<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepala Gajah Dicincang Kemudian Gadingnya Diambil</title><description>Berdasarkan pemeriksaan ditemukan luka serius di kepala gajah yang mati di Kabupaten Pelalawan, Riau.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/07/340/588815/kepala-gajah-dicincang-kemudian-gadingnya-diambil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/07/340/588815/kepala-gajah-dicincang-kemudian-gadingnya-diambil"/><item><title>Kepala Gajah Dicincang Kemudian Gadingnya Diambil</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/07/340/588815/kepala-gajah-dicincang-kemudian-gadingnya-diambil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/07/340/588815/kepala-gajah-dicincang-kemudian-gadingnya-diambil</guid><pubDate>Rabu 07 Maret 2012 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/07/340/588815/Ih3snDdubJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/07/340/588815/Ih3snDdubJ.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Koran SI)</title></images><description>PEKANBARU - Organisasi pemerhati fauna, World Wild Fund (WWF) mensinyalir kematian gajah di Kabupaten Pelalawan, Riau, akibat diracun oleh kawanan pemburu.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Gajah yang mati itu ditemukan di dekat aliran sungai. Sifat gajah, kalau ada kelainan dalam tubuh dia akan mencari air untuk menetralisirnya. Gajah itu memang sepertinya mati diracun,&amp;rdquo; kata Humas WWF Riau Syamsidar kepada okezone, Rabu (7/3/2012).Selain itu, di tubuh gajah yang sudah membusuk juga ditemukan beberapa  bekas luka. Luka paling parah ditemukan di bagian kepala.&amp;ldquo;Pelaku berhasil mengambil gading dengan cara mencincang kepalanya,&amp;rdquo; jelas Syamsidar.Kasus kematian gajah di Pelalawan, sambung dia, merupakan yang pertama di 2012.&amp;ldquo;Habitat gajah Sumatera di Riau sudah masuk dalam sangat kritis. Kami minta pemerintah serius menangani konflik gajah dan manusia,&amp;rdquo; tegasnya.</description><content:encoded>PEKANBARU - Organisasi pemerhati fauna, World Wild Fund (WWF) mensinyalir kematian gajah di Kabupaten Pelalawan, Riau, akibat diracun oleh kawanan pemburu.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Gajah yang mati itu ditemukan di dekat aliran sungai. Sifat gajah, kalau ada kelainan dalam tubuh dia akan mencari air untuk menetralisirnya. Gajah itu memang sepertinya mati diracun,&amp;rdquo; kata Humas WWF Riau Syamsidar kepada okezone, Rabu (7/3/2012).Selain itu, di tubuh gajah yang sudah membusuk juga ditemukan beberapa  bekas luka. Luka paling parah ditemukan di bagian kepala.&amp;ldquo;Pelaku berhasil mengambil gading dengan cara mencincang kepalanya,&amp;rdquo; jelas Syamsidar.Kasus kematian gajah di Pelalawan, sambung dia, merupakan yang pertama di 2012.&amp;ldquo;Habitat gajah Sumatera di Riau sudah masuk dalam sangat kritis. Kami minta pemerintah serius menangani konflik gajah dan manusia,&amp;rdquo; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
