<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri Akui Masih Banyak Pungli di Jalan Raya</title><description>Kapolri Jenderal Timur Pradopo tak menampik masih adanya  oknum polisi  yang melakukan pungutan liar (pungli) dalam penegakan disiplin  berlalu  lintas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/27/339/583070/kapolri-akui-masih-banyak-pungli-di-jalan-raya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/27/339/583070/kapolri-akui-masih-banyak-pungli-di-jalan-raya"/><item><title>Kapolri Akui Masih Banyak Pungli di Jalan Raya</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/27/339/583070/kapolri-akui-masih-banyak-pungli-di-jalan-raya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/27/339/583070/kapolri-akui-masih-banyak-pungli-di-jalan-raya</guid><pubDate>Senin 27 Februari 2012 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/27/339/583070/pRTDiUBDS1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Timur Pradopo (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/27/339/583070/pRTDiUBDS1.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Timur Pradopo (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Timur Pradopo tak menampik masih adanya  oknum polisi yang melakukan pungutan liar (pungli) dalam penegakan disiplin  berlalu lintas.&quot;Misalnya di jalan raya masih ada pungli oleh oknum. Artinya kita tidak menutupi itu. Saya kira itu,&quot; singkat Timur kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/2/2012). Karena itu, dia meminta masyarakat untuk ikut mengawasi ulah para oknum aparat nakal ini.Sementara itu dalam sambutannya pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Polri hari ini, Kapolri menekankan perlunya mengedepankan teguran simpatik dalam menindak para pengguna jalan yang melakukan pelanggaran. Terutama pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan kemacetan lalu lintas.Selain itu, sambung Timur, kehadiran Polantas juga diharapkan mampu menanggulangi kendala lalu lintas.&amp;ldquo;Ubah mind set dan culture set anggota Polantas ke arah pelaksanaan tugas yang profesional, cerdas, bermoral, humanis, dan modern melalui peningkatan kompetensi dan pembinaan moral keagamaan,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Timur Pradopo tak menampik masih adanya  oknum polisi yang melakukan pungutan liar (pungli) dalam penegakan disiplin  berlalu lintas.&quot;Misalnya di jalan raya masih ada pungli oleh oknum. Artinya kita tidak menutupi itu. Saya kira itu,&quot; singkat Timur kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/2/2012). Karena itu, dia meminta masyarakat untuk ikut mengawasi ulah para oknum aparat nakal ini.Sementara itu dalam sambutannya pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Polri hari ini, Kapolri menekankan perlunya mengedepankan teguran simpatik dalam menindak para pengguna jalan yang melakukan pelanggaran. Terutama pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan kemacetan lalu lintas.Selain itu, sambung Timur, kehadiran Polantas juga diharapkan mampu menanggulangi kendala lalu lintas.&amp;ldquo;Ubah mind set dan culture set anggota Polantas ke arah pelaksanaan tugas yang profesional, cerdas, bermoral, humanis, dan modern melalui peningkatan kompetensi dan pembinaan moral keagamaan,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
