<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FPI Bentrok dengan FJI, Wartawan Jadi Korban</title><description>Bentrok terjadi usai sidang di pengadilan negeri setelah Ketua FPI Yogyakarta diejek massa dari FJI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/28/340/584092/fpi-bentrok-dengan-fji-wartawan-jadi-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/28/340/584092/fpi-bentrok-dengan-fji-wartawan-jadi-korban"/><item><title>FPI Bentrok dengan FJI, Wartawan Jadi Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/28/340/584092/fpi-bentrok-dengan-fji-wartawan-jadi-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/28/340/584092/fpi-bentrok-dengan-fji-wartawan-jadi-korban</guid><pubDate>Selasa 28 Februari 2012 16:51 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/28/340/584092/V3nCxLMC1U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi berjaga di luar lokasi sidang terdakwa pimpinan FPI (Foto: okezone/Prabowo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/28/340/584092/V3nCxLMC1U.jpg</image><title>Polisi berjaga di luar lokasi sidang terdakwa pimpinan FPI (Foto: okezone/Prabowo)</title></images><description>YOGYAKARTA - Usai sidang dengan terdakwa Ketua Front Pembela Islam (FPI) Bambang Tedi di Pengadilan Negeri (PN) Kota Yogyakarta, massa FPI terlibat bentrok dengan massa Front Jihad Islam (FJI).Usai sidang, Bambang keluar ruang. Saat itu massa FJI mengejek Bambang Tedi. FJI merupakan organisasi yang berseberangan dengan Bambang.Tidak terima pimpinan mereka dihina massa FPI yang berada di luar pagar PN Kota Yogyakarta berusaha menerobos barisan polisi yang berjaga dari dalam pintu.Sementara massa FJI yang berada di dalam halaman PN mengacung-acungkan tangan sambil berteriak dengan lantang.Massa akhirnya saling lempar batu. Saat itu seorang wartawan televisi swasta nasional, Nur Yanto, terkena batu di bagian pelipis.Pria 30 tahun itu langsung menghindar dari bentrokan massa. Bentrokan terjadi sekira pukul 14.00 WIB.&amp;ldquo;Saya tidak tahu. Saat ngambar (merekam gambar) ada batu mengenai kepala saya,&amp;rdquo; ucap Yanto, Selasa (28/2/2012).Ratusan petugas Kepolisian langsung merangsek menghalangi bentrokan agar tidak meluas.Setelah reda, sekira 500 anggota FPI Yogyakarta bersama Bambang Tedi pergi meninggalkan pengadilan. Persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi korban berlangsung sekira empat jam.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Usai sidang dengan terdakwa Ketua Front Pembela Islam (FPI) Bambang Tedi di Pengadilan Negeri (PN) Kota Yogyakarta, massa FPI terlibat bentrok dengan massa Front Jihad Islam (FJI).Usai sidang, Bambang keluar ruang. Saat itu massa FJI mengejek Bambang Tedi. FJI merupakan organisasi yang berseberangan dengan Bambang.Tidak terima pimpinan mereka dihina massa FPI yang berada di luar pagar PN Kota Yogyakarta berusaha menerobos barisan polisi yang berjaga dari dalam pintu.Sementara massa FJI yang berada di dalam halaman PN mengacung-acungkan tangan sambil berteriak dengan lantang.Massa akhirnya saling lempar batu. Saat itu seorang wartawan televisi swasta nasional, Nur Yanto, terkena batu di bagian pelipis.Pria 30 tahun itu langsung menghindar dari bentrokan massa. Bentrokan terjadi sekira pukul 14.00 WIB.&amp;ldquo;Saya tidak tahu. Saat ngambar (merekam gambar) ada batu mengenai kepala saya,&amp;rdquo; ucap Yanto, Selasa (28/2/2012).Ratusan petugas Kepolisian langsung merangsek menghalangi bentrokan agar tidak meluas.Setelah reda, sekira 500 anggota FPI Yogyakarta bersama Bambang Tedi pergi meninggalkan pengadilan. Persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi korban berlangsung sekira empat jam.</content:encoded></item></channel></rss>
