<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tim SAR Kembali Cari Dua Korban Longsor di Bangli</title><description>Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian dua korban longsor di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, pagi ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/15/340/593565/tim-sar-kembali-cari-dua-korban-longsor-di-bangli</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/15/340/593565/tim-sar-kembali-cari-dua-korban-longsor-di-bangli"/><item><title>Tim SAR Kembali Cari Dua Korban Longsor di Bangli</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/15/340/593565/tim-sar-kembali-cari-dua-korban-longsor-di-bangli</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/15/340/593565/tim-sar-kembali-cari-dua-korban-longsor-di-bangli</guid><pubDate>Kamis 15 Maret 2012 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/15/340/593565/wRLnUFM6VC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi, longsor di Grobogan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/15/340/593565/wRLnUFM6VC.jpg</image><title>Ilustrasi, longsor di Grobogan</title></images><description>BANGLI- Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian dua korban longsor di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, pagi ini.Seperti diketahui dua warga Desa Belandingan dilaporkan hilang yakni I Wayan Tapa (12) dan I Made Muda Ranya (25) (sebelumnya ditulis I Ketut Papa dan Budaraya).Memasuki hari kedua ini, petugas akan menerapkan pola pencarian yang hampir sama dengan fokus penyisiran di lokasi hingga Danau Batur.&quot;Kendala pencarian karena sulitnya medan karena lokasi berada di dua bukit terjal,&quot; kata Kepala Seksi Operasional SAR Denpasar I Ketut Gede Ardana dihubungi Kamis (15/3/2012).Belum lagi, kondisi cuaca yang tak menentu seperti terjadi pagi ini, di wilayah tersebut diguyur hujan dan angin kencang.Untuk menjangkau lokasi dari Posko SAR di Desa Songan, Kintamani, sambung Ardana, petugas harus melalui akses yang hanya bisa dilalui dengan sepeda motor atau jalan kaki.&amp;ldquo;Itupun kalau kalau cuaca mendukung seperti kemarin, sempat terjadi hujan lebat sehingga petugas ditarik kembali. Karena jika hujan lebat tidak ada tempat berlindung sehingga sangat membahayakan keselamatan,&quot; imbuhnya.Untuk itu, dia berharap hari ini cuaca bisa lebih bersahabat sehingga bisa memudahkan pencarian dan evakuasi dua korban yang diduga masih tertimbun tanah pascalongsor Selasa 13 Maret 2012 malam.Seperti diketahui, akibat hujan deras mengguyur sejumlah desa di Kabupaten Bangli, hingga terjadi longsor. Longsor paling parah terjadi Desa Belandingan, yang dilaporkan enam orang warga tewas termasuk seorang balita.</description><content:encoded>BANGLI- Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian dua korban longsor di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, pagi ini.Seperti diketahui dua warga Desa Belandingan dilaporkan hilang yakni I Wayan Tapa (12) dan I Made Muda Ranya (25) (sebelumnya ditulis I Ketut Papa dan Budaraya).Memasuki hari kedua ini, petugas akan menerapkan pola pencarian yang hampir sama dengan fokus penyisiran di lokasi hingga Danau Batur.&quot;Kendala pencarian karena sulitnya medan karena lokasi berada di dua bukit terjal,&quot; kata Kepala Seksi Operasional SAR Denpasar I Ketut Gede Ardana dihubungi Kamis (15/3/2012).Belum lagi, kondisi cuaca yang tak menentu seperti terjadi pagi ini, di wilayah tersebut diguyur hujan dan angin kencang.Untuk menjangkau lokasi dari Posko SAR di Desa Songan, Kintamani, sambung Ardana, petugas harus melalui akses yang hanya bisa dilalui dengan sepeda motor atau jalan kaki.&amp;ldquo;Itupun kalau kalau cuaca mendukung seperti kemarin, sempat terjadi hujan lebat sehingga petugas ditarik kembali. Karena jika hujan lebat tidak ada tempat berlindung sehingga sangat membahayakan keselamatan,&quot; imbuhnya.Untuk itu, dia berharap hari ini cuaca bisa lebih bersahabat sehingga bisa memudahkan pencarian dan evakuasi dua korban yang diduga masih tertimbun tanah pascalongsor Selasa 13 Maret 2012 malam.Seperti diketahui, akibat hujan deras mengguyur sejumlah desa di Kabupaten Bangli, hingga terjadi longsor. Longsor paling parah terjadi Desa Belandingan, yang dilaporkan enam orang warga tewas termasuk seorang balita.</content:encoded></item></channel></rss>
