<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belajar Ilmu Gaib, Paimin Tewas Bakar Diri</title><description>Paimin, Warga Dukuh Jumok RT 20, Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo,  Sragen, Jawa Tengah,yang nekat membakar dirinya sendiri. Sontak,  kejadian itu membuat gempar warga desa lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/03/340/586364/belajar-ilmu-gaib-paimin-tewas-bakar-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/03/340/586364/belajar-ilmu-gaib-paimin-tewas-bakar-diri"/><item><title>Belajar Ilmu Gaib, Paimin Tewas Bakar Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/03/340/586364/belajar-ilmu-gaib-paimin-tewas-bakar-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/03/340/586364/belajar-ilmu-gaib-paimin-tewas-bakar-diri</guid><pubDate>Sabtu 03 Maret 2012 00:46 WIB</pubDate><dc:creator>Genta Wahyu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/03/340/586364/35NsTnbYTN.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/03/340/586364/35NsTnbYTN.jpg</image><title></title></images><description>SRAGEN- Paimin, Warga Dukuh Jumok RT 20, Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo, Sragen, Jawa Tengah,yang nekat membakar dirinya sendiri. Sontak, kejadian itu membuat gempar warga desa lainnya.Belum diketahui apa motif Paimin ini nekat membakar dirinya sendiri di halaman rumahnya. Namun banyak warga menduga, aksi berani yang dilakukan Paimin ini dilakukan akibat terpengaruh ritual gaib yang kerab dilakukan Paimin. Peristiwa itu terjadi saat kondisi rumah dalam keadaan sepi. Sebelumnya, aksi serupa pernah dilakukan Paimin, namun berhasil digagalkan Mulyono, ayahnya. Dayat, saksi, sekaligus pemilik warung mengaku curiga saat Paimin datang ke warungnya dan membeli dua liter bensin. Dayat sempat menegur dan menanyakan keperluan membeli bensin kepada Paimin.&amp;ldquo;Paimin hanya terdiam dan langsung pulang ke rumah,&amp;rdquo; jelas&amp;nbsp; Kapolsek Sambirejo, Sragen, Jawa Tengah AKP Haryanto menirukan ucapan Dayat.Tak lama setelah tiba di rumah, Paimin yang diketahui mengalami gangguan jiwa sejak usia 11 tahun itu diduga langsung mengumpulkan kayu kering di halaman rumah. Setelah itu, korban langsung mengguyurkan bensin ke sekujur tubuh berikut tumpukan kayu yang sudah dia persiapkan. Kemudian, dia langsung memantik korek api. Api pun langsung menyulut sekujur tubuh hingga akhirnya korban tewas terpanggang.Beberapa warga sudah berusaha melakukan pertolongan dan mematikan api. Namun gagal dan korban akhirnya tewas seketika akibat luka bakar di sekujur tubuh.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Tidak lama setelah mendapat laporan, petugas langsung tiba di lokasi. Jasad korban langsung dievakuasi untuk dilakukan otopsi,&amp;rdquo; ungkap kapolsek.Mulyono, ayah korban saat dimintai keterangan mengatakan, anak keempat dari enam bersaudara itu beberapa kali sempat dibawa ke rumah sakit akibat gangguan mental. Sesekali, Paimin terlihat normal dan bergaul dengan tetangga. Bahkan beberapa kali dia pernah meminta uang untuk ke Jakarta menyusul saudaranya.Kendati sempat mengalami ganggungan jiwa, Paimin diketahui lulus sekolah Dasar (SD). Hanya saja, Mulyono mengaku tidak mengetahui persis saat ditanya tentang aktivitas ritual bela diri yang dilakukan Paimin.</description><content:encoded>SRAGEN- Paimin, Warga Dukuh Jumok RT 20, Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo, Sragen, Jawa Tengah,yang nekat membakar dirinya sendiri. Sontak, kejadian itu membuat gempar warga desa lainnya.Belum diketahui apa motif Paimin ini nekat membakar dirinya sendiri di halaman rumahnya. Namun banyak warga menduga, aksi berani yang dilakukan Paimin ini dilakukan akibat terpengaruh ritual gaib yang kerab dilakukan Paimin. Peristiwa itu terjadi saat kondisi rumah dalam keadaan sepi. Sebelumnya, aksi serupa pernah dilakukan Paimin, namun berhasil digagalkan Mulyono, ayahnya. Dayat, saksi, sekaligus pemilik warung mengaku curiga saat Paimin datang ke warungnya dan membeli dua liter bensin. Dayat sempat menegur dan menanyakan keperluan membeli bensin kepada Paimin.&amp;ldquo;Paimin hanya terdiam dan langsung pulang ke rumah,&amp;rdquo; jelas&amp;nbsp; Kapolsek Sambirejo, Sragen, Jawa Tengah AKP Haryanto menirukan ucapan Dayat.Tak lama setelah tiba di rumah, Paimin yang diketahui mengalami gangguan jiwa sejak usia 11 tahun itu diduga langsung mengumpulkan kayu kering di halaman rumah. Setelah itu, korban langsung mengguyurkan bensin ke sekujur tubuh berikut tumpukan kayu yang sudah dia persiapkan. Kemudian, dia langsung memantik korek api. Api pun langsung menyulut sekujur tubuh hingga akhirnya korban tewas terpanggang.Beberapa warga sudah berusaha melakukan pertolongan dan mematikan api. Namun gagal dan korban akhirnya tewas seketika akibat luka bakar di sekujur tubuh.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Tidak lama setelah mendapat laporan, petugas langsung tiba di lokasi. Jasad korban langsung dievakuasi untuk dilakukan otopsi,&amp;rdquo; ungkap kapolsek.Mulyono, ayah korban saat dimintai keterangan mengatakan, anak keempat dari enam bersaudara itu beberapa kali sempat dibawa ke rumah sakit akibat gangguan mental. Sesekali, Paimin terlihat normal dan bergaul dengan tetangga. Bahkan beberapa kali dia pernah meminta uang untuk ke Jakarta menyusul saudaranya.Kendati sempat mengalami ganggungan jiwa, Paimin diketahui lulus sekolah Dasar (SD). Hanya saja, Mulyono mengaku tidak mengetahui persis saat ditanya tentang aktivitas ritual bela diri yang dilakukan Paimin.</content:encoded></item></channel></rss>
