<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menag: Penetapan Zona Satu Waktu Tak Ubah Jadwal Salat</title><description>Kendati tidak ada yang berubah, lanjut Suryadharma, tetap dibutuhkan adanya kesepakatan terkait waktu salat oleh berbagai pihak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/12/337/591631/menag-penetapan-zona-satu-waktu-tak-ubah-jadwal-salat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/12/337/591631/menag-penetapan-zona-satu-waktu-tak-ubah-jadwal-salat"/><item><title>Menag: Penetapan Zona Satu Waktu Tak Ubah Jadwal Salat</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/12/337/591631/menag-penetapan-zona-satu-waktu-tak-ubah-jadwal-salat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/12/337/591631/menag-penetapan-zona-satu-waktu-tak-ubah-jadwal-salat</guid><pubDate>Senin 12 Maret 2012 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/12/337/591631/dneqKD9AIM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suryadharma Ali (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/12/337/591631/dneqKD9AIM.jpg</image><title>Suryadharma Ali (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Langkah pemerintah yang akan memberlakukan zona satu waktu menurut Menteri Agama Suryadharma Ali tidak akan menimbulkan masalah, khususnya terkait pelaksanaan waktu salat bagi umat muslim.
&amp;nbsp;
&quot;Kita salat tetap berdasarkan matahari. Jadi waktu salat beda (tiap daerah). Patokannya tetap matahari, enggak ribet,&quot; ujar Suryadharma Ali di Jakarta Convention Centre, Senin (13/3/2012).
&amp;nbsp;
Kendati tidak ada yang berubah, lanjut Suryadharma, tetap dibutuhkan adanya kesepakatan terkait waktu salat oleh berbagai pihak. &quot;Ini tinggal kesepaktan pihak-pihak yang memiliki kompetensi saja,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Rencana pemerintah menyatukan zona waktu diungkapkan oleh juru bicara Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia, Edib Muslim, beberapa waktu lalu. Menurut dia,&amp;nbsp; penyatuan zona waktu WIB, Wita, dan WIT diperlukan untuk meningkatkan produktivitas nasional.
&amp;nbsp;
Namun rencana ini masih memicu pro kontra karena dianggap dapat mempengaruhi kalender penentuan hari-hari besar keagamaan serta hal-hal lain yang berkaitan dengan sistem penanggalan.</description><content:encoded>JAKARTA - Langkah pemerintah yang akan memberlakukan zona satu waktu menurut Menteri Agama Suryadharma Ali tidak akan menimbulkan masalah, khususnya terkait pelaksanaan waktu salat bagi umat muslim.
&amp;nbsp;
&quot;Kita salat tetap berdasarkan matahari. Jadi waktu salat beda (tiap daerah). Patokannya tetap matahari, enggak ribet,&quot; ujar Suryadharma Ali di Jakarta Convention Centre, Senin (13/3/2012).
&amp;nbsp;
Kendati tidak ada yang berubah, lanjut Suryadharma, tetap dibutuhkan adanya kesepakatan terkait waktu salat oleh berbagai pihak. &quot;Ini tinggal kesepaktan pihak-pihak yang memiliki kompetensi saja,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Rencana pemerintah menyatukan zona waktu diungkapkan oleh juru bicara Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia, Edib Muslim, beberapa waktu lalu. Menurut dia,&amp;nbsp; penyatuan zona waktu WIB, Wita, dan WIT diperlukan untuk meningkatkan produktivitas nasional.
&amp;nbsp;
Namun rencana ini masih memicu pro kontra karena dianggap dapat mempengaruhi kalender penentuan hari-hari besar keagamaan serta hal-hal lain yang berkaitan dengan sistem penanggalan.</content:encoded></item></channel></rss>
