Runi S/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia bertekad menghapus sistem outsourcing dan meningkatkan upah layak bagi pekerja di tanah air.
&amp;nbsp;
Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa dan Asuransi Andi Gani Nena Wea meyakini dengan dukungan 5,7 juta anggota hal itu bisa terwujud.
&amp;nbsp;
&quot;Kami yakin bisa membuat perubahan besar dan menjadi garda terdepan untuk membela kaum pekerja yang selama ini ditindas oleh kedzoliman,&quot; kata Andi dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu (18/2/2012).
&amp;nbsp;
Menurut Andi yang dimaksud upah layak yang benar mencukupi untuk kehidupan buruh. Bukan upah minimum yang dipaksakan untuk dinilai layak. Dia menghimbau kepada pemerintah untuk selalu serius mengurus kepentingan buruh.
&amp;nbsp;
&quot;Intinya kami akan perjuangkan hal itu bersama serikat pekerja yang lain. Tidak mungkin dilakukan satu serikat pekerja saja,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Dia berharap pemerintah juga tidak mengintervensi serikat pekerja manapun. &quot;Biarkan kami berkembang, untuk kepentingan anggota kami. Bila pemerintah melakukan intervensi, kami siap lakukan perlawanan total,&quot; tukasnya.(kyw)</description><content:encoded>JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia bertekad menghapus sistem outsourcing dan meningkatkan upah layak bagi pekerja di tanah air.
&amp;nbsp;
Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa dan Asuransi Andi Gani Nena Wea meyakini dengan dukungan 5,7 juta anggota hal itu bisa terwujud.
&amp;nbsp;
&quot;Kami yakin bisa membuat perubahan besar dan menjadi garda terdepan untuk membela kaum pekerja yang selama ini ditindas oleh kedzoliman,&quot; kata Andi dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu (18/2/2012).
&amp;nbsp;
Menurut Andi yang dimaksud upah layak yang benar mencukupi untuk kehidupan buruh. Bukan upah minimum yang dipaksakan untuk dinilai layak. Dia menghimbau kepada pemerintah untuk selalu serius mengurus kepentingan buruh.
&amp;nbsp;
&quot;Intinya kami akan perjuangkan hal itu bersama serikat pekerja yang lain. Tidak mungkin dilakukan satu serikat pekerja saja,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Dia berharap pemerintah juga tidak mengintervensi serikat pekerja manapun. &quot;Biarkan kami berkembang, untuk kepentingan anggota kami. Bila pemerintah melakukan intervensi, kami siap lakukan perlawanan total,&quot; tukasnya.(kyw)</content:encoded></item></channel></rss>
