<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fitra Tuding PPATK Takut Kekuatan Militer</title><description>Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Ucok Sky  Khadafi menuding Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)  bertindak diskriminatif, dalam melaporkan sejumlah transaksi  mencurigakan di sejumlah lembaga negara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/26/339/582698/fitra-tuding-ppatk-takut-kekuatan-militer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/26/339/582698/fitra-tuding-ppatk-takut-kekuatan-militer"/><item><title>Fitra Tuding PPATK Takut Kekuatan Militer</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/26/339/582698/fitra-tuding-ppatk-takut-kekuatan-militer</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/26/339/582698/fitra-tuding-ppatk-takut-kekuatan-militer</guid><pubDate>Minggu 26 Februari 2012 14:56 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/26/339/582698/pgQc6gLvZM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PPATK</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/26/339/582698/pgQc6gLvZM.jpg</image><title>PPATK</title></images><description>JAKARTA - Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Ucok Sky Khadafi menuding Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bertindak diskriminatif, dalam melaporkan sejumlah transaksi mencurigakan di sejumlah lembaga negara.
&amp;nbsp;
Ucok mengatakan, dari 2.000 laporan transaksi yang dianggap janggal, hanya transaksi di institusi militer yang belum tersentuh PPATK. &quot;Itu membuktikan PPATK masih takut dengan kekuatan militer,&quot; kata Ucok di sekretariat PB PMII, Salemba, Jakarta Pusat, Minggu, 26/2/2012.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, dalam paparannya di DPR, Kepala PPATK M Yusuf menyebut adanya 2.000 transaksi mencurigakan di Kejaksaan, Kepolisian, DPR, bendahara kemnterian, bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
&amp;nbsp;
Menurut Ucok, PPATK telah berlalu tidak adil. Dia mengaku tidak percaya lembaga militer bersih dari transaksi-transaksi berbau korup.
&amp;nbsp;
&quot;PPATK telah bertindak diskriminatif. Mestinya, PPATK membuka semua laporan transaksi keuangan,&quot; katanya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Ucok Sky Khadafi menuding Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bertindak diskriminatif, dalam melaporkan sejumlah transaksi mencurigakan di sejumlah lembaga negara.
&amp;nbsp;
Ucok mengatakan, dari 2.000 laporan transaksi yang dianggap janggal, hanya transaksi di institusi militer yang belum tersentuh PPATK. &quot;Itu membuktikan PPATK masih takut dengan kekuatan militer,&quot; kata Ucok di sekretariat PB PMII, Salemba, Jakarta Pusat, Minggu, 26/2/2012.
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, dalam paparannya di DPR, Kepala PPATK M Yusuf menyebut adanya 2.000 transaksi mencurigakan di Kejaksaan, Kepolisian, DPR, bendahara kemnterian, bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
&amp;nbsp;
Menurut Ucok, PPATK telah berlalu tidak adil. Dia mengaku tidak percaya lembaga militer bersih dari transaksi-transaksi berbau korup.
&amp;nbsp;
&quot;PPATK telah bertindak diskriminatif. Mestinya, PPATK membuka semua laporan transaksi keuangan,&quot; katanya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
