<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir di Garut Rendam 547 Rumah</title><description>Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sejak semalam  menyebabkan Sungai Cimanuk meluap dan menyebabkan banjir di sejumlah  tempat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/29/340/584588/banjir-di-garut-rendam-547-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/29/340/584588/banjir-di-garut-rendam-547-rumah"/><item><title>Banjir di Garut Rendam 547 Rumah</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/29/340/584588/banjir-di-garut-rendam-547-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/29/340/584588/banjir-di-garut-rendam-547-rumah</guid><pubDate>Rabu 29 Februari 2012 13:16 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/29/340/584588/ydi9HJz6ko.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi, banjir di Solo (Foto: Genta W/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/29/340/584588/ydi9HJz6ko.jpg</image><title>Ilustrasi, banjir di Solo (Foto: Genta W/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sejak semalam menyebabkan Sungai Cimanuk meluap dan menyebabkan banjir di sejumlah tempat.Desa yang tergenang air yakni Haurpanggung dan Sukakarya di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Kedua wilayah tersebut mulai terendam sejak Selasa 28 Februari malam sekira pukul 19.00 WIB.Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 500 rumah rumah warga terendam air.&quot;Tercatat 547 rumah yang ditempati 2.077 jiwa terendam air di dua desa tersebut. Di Desa Haurpanggung menggenangi 468 unit rumah (1.765 jiwa), sedangkan di Desa Sukakarya menggenangi 79 unit rumah (312 jiwa),&quot; tulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada okezone melalu pesan elektronik, Rabu (29/2/2012).Sutopo memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam banjir tersebut. &quot;Ketinggian banjir 40-150 sentimeter, tidak ada korban terkait banjir tersebut baik luka maupun meninggal. Taksiran kerugian masih dalam perhitungan,&quot; tambahnya.Dia menambahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)&amp;nbsp; Garut telah berkoordinasi dengan instansi terkait beserta unsur TNI dan Polri dalam melakukan evakuasi korban ke tempat yang lebih aman.&quot;Sampai saat ini telah dilakukan penyedotan air yang menggenangi rumah penduduk dan memberian bantuan makanan siap saji telah didistribusikan ke beberapa tempat,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sejak semalam menyebabkan Sungai Cimanuk meluap dan menyebabkan banjir di sejumlah tempat.Desa yang tergenang air yakni Haurpanggung dan Sukakarya di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Kedua wilayah tersebut mulai terendam sejak Selasa 28 Februari malam sekira pukul 19.00 WIB.Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 500 rumah rumah warga terendam air.&quot;Tercatat 547 rumah yang ditempati 2.077 jiwa terendam air di dua desa tersebut. Di Desa Haurpanggung menggenangi 468 unit rumah (1.765 jiwa), sedangkan di Desa Sukakarya menggenangi 79 unit rumah (312 jiwa),&quot; tulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada okezone melalu pesan elektronik, Rabu (29/2/2012).Sutopo memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam banjir tersebut. &quot;Ketinggian banjir 40-150 sentimeter, tidak ada korban terkait banjir tersebut baik luka maupun meninggal. Taksiran kerugian masih dalam perhitungan,&quot; tambahnya.Dia menambahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)&amp;nbsp; Garut telah berkoordinasi dengan instansi terkait beserta unsur TNI dan Polri dalam melakukan evakuasi korban ke tempat yang lebih aman.&quot;Sampai saat ini telah dilakukan penyedotan air yang menggenangi rumah penduduk dan memberian bantuan makanan siap saji telah didistribusikan ke beberapa tempat,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
