<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Amankan Empat Imigran Gelap di Pekanbaru</title><description>Polisi berhasil mengamankan empat warga negara Afganistan yang masuk  secara ilegal ke Pekanbaru, Riau. Sementara empat lainnya berhasil kabur  saat dalam perjalanan ke kantor polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/13/340/591929/polisi-amankan-empat-imigran-gelap-di-pekanbaru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/13/340/591929/polisi-amankan-empat-imigran-gelap-di-pekanbaru"/><item><title>Polisi Amankan Empat Imigran Gelap di Pekanbaru</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/13/340/591929/polisi-amankan-empat-imigran-gelap-di-pekanbaru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/13/340/591929/polisi-amankan-empat-imigran-gelap-di-pekanbaru</guid><pubDate>Selasa 13 Maret 2012 01:59 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>PEKANBARU - Polisi berhasil mengamankan empat warga negara Afganistan yang masuk secara ilegal ke Pekanbaru, Riau. Sementara empat lainnya berhasil kabur saat dalam perjalanan ke kantor polisi.&amp;nbsp;Hal ini bermula saat polisi&amp;nbsp; lalu lintas&amp;nbsp; dari Polresta Pekanbaru Senin (12/3/2012) mencurigai dua travel gelap yang melintas di jalan Arengka Pekanbaru.Saat dicegat, kedua supir travel gelap yakni jenis Avanza dan Innova tampak gugup ketika ditanya mengenai surat kelengkapan kendaraan. Saat polisi melihat penumpang tampak warga asing berada didalamnya yang ternyata warga Afganistan sebanyak 8 orang.Akhirnya polisi pun membawa dua mobil beserta penumpang mencurigakan itu ke Mapolresta Pekanbaru. Namun saat polisi lengah, tepatnya di lampu rambu lalu lintas jalan Soekarho Hatta, sebanyak empat warga Afganistan ini berhasil melarikan diri. Polisipun berusah mengejar, namun tidak berhasil. Polisi hanya bisa membawa keeempat sisanya ke polres.Kanit Patroli Polisi Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, Aiptu Roberto mengaku bahwa keempatnya yang telah diamankan mengaku bernama Husen, Husni, Yasir dan Kazim. Keempatnya tidak memiliki dokumen resmi seperti paspor ke Riau. Namun polisi belum mengetahui apa maksud kedatangan mereka.&quot;Mereka tidak bisa bahasa Inggris, apalagi Indonesia. Saat ini keempatnya dalam pemeriksaan,&quot; katanya. </description><content:encoded>PEKANBARU - Polisi berhasil mengamankan empat warga negara Afganistan yang masuk secara ilegal ke Pekanbaru, Riau. Sementara empat lainnya berhasil kabur saat dalam perjalanan ke kantor polisi.&amp;nbsp;Hal ini bermula saat polisi&amp;nbsp; lalu lintas&amp;nbsp; dari Polresta Pekanbaru Senin (12/3/2012) mencurigai dua travel gelap yang melintas di jalan Arengka Pekanbaru.Saat dicegat, kedua supir travel gelap yakni jenis Avanza dan Innova tampak gugup ketika ditanya mengenai surat kelengkapan kendaraan. Saat polisi melihat penumpang tampak warga asing berada didalamnya yang ternyata warga Afganistan sebanyak 8 orang.Akhirnya polisi pun membawa dua mobil beserta penumpang mencurigakan itu ke Mapolresta Pekanbaru. Namun saat polisi lengah, tepatnya di lampu rambu lalu lintas jalan Soekarho Hatta, sebanyak empat warga Afganistan ini berhasil melarikan diri. Polisipun berusah mengejar, namun tidak berhasil. Polisi hanya bisa membawa keeempat sisanya ke polres.Kanit Patroli Polisi Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, Aiptu Roberto mengaku bahwa keempatnya yang telah diamankan mengaku bernama Husen, Husni, Yasir dan Kazim. Keempatnya tidak memiliki dokumen resmi seperti paspor ke Riau. Namun polisi belum mengetahui apa maksud kedatangan mereka.&quot;Mereka tidak bisa bahasa Inggris, apalagi Indonesia. Saat ini keempatnya dalam pemeriksaan,&quot; katanya. </content:encoded></item></channel></rss>
