<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Maaf PM Jepang Pada Masyarakat Okinawa</title><description>Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda mengumumkan permintaan maafnya  kepada Pemerintah dan rakyat Okinawa setelah pemerintahannya dinilai  mengambil kebijakan yang tidak populer dengan memindahkan pangkalan  militer Amerika Serikat (AS) ke wilayah itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/27/413/583459/maaf-pm-jepang-pada-masyarakat-okinawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/27/413/583459/maaf-pm-jepang-pada-masyarakat-okinawa"/><item><title>Maaf PM Jepang Pada Masyarakat Okinawa</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/27/413/583459/maaf-pm-jepang-pada-masyarakat-okinawa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/27/413/583459/maaf-pm-jepang-pada-masyarakat-okinawa</guid><pubDate>Senin 27 Februari 2012 20:05 WIB</pubDate><dc:creator>Khairisa Ferida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/27/413/583459/DoW7tMk6GS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PM Jepang Yoshihiko Noda (Foto: Independent)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/27/413/583459/DoW7tMk6GS.jpg</image><title>PM Jepang Yoshihiko Noda (Foto: Independent)</title></images><description>TOKYO - Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda mengumumkan permintaan maafnya kepada Pemerintah dan rakyat Okinawa setelah pemerintahannya dinilai mengambil kebijakan yang tidak populer dengan memindahkan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) ke wilayah itu.Pernyataan itu disampaikan Noda dalam kunjungan pertamanya sebagai perdana menteri di gugusan pulau subtropis itu. PM Noda pun menegaskan dirinya akan tetap melanjutkan kebijakan tersebut sesuai dengan perjanjian antara Tokyo dan Washington pada 2006 lalu.&quot;Saya meminta maaf kepada Gubernur dan rakyat Okinawa atas sikap Partai Demokrat Jepang terkait masalah ini,&quot; ujar PM Jepang Yoshihiko Noda seperti dikutip AFP Senin, (27/2/2012).Berdasarkan kesepakatan Washington dan Jepang seperti yang terdapat dalam kesepakatan kedua negara pada tahun 2006, gugusan Pulau Okinawa merupakan kawasan penting di wilayah Pasifik, dimana bersamaan dengan itu kekuatan militer China dilaporkan terus mengalami perkembangan.&quot;Situasi keamanan di sekitar negara kita telah menjadi sangat ketat, untuk itu Kita harus memiliki kemampuan untuk mencegah berbagai kemungkinan serangan,&quot; imbuhnya.Gubernur Okinawa Hirokazu Nakaima mengatakan dirinya telah mendesak pemerintah pusat untuk memikirkan kembali kebijakan itu. Namun Nakaima tidak membantah jika kebijakan ekonomi yang selama ini diterapkan oleh PM Noa merupakan kebijakan ekonomi yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir.PM Noda pada hari ini juga dilaporkan melakukan penerbangan di atas pangkalan AS termasuk pangkalan Futenma dan Camp Schwab di Henoko.Dalam kunjungannya ke pangkalan Angkatan Udara Jepang di Ibukota Okinawa, Naha, PM Noda menyampaikan pesan khusus kepada para prajurit.&quot;Kebutuhan untuk melindungi Pulau-Pulau di Barat Daya meningkat. Saya mengharapkan Anda semua dapat menjalin kerja sama yang lebih baik lagi dengan marinir,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>TOKYO - Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda mengumumkan permintaan maafnya kepada Pemerintah dan rakyat Okinawa setelah pemerintahannya dinilai mengambil kebijakan yang tidak populer dengan memindahkan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) ke wilayah itu.Pernyataan itu disampaikan Noda dalam kunjungan pertamanya sebagai perdana menteri di gugusan pulau subtropis itu. PM Noda pun menegaskan dirinya akan tetap melanjutkan kebijakan tersebut sesuai dengan perjanjian antara Tokyo dan Washington pada 2006 lalu.&quot;Saya meminta maaf kepada Gubernur dan rakyat Okinawa atas sikap Partai Demokrat Jepang terkait masalah ini,&quot; ujar PM Jepang Yoshihiko Noda seperti dikutip AFP Senin, (27/2/2012).Berdasarkan kesepakatan Washington dan Jepang seperti yang terdapat dalam kesepakatan kedua negara pada tahun 2006, gugusan Pulau Okinawa merupakan kawasan penting di wilayah Pasifik, dimana bersamaan dengan itu kekuatan militer China dilaporkan terus mengalami perkembangan.&quot;Situasi keamanan di sekitar negara kita telah menjadi sangat ketat, untuk itu Kita harus memiliki kemampuan untuk mencegah berbagai kemungkinan serangan,&quot; imbuhnya.Gubernur Okinawa Hirokazu Nakaima mengatakan dirinya telah mendesak pemerintah pusat untuk memikirkan kembali kebijakan itu. Namun Nakaima tidak membantah jika kebijakan ekonomi yang selama ini diterapkan oleh PM Noa merupakan kebijakan ekonomi yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir.PM Noda pada hari ini juga dilaporkan melakukan penerbangan di atas pangkalan AS termasuk pangkalan Futenma dan Camp Schwab di Henoko.Dalam kunjungannya ke pangkalan Angkatan Udara Jepang di Ibukota Okinawa, Naha, PM Noda menyampaikan pesan khusus kepada para prajurit.&quot;Kebutuhan untuk melindungi Pulau-Pulau di Barat Daya meningkat. Saya mengharapkan Anda semua dapat menjalin kerja sama yang lebih baik lagi dengan marinir,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
