<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pohon Berusia Ratusan Tahun Tumbang Timpa Kios &amp; Mobil</title><description>Pohon itu tumbang, diduga karena adanya pelapukan akar, sehingga tidak  kuat menahan batang yang tingginya mencapai 15 meter dengan diameter 2  meter. </description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/03/340/586593/pohon-berusia-ratusan-tahun-tumbang-timpa-kios-mobil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/03/340/586593/pohon-berusia-ratusan-tahun-tumbang-timpa-kios-mobil"/><item><title>Pohon Berusia Ratusan Tahun Tumbang Timpa Kios &amp; Mobil</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/03/340/586593/pohon-berusia-ratusan-tahun-tumbang-timpa-kios-mobil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/03/340/586593/pohon-berusia-ratusan-tahun-tumbang-timpa-kios-mobil</guid><pubDate>Sabtu 03 Maret 2012 23:00 WIB</pubDate><dc:creator>Markus Yuwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/03/340/586593/rjoklWwGEV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi pohon tumbang (foto: Dede Kurniawan/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/03/340/586593/rjoklWwGEV.jpg</image><title>ilustrasi pohon tumbang (foto: Dede Kurniawan/okezone)</title></images><description>GUNUNGKIDUL - Pohon asem berusia ratusan tahun, disekitar pasar Karangmojo, Gunungkidul, Yogyakarta, tumbang, Sabtu sore. Akibatnya, 6 kios pasar rusak, sebuah halte, dan menghancurkan sebuah mobil, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.Dari informasi yang diperoleh, pohon yang juga digunakan sebagai perindang disekitar pasar, tiba-tiba tumbang. Pohon itu tumbang, diduga karena adanya pelapukan akar, sehingga tidak kuat menahan batang yang tingginya mencapai 15 meter dengan diameter 2 meter. &quot;Pagi tadi cuaca sedang gerimis, tiba-tiba pohon asem disamping kios saya tumbang, beruntung belum banyak pengunjung,&quot; kata Kamto salah seorang pemilik kios kepada wartawan (3/3/2012).Sesaat setelah kejadian, lalulintas disekitar lokasi menjadi tersendat, karena pohon menutupi sebagian jalan yang menghubungkan Wonosari-Sukoharjo, Jateng. Beberapa warga mengaku kaget melihat pohon yang masih kokoh dan memiliki daun yang lebat, tiba-tiba tumbang. &quot;Sepintas pohonnya masih kokoh, dan daunnya lebat mungkin karena akarnya sudah lapuk,&quot; kata Budi salah seorang warga.Untuk melakukan evakuasi dengan cara menebang pohon, melibatkan ratusan masyarakat setempat dibantu relawan, TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.</description><content:encoded>GUNUNGKIDUL - Pohon asem berusia ratusan tahun, disekitar pasar Karangmojo, Gunungkidul, Yogyakarta, tumbang, Sabtu sore. Akibatnya, 6 kios pasar rusak, sebuah halte, dan menghancurkan sebuah mobil, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.Dari informasi yang diperoleh, pohon yang juga digunakan sebagai perindang disekitar pasar, tiba-tiba tumbang. Pohon itu tumbang, diduga karena adanya pelapukan akar, sehingga tidak kuat menahan batang yang tingginya mencapai 15 meter dengan diameter 2 meter. &quot;Pagi tadi cuaca sedang gerimis, tiba-tiba pohon asem disamping kios saya tumbang, beruntung belum banyak pengunjung,&quot; kata Kamto salah seorang pemilik kios kepada wartawan (3/3/2012).Sesaat setelah kejadian, lalulintas disekitar lokasi menjadi tersendat, karena pohon menutupi sebagian jalan yang menghubungkan Wonosari-Sukoharjo, Jateng. Beberapa warga mengaku kaget melihat pohon yang masih kokoh dan memiliki daun yang lebat, tiba-tiba tumbang. &quot;Sepintas pohonnya masih kokoh, dan daunnya lebat mungkin karena akarnya sudah lapuk,&quot; kata Budi salah seorang warga.Untuk melakukan evakuasi dengan cara menebang pohon, melibatkan ratusan masyarakat setempat dibantu relawan, TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.</content:encoded></item></channel></rss>
