<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naikan BBM, Pemerintahan SBY Tak Bisa Digulingkan</title><description>Politikus senior Partai Golkar Akbar Tandjung meminta pemerintah  menjelaskan kepada masyarakat ihwal rencana kenaikan harga Bahan Bakar  Minyak (BBM), April mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/07/337/588829/naikan-bbm-pemerintahan-sby-tak-bisa-digulingkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/07/337/588829/naikan-bbm-pemerintahan-sby-tak-bisa-digulingkan"/><item><title>Naikan BBM, Pemerintahan SBY Tak Bisa Digulingkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/07/337/588829/naikan-bbm-pemerintahan-sby-tak-bisa-digulingkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/07/337/588829/naikan-bbm-pemerintahan-sby-tak-bisa-digulingkan</guid><pubDate>Rabu 07 Maret 2012 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/07/337/588829/bySqyPC9tu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden SBY (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/07/337/588829/bySqyPC9tu.jpg</image><title>Presiden SBY (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Politikus senior Partai Golkar Akbar Tandjung meminta pemerintah menjelaskan kepada masyarakat ihwal rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), April mendatang.Penyataan Akbar ini disampaikan menanggapi kemungkinan adanya pihak-pihak yang akan memanfaatkan isu kenaikan harga BBM untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).&quot;Kalau momentum kenaikan BBM, tentu pemerintah harus berikan penjelasan secara terbuka jelas dan bisa diterima masyarakat,&quot; kata Akbar usai menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Rabu (7/3/2012).Bahwa kemudian ada pihak-pihak yang manfaatkan isu ini, menurut mantan Ketua Umum Partai Golkar ini, hanya manuver politik biasa.&quot;Negara kita negara demokrasi. Tapi kan tidak mudah. Apalagi dalam sistem demokrasi kita fix lima tahun. Tidak bisa presiden dijatuhkan karena ada kebijakannya. Mungkin saja kebijakan tidak diterima, tapi tidak bisa jatuhkan presiden,&quot; paparnya.Dijelaskan Akbar, Presiden hanya mungkin dijatuhkan jika terbukti melakukan pelanggara hukum.&quot;Presiden lakukan penyuapan, atau perbuatan tercela sehingga mengurangi kredibilitas daripada lembaga Kepresidenan. Tapi kalau Presiden mengeluarkan kebijakan dan mendapatkan tantangan di masyarakat, itu tidak mungkin jatuhkan Presiden,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Politikus senior Partai Golkar Akbar Tandjung meminta pemerintah menjelaskan kepada masyarakat ihwal rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), April mendatang.Penyataan Akbar ini disampaikan menanggapi kemungkinan adanya pihak-pihak yang akan memanfaatkan isu kenaikan harga BBM untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).&quot;Kalau momentum kenaikan BBM, tentu pemerintah harus berikan penjelasan secara terbuka jelas dan bisa diterima masyarakat,&quot; kata Akbar usai menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Rabu (7/3/2012).Bahwa kemudian ada pihak-pihak yang manfaatkan isu ini, menurut mantan Ketua Umum Partai Golkar ini, hanya manuver politik biasa.&quot;Negara kita negara demokrasi. Tapi kan tidak mudah. Apalagi dalam sistem demokrasi kita fix lima tahun. Tidak bisa presiden dijatuhkan karena ada kebijakannya. Mungkin saja kebijakan tidak diterima, tapi tidak bisa jatuhkan presiden,&quot; paparnya.Dijelaskan Akbar, Presiden hanya mungkin dijatuhkan jika terbukti melakukan pelanggara hukum.&quot;Presiden lakukan penyuapan, atau perbuatan tercela sehingga mengurangi kredibilitas daripada lembaga Kepresidenan. Tapi kalau Presiden mengeluarkan kebijakan dan mendapatkan tantangan di masyarakat, itu tidak mungkin jatuhkan Presiden,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
