<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petani Tewas Dibantai Anak Tiri</title><description>Nahas dialami Dukri (65), warga Desa Sumber Sari, Blok D SP 2, Kecamatan  Nibung, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, tewas mengenaskan di  tangan anak tirinya, Julianto (20).</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/01/340/585566/petani-tewas-dibantai-anak-tiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/01/340/585566/petani-tewas-dibantai-anak-tiri"/><item><title>Petani Tewas Dibantai Anak Tiri</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/01/340/585566/petani-tewas-dibantai-anak-tiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/01/340/585566/petani-tewas-dibantai-anak-tiri</guid><pubDate>Kamis 01 Maret 2012 23:14 WIB</pubDate><dc:creator>Frans Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/01/340/585566/PhQFceBCdG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/01/340/585566/PhQFceBCdG.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>MUSI RAWAS - Nahas dialami Dukri (65), warga Desa Sumber Sari, Blok D SP 2, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, tewas mengenaskan di tangan anak tirinya, Julianto (20).Korban menghembuskan napas terakhir dengan kondisi kepala pecah setelah dibacok berkali-kali menggunakan arit. Lelaki paruh baya yang bekerja sebagai petani ini juga mengalami luka pada bagian leher, punggung.Berselang dua jam setelah peristiwa itu, polisi berhasil mengamankan tersangka Julianto.Kapolres Musi Rawas AKBP Risal Syahman Radi didampingi Kasat Reskrim AKP Suryadi dan Kapolsek Nibung AKP Gunadi mengungkapkan, peristiwa itu terjadi Rabu petang kemarin. Diduga tersangka emosi melihat ibu kandungnya, Sopiah, kerap dianiaya ayah tirinya.Diterangkan Kapolres, kronologis pembunuhan tersebut bermula ketika tersangka pulang mencari rumput untuk pakan ternak. Setiba di rumah, tersangka melihat Ibu kandungnya bertengkar dengan korban di dalam rumah.Dia menyaksikan ibunya dipukul dan dianiaya oleh bapak tirinya. Secara spontan tersangka lantas mendekati bapak tirinya dan langsung mengayunkan arit yang habis dipakai mencari rumput kearah korban secara membabi buta dan mengenai bagian kepala. &quot;Korban meninggal dunia di TKP atau didalam rumahnya&quot; katanya.Usai kejadian, tersangka melarikan diri dan selang sekitar dua jam setelah dapat diamankan dan dibawa ke Polsek Nibung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sebilah arit, pipa besi sepanjang 1,5 meter.&quot;Kami telah melakukan olah TKP bersama anggota ident Polres, memeriksa saksi. Tersangka dan barang bukti sudah diamankan guna pengusutan lebih lanjut,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>MUSI RAWAS - Nahas dialami Dukri (65), warga Desa Sumber Sari, Blok D SP 2, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, tewas mengenaskan di tangan anak tirinya, Julianto (20).Korban menghembuskan napas terakhir dengan kondisi kepala pecah setelah dibacok berkali-kali menggunakan arit. Lelaki paruh baya yang bekerja sebagai petani ini juga mengalami luka pada bagian leher, punggung.Berselang dua jam setelah peristiwa itu, polisi berhasil mengamankan tersangka Julianto.Kapolres Musi Rawas AKBP Risal Syahman Radi didampingi Kasat Reskrim AKP Suryadi dan Kapolsek Nibung AKP Gunadi mengungkapkan, peristiwa itu terjadi Rabu petang kemarin. Diduga tersangka emosi melihat ibu kandungnya, Sopiah, kerap dianiaya ayah tirinya.Diterangkan Kapolres, kronologis pembunuhan tersebut bermula ketika tersangka pulang mencari rumput untuk pakan ternak. Setiba di rumah, tersangka melihat Ibu kandungnya bertengkar dengan korban di dalam rumah.Dia menyaksikan ibunya dipukul dan dianiaya oleh bapak tirinya. Secara spontan tersangka lantas mendekati bapak tirinya dan langsung mengayunkan arit yang habis dipakai mencari rumput kearah korban secara membabi buta dan mengenai bagian kepala. &quot;Korban meninggal dunia di TKP atau didalam rumahnya&quot; katanya.Usai kejadian, tersangka melarikan diri dan selang sekitar dua jam setelah dapat diamankan dan dibawa ke Polsek Nibung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sebilah arit, pipa besi sepanjang 1,5 meter.&quot;Kami telah melakukan olah TKP bersama anggota ident Polres, memeriksa saksi. Tersangka dan barang bukti sudah diamankan guna pengusutan lebih lanjut,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
