<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY Kecam Maraknya Aksi Kekerasan </title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga turut angkat bicara  mengenai maraknya aksi premanisme di Ibu Kota. Presiden mengecam aksi  tindakan kekerasan dengan cara apapun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/21/337/579663/sby-kecam-maraknya-aksi-kekerasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/21/337/579663/sby-kecam-maraknya-aksi-kekerasan"/><item><title>SBY Kecam Maraknya Aksi Kekerasan </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/21/337/579663/sby-kecam-maraknya-aksi-kekerasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/21/337/579663/sby-kecam-maraknya-aksi-kekerasan</guid><pubDate>Selasa 21 Februari 2012 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/21/337/579663/oXrLFFmghV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: dok okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/21/337/579663/oXrLFFmghV.jpg</image><title>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: dok okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga turut angkat bicara mengenai maraknya aksi premanisme di Ibu Kota. Presiden mengecam aksi tindakan kekerasan dengan cara apapun.Hal tersebut dikatakan Presiden melalui Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Istana Negara Jakarta, Selasa (21/2/2012).&quot;Kita telah mendengarkan bersama pernyataan Bapak Presiden bahwa tidak ada ruang untuk aksi kekerasan dan anarkisme di negeri ini. Tidak ada pembenaran untuk kekerasan oleh siapapun,&quot; tutur Julian.Belakangan terakhir pemberitaan media ramai membahas terkait penangkapan John Kei pada Jumat, 17 Februari lalu di C'One Hotel Pulo Mas, Jakarta Timur. John dan kelompoknya diduga turut serta dalam pembunuhan mantan Direktur Utama Sanex Steel Indonesia Pembunuh Tan Harry Tantono (45) alias Ayung di Swiss BellHotel pada 26 Januari lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga turut angkat bicara mengenai maraknya aksi premanisme di Ibu Kota. Presiden mengecam aksi tindakan kekerasan dengan cara apapun.Hal tersebut dikatakan Presiden melalui Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Istana Negara Jakarta, Selasa (21/2/2012).&quot;Kita telah mendengarkan bersama pernyataan Bapak Presiden bahwa tidak ada ruang untuk aksi kekerasan dan anarkisme di negeri ini. Tidak ada pembenaran untuk kekerasan oleh siapapun,&quot; tutur Julian.Belakangan terakhir pemberitaan media ramai membahas terkait penangkapan John Kei pada Jumat, 17 Februari lalu di C'One Hotel Pulo Mas, Jakarta Timur. John dan kelompoknya diduga turut serta dalam pembunuhan mantan Direktur Utama Sanex Steel Indonesia Pembunuh Tan Harry Tantono (45) alias Ayung di Swiss BellHotel pada 26 Januari lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
