<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dinilai Gagal, GMNI Desak SBY-Boediono Turun</title><description>Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) se-Indonesia menyerukan  Pemerintah SBY-Boediono mundur dari jabatannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/20/340/579052/dinilai-gagal-gmni-desak-sby-boediono-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/20/340/579052/dinilai-gagal-gmni-desak-sby-boediono-turun"/><item><title>Dinilai Gagal, GMNI Desak SBY-Boediono Turun</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/20/340/579052/dinilai-gagal-gmni-desak-sby-boediono-turun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/20/340/579052/dinilai-gagal-gmni-desak-sby-boediono-turun</guid><pubDate>Senin 20 Februari 2012 16:19 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Herdiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/20/340/579052/Wq9SDgLEhi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi  (Foto: dok okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/20/340/579052/Wq9SDgLEhi.jpg</image><title>Ilustrasi  (Foto: dok okezone)</title></images><description>BANDUNG-Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) se-Indonesia menyerukan Pemerintah SBY-Boediono mundur dari jabatannya. Mahasiswa menilai, selama ini pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) -Boediono telah gagal dalam menjalankan roda pemerintahan.Seruan tersebut disampaikan GMNI dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Gedung Sate, Bandung. Ada sekira 20-an pengurus GMNI yang merupakan perwakilan dari cabang-cabang GMNI yang ada di Indonesia, seperti Bandung, Sumedang, Cianjur, Surabaya, Blitar, Kutai, Samarinda, dan lain-lain.&quot;Saya datang jauh-jauh ke Bandung ini untuk refleksi dan koordinasi aksi lebih besar lagi bahwa Pemerintah SBY-Boediono telah gagal,&quot; kata Natalis Wada, Ketua DPC GMNI dari Universitas Mulawarman, Samarinda, Senin (21/2/2012).Aksi tersebut terkait dibukanya kaderisasi GMNI se-Indonesia. &quot;Kaderisasi ini untuk pendidikan politik pada masyarakat, supaya tidak dikibuli janji-janji pemerintah,&quot; katanya.Sementara Ketua DPC GMNI Bandung Helmut Hechtor menambahkan, di bawah Pemerintahan SBY-Boediono, rakyat Indonesia terus mengalami penderitaan. Mulai dari konflik tanah di Mesuji, NTB, hingga pemberantasan korupsi yang tidak kunjung berhasil.&quot;Kami menuntut Rezim SBY-Boediono mundur sukarela, karena tugas-tugas utamanya telah gagal,&quot; kata Helmut.Aksi tersebut dimulai sekira pukul 09.00 WIB. Para mahasiswa membawa poster dan orasi yanng mengecam kebijakan-kebijakan pemerintah. Selain itu, beberapa mahasiswa ada yang sempat menaiki gerbang Gedung Sate.Meski begitu, aksi masih bisa terkendali. Puluhan aparat kepolisian turut mengawal aksi yang diselingi hujan besar.</description><content:encoded>BANDUNG-Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) se-Indonesia menyerukan Pemerintah SBY-Boediono mundur dari jabatannya. Mahasiswa menilai, selama ini pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) -Boediono telah gagal dalam menjalankan roda pemerintahan.Seruan tersebut disampaikan GMNI dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Gedung Sate, Bandung. Ada sekira 20-an pengurus GMNI yang merupakan perwakilan dari cabang-cabang GMNI yang ada di Indonesia, seperti Bandung, Sumedang, Cianjur, Surabaya, Blitar, Kutai, Samarinda, dan lain-lain.&quot;Saya datang jauh-jauh ke Bandung ini untuk refleksi dan koordinasi aksi lebih besar lagi bahwa Pemerintah SBY-Boediono telah gagal,&quot; kata Natalis Wada, Ketua DPC GMNI dari Universitas Mulawarman, Samarinda, Senin (21/2/2012).Aksi tersebut terkait dibukanya kaderisasi GMNI se-Indonesia. &quot;Kaderisasi ini untuk pendidikan politik pada masyarakat, supaya tidak dikibuli janji-janji pemerintah,&quot; katanya.Sementara Ketua DPC GMNI Bandung Helmut Hechtor menambahkan, di bawah Pemerintahan SBY-Boediono, rakyat Indonesia terus mengalami penderitaan. Mulai dari konflik tanah di Mesuji, NTB, hingga pemberantasan korupsi yang tidak kunjung berhasil.&quot;Kami menuntut Rezim SBY-Boediono mundur sukarela, karena tugas-tugas utamanya telah gagal,&quot; kata Helmut.Aksi tersebut dimulai sekira pukul 09.00 WIB. Para mahasiswa membawa poster dan orasi yanng mengecam kebijakan-kebijakan pemerintah. Selain itu, beberapa mahasiswa ada yang sempat menaiki gerbang Gedung Sate.Meski begitu, aksi masih bisa terkendali. Puluhan aparat kepolisian turut mengawal aksi yang diselingi hujan besar.</content:encoded></item></channel></rss>
