<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PGRI Solo Usulkan PKN Ganti Pendidikan Pancasila</title><description>Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kota Solo Sugiyarso mengusulkan Pendidikan Kewargaan Negara (PKN) yang menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah, agar diganti menjadi Pendidikan Pancasila.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/01/340/585035/pgri-solo-usulkan-pkn-ganti-pendidikan-pancasila</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/01/340/585035/pgri-solo-usulkan-pkn-ganti-pendidikan-pancasila"/><item><title>PGRI Solo Usulkan PKN Ganti Pendidikan Pancasila</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/01/340/585035/pgri-solo-usulkan-pkn-ganti-pendidikan-pancasila</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/01/340/585035/pgri-solo-usulkan-pkn-ganti-pendidikan-pancasila</guid><pubDate>Kamis 01 Maret 2012 08:12 WIB</pubDate><dc:creator>Genta Wahyu</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>SOLO - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kota Solo Sugiyarso mengusulkan Pendidikan Kewargaan Negara (PKN) yang menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah, agar diganti menjadi Pendidikan Pancasila.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Materi dalam mata pelajaran PKN yang menyinggung&amp;nbsp; ideologi Pancasila minim sekali. Padahal pendidikan Pancasila penting sekali,&amp;rdquo; ungkap Sugiyarso saat bertemu wartawan di Solo, Jawa Tengah, Kamis (1/3/2012).
&amp;nbsp;
Menurut Sugiyarso, penggantian itu sangat penting. Meski substansi keduanya yakni PKN dan Pendidikan Pancasila sama, tetapi bila dicermati, pembahasan tentang Pancasila sangat kurang. &amp;ldquo;Hafalan Pancasila saja sering masing ada yang lupa,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Selain itu, Ketua PGRI kota Solo juga mengusulkan agar pada pendidikan non formal juga mewajibkan ada pendidikan Pancasila. Artinya pendidikan Pancasila diberikan tidak hanya sebatas pada pendidikan formal.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sebab bila dikaji secara mendalam sebetulnya pendidikan karakter juga terdapat didalam pendidikan Pancasila,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>SOLO - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kota Solo Sugiyarso mengusulkan Pendidikan Kewargaan Negara (PKN) yang menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah, agar diganti menjadi Pendidikan Pancasila.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Materi dalam mata pelajaran PKN yang menyinggung&amp;nbsp; ideologi Pancasila minim sekali. Padahal pendidikan Pancasila penting sekali,&amp;rdquo; ungkap Sugiyarso saat bertemu wartawan di Solo, Jawa Tengah, Kamis (1/3/2012).
&amp;nbsp;
Menurut Sugiyarso, penggantian itu sangat penting. Meski substansi keduanya yakni PKN dan Pendidikan Pancasila sama, tetapi bila dicermati, pembahasan tentang Pancasila sangat kurang. &amp;ldquo;Hafalan Pancasila saja sering masing ada yang lupa,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Selain itu, Ketua PGRI kota Solo juga mengusulkan agar pada pendidikan non formal juga mewajibkan ada pendidikan Pancasila. Artinya pendidikan Pancasila diberikan tidak hanya sebatas pada pendidikan formal.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sebab bila dikaji secara mendalam sebetulnya pendidikan karakter juga terdapat didalam pendidikan Pancasila,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
