<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nazaruddin Sebut Anak Menkum HAM Terima USD5 Ribu</title><description>Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pagi ini kembali menggelar  sidang kasus suap wisma atlet SEA Games dengan terdakwa M Nazarudin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/29/339/584401/nazaruddin-sebut-anak-menkum-ham-terima-usd5-ribu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/29/339/584401/nazaruddin-sebut-anak-menkum-ham-terima-usd5-ribu"/><item><title>Nazaruddin Sebut Anak Menkum HAM Terima USD5 Ribu</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/29/339/584401/nazaruddin-sebut-anak-menkum-ham-terima-usd5-ribu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/29/339/584401/nazaruddin-sebut-anak-menkum-ham-terima-usd5-ribu</guid><pubDate>Rabu 29 Februari 2012 09:35 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/29/339/584401/cPd09HONxg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nazaruddin (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/29/339/584401/cPd09HONxg.jpg</image><title>Nazaruddin (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pagi ini kembali menggelar sidang kasus suap wisma atlet SEA Games dengan terdakwa M Nazarudin. Sidang diagendakan mengkonfrontir keterangan Angelina Sondakh dengan Mindo Rosalina Manulang alias Rosa.
&amp;nbsp;
Dalam kesempatan ini, kepada wartawan Nazarudin mengungkapkan informasi baru. Yakni keterlibatan salah satu politikus Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin yang merupakan anak Menkum HAM Amir Syamsuddin.
&amp;nbsp;
&quot;Saya mau ngasih tahu hal baru. Didi Irawadi, anggota Komisi III DPR yang sekaligus pengurus anti korupsi di Partai Demokrat pernah menerima USD5.000 pada tahun 2010,&quot; ujar mantan Bendahara Umum Partai Demokrat ini di Jakarta, Rabu (29/2/2012).
&amp;nbsp;
Namun lebih lanjut Nazar enggan untuk memberi penjelasan terkait suap proyek yang melibatkan Didi. &quot;Dia juga koruptor. Kalau dia tidak mengakui saya berani dilaporkan. Kalau perlu ya saya bersedia jadi saksi,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Masih menurut Nazar, setelah Didi menerima uang tersebut, dia juga yang berperan dalam pembagian uang suap proyek tersebut ke kader-kader Demokrat lainnya.
&amp;nbsp;
&quot;Didi Irawadi bilang kalau dia bersih dari korupsi. Itu bohong. Dia sebagai koordinator dan membagikan kepada kader Demokrat yang lain. Saya pastikan semua pejabat di Indonesia koruptor,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pagi ini kembali menggelar sidang kasus suap wisma atlet SEA Games dengan terdakwa M Nazarudin. Sidang diagendakan mengkonfrontir keterangan Angelina Sondakh dengan Mindo Rosalina Manulang alias Rosa.
&amp;nbsp;
Dalam kesempatan ini, kepada wartawan Nazarudin mengungkapkan informasi baru. Yakni keterlibatan salah satu politikus Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin yang merupakan anak Menkum HAM Amir Syamsuddin.
&amp;nbsp;
&quot;Saya mau ngasih tahu hal baru. Didi Irawadi, anggota Komisi III DPR yang sekaligus pengurus anti korupsi di Partai Demokrat pernah menerima USD5.000 pada tahun 2010,&quot; ujar mantan Bendahara Umum Partai Demokrat ini di Jakarta, Rabu (29/2/2012).
&amp;nbsp;
Namun lebih lanjut Nazar enggan untuk memberi penjelasan terkait suap proyek yang melibatkan Didi. &quot;Dia juga koruptor. Kalau dia tidak mengakui saya berani dilaporkan. Kalau perlu ya saya bersedia jadi saksi,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Masih menurut Nazar, setelah Didi menerima uang tersebut, dia juga yang berperan dalam pembagian uang suap proyek tersebut ke kader-kader Demokrat lainnya.
&amp;nbsp;
&quot;Didi Irawadi bilang kalau dia bersih dari korupsi. Itu bohong. Dia sebagai koordinator dan membagikan kepada kader Demokrat yang lain. Saya pastikan semua pejabat di Indonesia koruptor,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
