<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putri John Kei: Papa Enggak Galak</title><description>Feren, anak bungsu John Kei, mengaku sedih tak bisa melihat kondisi terakhir sang ayah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/19/338/578419/putri-john-kei-papa-enggak-galak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/19/338/578419/putri-john-kei-papa-enggak-galak"/><item><title>Putri John Kei: Papa Enggak Galak</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/19/338/578419/putri-john-kei-papa-enggak-galak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/19/338/578419/putri-john-kei-papa-enggak-galak</guid><pubDate>Minggu 19 Februari 2012 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/19/338/578419/vfCZH9w6sn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Bagus S/okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/19/338/578419/vfCZH9w6sn.jpg</image><title>Foto: Bagus S/okezone</title></images><description>JAKARTA - Feren, anak bungsu John Kei, mengaku sedih tak bisa melihat kondisi terakhir sang ayah. Dia bersama ibu, tante, dan tiga kakaknya memutuskan langsung meninggalkan RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
&amp;nbsp;
Jumat lalu merupakan waktu terakhir Feren bertemu sang ayah. &quot;Jumat kemarin itu papa pergi ke rumah sakit untuk berobat,&quot; ujarnya lembut saat akan meninggalkan rumah sakit, Minggu (19/2/2012)
&amp;nbsp;
John Kei mengalami gejala diabetes. Gula darahnya saat itu mencapai 300 mg/dl dan pada malam itu, dia berobat guna menurunkan gula darahnya. &quot;Tapi sampai sekarang aku belum ketemu papa, sudah tiga hari lho,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
John Kei yang memiliki tato di sekujur tubuhnya, ternyata memiliki kepribadian yang baik. Feren yang masih ABG ini bahkan tak bisa melupakan candaan sang ayah.
&amp;nbsp;
&quot;Papa enggak galak kok, papa itu suka anak kecil, papa tuh lucu,&quot; katanya sedih.
&amp;nbsp;
Dia bersama ibunya, Yulianti Refra, datang untuk membawakan makanan dan perlengkapan pribadi sang ayah. Salah satunya adalah pakaian dalam. &quot;Dia itu enggak ganti celana dalam tiga hari lho,&quot; keluh Yulianti.
&amp;nbsp;
Mereka yang tak diperbolehkan bertemu, langsung memutuskan untuk melapor ke Propam Mabes Polri. Mereka merasa haknya dilanggar karena tidak boleh menjenguk sang kepala keluarga.</description><content:encoded>JAKARTA - Feren, anak bungsu John Kei, mengaku sedih tak bisa melihat kondisi terakhir sang ayah. Dia bersama ibu, tante, dan tiga kakaknya memutuskan langsung meninggalkan RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
&amp;nbsp;
Jumat lalu merupakan waktu terakhir Feren bertemu sang ayah. &quot;Jumat kemarin itu papa pergi ke rumah sakit untuk berobat,&quot; ujarnya lembut saat akan meninggalkan rumah sakit, Minggu (19/2/2012)
&amp;nbsp;
John Kei mengalami gejala diabetes. Gula darahnya saat itu mencapai 300 mg/dl dan pada malam itu, dia berobat guna menurunkan gula darahnya. &quot;Tapi sampai sekarang aku belum ketemu papa, sudah tiga hari lho,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
John Kei yang memiliki tato di sekujur tubuhnya, ternyata memiliki kepribadian yang baik. Feren yang masih ABG ini bahkan tak bisa melupakan candaan sang ayah.
&amp;nbsp;
&quot;Papa enggak galak kok, papa itu suka anak kecil, papa tuh lucu,&quot; katanya sedih.
&amp;nbsp;
Dia bersama ibunya, Yulianti Refra, datang untuk membawakan makanan dan perlengkapan pribadi sang ayah. Salah satunya adalah pakaian dalam. &quot;Dia itu enggak ganti celana dalam tiga hari lho,&quot; keluh Yulianti.
&amp;nbsp;
Mereka yang tak diperbolehkan bertemu, langsung memutuskan untuk melapor ke Propam Mabes Polri. Mereka merasa haknya dilanggar karena tidak boleh menjenguk sang kepala keluarga.</content:encoded></item></channel></rss>
