<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BK Benarkan Anggota DPR Tampar Petugas Bea Cukai</title><description>Menurut Ali, rekaman itu belum bisa dibuktikan sebelum ada keterangan dan  penyelidikan yang dilakukan oleh para ahli untuk menganalisis peristiwa  tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/08/339/589629/bk-benarkan-anggota-dpr-tampar-petugas-bea-cukai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/08/339/589629/bk-benarkan-anggota-dpr-tampar-petugas-bea-cukai"/><item><title>BK Benarkan Anggota DPR Tampar Petugas Bea Cukai</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/08/339/589629/bk-benarkan-anggota-dpr-tampar-petugas-bea-cukai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/08/339/589629/bk-benarkan-anggota-dpr-tampar-petugas-bea-cukai</guid><pubDate>Kamis 08 Maret 2012 17:44 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/08/339/589629/GGns3lTknT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gedung DPR/MPR (foto:Heru Heryono/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/08/339/589629/GGns3lTknT.jpg</image><title>Gedung DPR/MPR (foto:Heru Heryono/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Badan Kehormatan (BK) DPR RI, Ali Maschan Moesa menilai, politikus Fraksi PAN DPR Andi Taufan Tiro terbukti melakukan kekerasan terhadap petugas Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Andi Rajindra Pratama, dengan cara menampar.Hal itu, terlihat jelas dari hasil rekaman CCTV yang diserahkan petugas Bea Cukai kepada BK DPR. &quot;Kalau saya melihat ya memang menampar,&quot; kata Ali kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/3/2012).Namun, jelas Ali, rekaman itu belum bisa dibuktikan sebelum ada keterangan dan penyelidikan yang dilakukan oleh para ahli untuk menganalisis peristiwa tersebut.&quot;Kita tetap harus mendengar pendapat ahli. Kalau lihat itu (CCTV) memang kelihatan nampar,&quot; jelasnya lagi. Adapun kajian akan dilakukan secara berulang-ulang untuk mengetahui apakah anggota komisi V Fraksi PAN itu benar-benar sengaja menampar petugas bea cukai bandara, atau tidak disengaja. Saat ini pihaknya telah mengantongi CCTV peristiwa tersebut. Meski demikian kata politikus PKB itu, Dirjen Bea Cukai menyatakan kasus itu sudah selesai. Tapi, karena ada laporan berupa CCTV, makanya BK akan mempelajari kembali.&quot;Dari pihak Dirjen Bea Cukai sudah merasa selesai, karena Pak Andi Taufan sudah minta maaf. Tapi BK juga sudah mengambil keputusan. Kita masih lihat itu nampar atau dorong, itu masih akan dipastikan,&quot; kata dia.Selain itu, ini adalah proaktif dari BK DPR, apalagi tata cara BK yang baru, setiap ada laporan dan nantinya, kata Ali, BK bisa memanggil Taufan, menjelaskan isi CCTV itu.&quot;Bisa kita mintai keterangan lagi karena awalnya dia (Andi Taufan) bilang cuma bicara keras, tetapi ada bukti baru dari CCTV yang masih kita pelajari,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Badan Kehormatan (BK) DPR RI, Ali Maschan Moesa menilai, politikus Fraksi PAN DPR Andi Taufan Tiro terbukti melakukan kekerasan terhadap petugas Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Andi Rajindra Pratama, dengan cara menampar.Hal itu, terlihat jelas dari hasil rekaman CCTV yang diserahkan petugas Bea Cukai kepada BK DPR. &quot;Kalau saya melihat ya memang menampar,&quot; kata Ali kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/3/2012).Namun, jelas Ali, rekaman itu belum bisa dibuktikan sebelum ada keterangan dan penyelidikan yang dilakukan oleh para ahli untuk menganalisis peristiwa tersebut.&quot;Kita tetap harus mendengar pendapat ahli. Kalau lihat itu (CCTV) memang kelihatan nampar,&quot; jelasnya lagi. Adapun kajian akan dilakukan secara berulang-ulang untuk mengetahui apakah anggota komisi V Fraksi PAN itu benar-benar sengaja menampar petugas bea cukai bandara, atau tidak disengaja. Saat ini pihaknya telah mengantongi CCTV peristiwa tersebut. Meski demikian kata politikus PKB itu, Dirjen Bea Cukai menyatakan kasus itu sudah selesai. Tapi, karena ada laporan berupa CCTV, makanya BK akan mempelajari kembali.&quot;Dari pihak Dirjen Bea Cukai sudah merasa selesai, karena Pak Andi Taufan sudah minta maaf. Tapi BK juga sudah mengambil keputusan. Kita masih lihat itu nampar atau dorong, itu masih akan dipastikan,&quot; kata dia.Selain itu, ini adalah proaktif dari BK DPR, apalagi tata cara BK yang baru, setiap ada laporan dan nantinya, kata Ali, BK bisa memanggil Taufan, menjelaskan isi CCTV itu.&quot;Bisa kita mintai keterangan lagi karena awalnya dia (Andi Taufan) bilang cuma bicara keras, tetapi ada bukti baru dari CCTV yang masih kita pelajari,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
