<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akbar Tanjung Yakin Elektabilitas Ical Akan Naik</title><description>Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Akbar Tandjung yakin elektabilitas Aburizal Bakrie yang saat ini masih di bawah Jusuf Kalla, akan terus meningkat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/09/339/589868/akbar-tanjung-yakin-elektabilitas-ical-akan-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/09/339/589868/akbar-tanjung-yakin-elektabilitas-ical-akan-naik"/><item><title>Akbar Tanjung Yakin Elektabilitas Ical Akan Naik</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/09/339/589868/akbar-tanjung-yakin-elektabilitas-ical-akan-naik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/09/339/589868/akbar-tanjung-yakin-elektabilitas-ical-akan-naik</guid><pubDate>Jum'at 09 Maret 2012 08:28 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/09/339/589868/JMeOokaBVC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/09/339/589868/JMeOokaBVC.jpg</image><title>Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Akbar Tandjung yakin elektabilitas Aburizal Bakrie yang saat ini masih di bawah Jusuf Kalla, akan terus meningkat. Meski belum final, sampai saat ini Partai Golkar belum punya figur lain selain Ical untuk dicalonkan dalam Pemilu 2014 mendatang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kalaupun tidak naik, bisa saja kita duduk kembali, kita bicarakan kembali untuk menentukan langkah strategis yang akan kita lakukan ke depan,&amp;rdquo; kata Akbar di Jakarta, Kamis (8/3/2012) malam.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Bisa saja kita tetap mengusung Ical walaupun elektabilitasnya rendah, tapi bisa juga kita pertimbangkan untuk mencari alternatif lain. Jadi beberapa kemungkinan masih terbuka,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Dia menambahkan, keputusan final Golkar baru akan keluar Oktober 2012 mendatang dalam forum rapat pimpinan nasional. &amp;ldquo;Kemungkinan elektabilitas Ical kan bisa saja naik,&amp;rdquo; ujarnya
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, nama Jusuf Kalla sempat mencuat dalam mukernas Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Hotel Grand Surya, Kediri, Rabu 22 Februari lalu. Saat itu sebanyak 23 DPD se-Indonesia mengusulkan nama JK untuk dicapreskan dari PPP.  Hal tersebut sesuai dengan survei CSIS dimana popularitas JK mencapai 86 persen, lebih tinggi dibanding Ical yang memperoleh 81 persen.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Akbar Tandjung yakin elektabilitas Aburizal Bakrie yang saat ini masih di bawah Jusuf Kalla, akan terus meningkat. Meski belum final, sampai saat ini Partai Golkar belum punya figur lain selain Ical untuk dicalonkan dalam Pemilu 2014 mendatang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kalaupun tidak naik, bisa saja kita duduk kembali, kita bicarakan kembali untuk menentukan langkah strategis yang akan kita lakukan ke depan,&amp;rdquo; kata Akbar di Jakarta, Kamis (8/3/2012) malam.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Bisa saja kita tetap mengusung Ical walaupun elektabilitasnya rendah, tapi bisa juga kita pertimbangkan untuk mencari alternatif lain. Jadi beberapa kemungkinan masih terbuka,&amp;rdquo; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Dia menambahkan, keputusan final Golkar baru akan keluar Oktober 2012 mendatang dalam forum rapat pimpinan nasional. &amp;ldquo;Kemungkinan elektabilitas Ical kan bisa saja naik,&amp;rdquo; ujarnya
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, nama Jusuf Kalla sempat mencuat dalam mukernas Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Hotel Grand Surya, Kediri, Rabu 22 Februari lalu. Saat itu sebanyak 23 DPD se-Indonesia mengusulkan nama JK untuk dicapreskan dari PPP.  Hal tersebut sesuai dengan survei CSIS dimana popularitas JK mencapai 86 persen, lebih tinggi dibanding Ical yang memperoleh 81 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
