<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wakil Jaksa Agung Tak Tahu Proyek Adhyaksa Center</title><description>Padahal proyek tersebut diketahui menyeret nama Wakil Ketua Komisi III  DPR RI, sekaligus politikus Partai Golkar Aziz Syamsuddin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/14/339/593276/wakil-jaksa-agung-tak-tahu-proyek-adhyaksa-center</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/14/339/593276/wakil-jaksa-agung-tak-tahu-proyek-adhyaksa-center"/><item><title>Wakil Jaksa Agung Tak Tahu Proyek Adhyaksa Center</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/14/339/593276/wakil-jaksa-agung-tak-tahu-proyek-adhyaksa-center</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/14/339/593276/wakil-jaksa-agung-tak-tahu-proyek-adhyaksa-center</guid><pubDate>Rabu 14 Maret 2012 18:55 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/14/339/593276/tXvFOd0fiS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Jaksa Agung Dharmono (kiri) (foto: Andhika Pradipta/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/14/339/593276/tXvFOd0fiS.jpg</image><title>Wakil Jaksa Agung Dharmono (kiri) (foto: Andhika Pradipta/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Jaksa Agung, Dharmono mengaku tidak mengetahui tentang isu permainan dalam proyek pembangunan kawasan pengembangan dan pembinaan terpadu sumber daya manusia Kejaksaan Agung, Adhyaksa Center di kawasan Jakarta Timur. Padahal proyek tersebut diketahui menyeret nama Wakil Ketua Komisi III DPR RI, sekaligus politikus Partai Golkar Aziz Syamsuddin.&quot;Saya kira kalau kita dalam kapasitas tidak tahu menahu. Kalau ada permainan kan dari luar, silakan saja,&quot; kata Darmono saat ditemui di Kejagung, Jakarta, Rabu (14/3/2012). Menurut Darmono, hal terpenting bagi kejaksaan adalah mereka telah berusaha untuk melaksanakan proyek sesuai aturan yang ada. &quot;Kalau ada kecurigaan lain kita tidak dalam kapasitas untuk menilai lah,&quot; lanjutnya.Darmono pun menyatakan untuk lebih jelasnya, dia mempersilahkan para wartawan untuk bertanya langsung pada Jaksa Muda Pembinaan (Jambin). &quot;Masalah pembangunan itu karena itu yang nangani Jambin, datanya saya belum tahu persis. Silakan tanyakan ke Jambin,&quot; terangnya.Seperti diketahui, proyek Adhyaksa Center dï¿½- Ceger, Jakarta Timur bernï¿½-lÐ°ï¿½- Rp567,9 miliar. Aziz yang juga anggota komisi III DPR RI itu diduga berperan mempermulus angggaran di Badan Anggaran DPR.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Jaksa Agung, Dharmono mengaku tidak mengetahui tentang isu permainan dalam proyek pembangunan kawasan pengembangan dan pembinaan terpadu sumber daya manusia Kejaksaan Agung, Adhyaksa Center di kawasan Jakarta Timur. Padahal proyek tersebut diketahui menyeret nama Wakil Ketua Komisi III DPR RI, sekaligus politikus Partai Golkar Aziz Syamsuddin.&quot;Saya kira kalau kita dalam kapasitas tidak tahu menahu. Kalau ada permainan kan dari luar, silakan saja,&quot; kata Darmono saat ditemui di Kejagung, Jakarta, Rabu (14/3/2012). Menurut Darmono, hal terpenting bagi kejaksaan adalah mereka telah berusaha untuk melaksanakan proyek sesuai aturan yang ada. &quot;Kalau ada kecurigaan lain kita tidak dalam kapasitas untuk menilai lah,&quot; lanjutnya.Darmono pun menyatakan untuk lebih jelasnya, dia mempersilahkan para wartawan untuk bertanya langsung pada Jaksa Muda Pembinaan (Jambin). &quot;Masalah pembangunan itu karena itu yang nangani Jambin, datanya saya belum tahu persis. Silakan tanyakan ke Jambin,&quot; terangnya.Seperti diketahui, proyek Adhyaksa Center dï¿½- Ceger, Jakarta Timur bernï¿½-lÐ°ï¿½- Rp567,9 miliar. Aziz yang juga anggota komisi III DPR RI itu diduga berperan mempermulus angggaran di Badan Anggaran DPR.</content:encoded></item></channel></rss>
