<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dukungan Masyarakat Jadi Motivasi Indra Cari Keadilan</title><description>Tak terasa sudah 12 hari Indra Azwan melakukan perjalan dari kediamannya  di Kota Malang, Jawa Timur. Hari ini, Indra sudah menginjakkan kaki di  Kota Semarang, Jawa Tengah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/29/340/584794/dukungan-masyarakat-jadi-motivasi-indra-cari-keadilan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/29/340/584794/dukungan-masyarakat-jadi-motivasi-indra-cari-keadilan"/><item><title>Dukungan Masyarakat Jadi Motivasi Indra Cari Keadilan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/29/340/584794/dukungan-masyarakat-jadi-motivasi-indra-cari-keadilan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/29/340/584794/dukungan-masyarakat-jadi-motivasi-indra-cari-keadilan</guid><pubDate>Rabu 29 Februari 2012 16:51 WIB</pubDate><dc:creator>Nugroho Setyabudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/29/340/584794/jZwn3UGKVP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indra Azwan saat ditemui di Semarang (Foto: Nugroho/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/29/340/584794/jZwn3UGKVP.jpg</image><title>Indra Azwan saat ditemui di Semarang (Foto: Nugroho/okezone)</title></images><description>SEMARANG- Tak terasa sudah 12 hari Indra Azwan melakukan perjalan dari kediamannya di Kota Malang, Jawa Timur. Hari ini, Indra sudah menginjakkan kaki di Kota Semarang, Jawa Tengah.Dalam perjalanan sejak 18 Februari lalu, Indra mengaku mendapat &amp;lsquo;suntikan&amp;rsquo; motivasi dari warga sepanjang rute yang dilaluinya. Bahkan tak jarang, tingginya tekad Indra menjadi semangat bagi masyarakat lain.&quot;Senang sekali hati saya, mendapat dukungan dari warga dari desa-desa yang saya lewati. Mereka ada yang mengajak ngobrol dan juga ada yang memberi saya makanan. Saya enggak menyangka apa yang saya lakukan ini mendapat begitu banyak perhatian,&amp;rdquo; kata Indra saat ditemui di Simpang Lima, Semarang, Rabu (29/2/2012).&quot;Bahkan ada beberapa warga merasa termotivasi dengan aksi saya ini. Mereka pernah atau sedang mengalami masalah dengan ketidakadilan. Setelah bertemu saya mereka akan melakukan sesuatu untuk memperjuangkan keadilan,&quot; tutur Indra lagi.Indra menjelaskan sebelumnya sudah pernah melakukan hal serupa, namun kondisi saat perjalanan kali ini kondisi dirinya tidak sebaik dulu.&amp;ldquo;Kini baru saja perjalanan menuju Jakarta itu sampai di Kota Lumpia ini, sisa uang Indra hanya Rp20 ribu saja. Beruntung banyak warga yang memberinya makanan dan minuman untuk menemani perjalanannya,&amp;rdquo; tandasnya.Sebelumnya, Indra melakukan perjalan keduanya dari Malang menuju Jakarta untuk mengembalikan uang yang pernah diberikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Dia mengaku kasus kecelakaan yang menimpa anaknya, Rizki Andhika, pada 1993 lalu tidak bisa dibayar dengan uang dan hanya meminta keadilan. Rizki yang tengah menyeberang jalan di depan rumahnya, ditabrak mobil yang dikemudikan anggota polisi yang saat itu berdinas di Polwil Malang. Rizki pun tewas di lokasi.</description><content:encoded>SEMARANG- Tak terasa sudah 12 hari Indra Azwan melakukan perjalan dari kediamannya di Kota Malang, Jawa Timur. Hari ini, Indra sudah menginjakkan kaki di Kota Semarang, Jawa Tengah.Dalam perjalanan sejak 18 Februari lalu, Indra mengaku mendapat &amp;lsquo;suntikan&amp;rsquo; motivasi dari warga sepanjang rute yang dilaluinya. Bahkan tak jarang, tingginya tekad Indra menjadi semangat bagi masyarakat lain.&quot;Senang sekali hati saya, mendapat dukungan dari warga dari desa-desa yang saya lewati. Mereka ada yang mengajak ngobrol dan juga ada yang memberi saya makanan. Saya enggak menyangka apa yang saya lakukan ini mendapat begitu banyak perhatian,&amp;rdquo; kata Indra saat ditemui di Simpang Lima, Semarang, Rabu (29/2/2012).&quot;Bahkan ada beberapa warga merasa termotivasi dengan aksi saya ini. Mereka pernah atau sedang mengalami masalah dengan ketidakadilan. Setelah bertemu saya mereka akan melakukan sesuatu untuk memperjuangkan keadilan,&quot; tutur Indra lagi.Indra menjelaskan sebelumnya sudah pernah melakukan hal serupa, namun kondisi saat perjalanan kali ini kondisi dirinya tidak sebaik dulu.&amp;ldquo;Kini baru saja perjalanan menuju Jakarta itu sampai di Kota Lumpia ini, sisa uang Indra hanya Rp20 ribu saja. Beruntung banyak warga yang memberinya makanan dan minuman untuk menemani perjalanannya,&amp;rdquo; tandasnya.Sebelumnya, Indra melakukan perjalan keduanya dari Malang menuju Jakarta untuk mengembalikan uang yang pernah diberikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.Dia mengaku kasus kecelakaan yang menimpa anaknya, Rizki Andhika, pada 1993 lalu tidak bisa dibayar dengan uang dan hanya meminta keadilan. Rizki yang tengah menyeberang jalan di depan rumahnya, ditabrak mobil yang dikemudikan anggota polisi yang saat itu berdinas di Polwil Malang. Rizki pun tewas di lokasi.</content:encoded></item></channel></rss>
