<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Partai Nasdem Meroket Berkat Iklan Politik   </title><description>Nama Partai NasDem mendadak meroket dan menduduki posisi keempat  setelah tiga partai besar yakni Partai Demokrat, PDI Perjuangan, dan  Partai Golkar. Hal ini dinilai lantaran iklan partai ini cukup gencara di media massa terutama televisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/11/339/591042/partai-nasdem-meroket-berkat-iklan-politik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/11/339/591042/partai-nasdem-meroket-berkat-iklan-politik"/><item><title>Partai Nasdem Meroket Berkat Iklan Politik   </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/11/339/591042/partai-nasdem-meroket-berkat-iklan-politik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/11/339/591042/partai-nasdem-meroket-berkat-iklan-politik</guid><pubDate>Minggu 11 Maret 2012 17:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/11/339/591042/U4P9jL1URT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Partai NasDem (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/11/339/591042/U4P9jL1URT.jpg</image><title>Partai NasDem (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nama Partai NasDem mendadak meroket dan menduduki posisi keempat setelah tiga partai besar yakni Partai Demokrat, PDI Perjuangan, dan Partai Golkar.Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Dodi Ambardi, nama NasDem melambung bukan terpengaruh oleh berita maupun talkshow, melain lebih karena banyaknya iklan di media massa khususnya televisi.&quot;Kelihatannya itu adalah iklan, jadi kalau yang kita ukur persis dengan yang kita tunjukkan, yaitu apakah memang mereka yang menonton berita atau talkshow itu mereka terpengaruh untuk memilih partai tertentu. Karena selama ini ada tuduhan memang ada efeknya di sana,&quot; ungkap Dodi di kantor LSI, Jakarta, Minggu (11/3/2012).Diakui Dodi, penonton televisi merupakan sarana yang paling banyak dipilih oleh responden dalam menentukan pilihan partainya. Penonton televisi lebih banyak menyaksikan sinetron dibandingkan berita dan talkshow.&quot;Paling banyak nonton sinetron. Nah berita tidak masuk dalam sinetron tetapi iklan parpol bisa masuk dalam sinetron oleh karena itu mereka yang tidak suka dengan berita dan talkshow politik itu mereka terekspose dengan iklan tersebut,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Nama Partai NasDem mendadak meroket dan menduduki posisi keempat setelah tiga partai besar yakni Partai Demokrat, PDI Perjuangan, dan Partai Golkar.Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Dodi Ambardi, nama NasDem melambung bukan terpengaruh oleh berita maupun talkshow, melain lebih karena banyaknya iklan di media massa khususnya televisi.&quot;Kelihatannya itu adalah iklan, jadi kalau yang kita ukur persis dengan yang kita tunjukkan, yaitu apakah memang mereka yang menonton berita atau talkshow itu mereka terpengaruh untuk memilih partai tertentu. Karena selama ini ada tuduhan memang ada efeknya di sana,&quot; ungkap Dodi di kantor LSI, Jakarta, Minggu (11/3/2012).Diakui Dodi, penonton televisi merupakan sarana yang paling banyak dipilih oleh responden dalam menentukan pilihan partainya. Penonton televisi lebih banyak menyaksikan sinetron dibandingkan berita dan talkshow.&quot;Paling banyak nonton sinetron. Nah berita tidak masuk dalam sinetron tetapi iklan parpol bisa masuk dalam sinetron oleh karena itu mereka yang tidak suka dengan berita dan talkshow politik itu mereka terekspose dengan iklan tersebut,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
