<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertemuan Damai, Pemkot Pontianak Liburkan Sekolah</title><description>Pertemuan damai yang antara masyarakat Dayak dengan massa Front Pembela  Islam (FPI) yang digelar pagi ini, direspons positif oleh Pemeritah Kota  Pontianak, Kalimantan Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/16/340/594209/pertemuan-damai-pemkot-pontianak-liburkan-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/16/340/594209/pertemuan-damai-pemkot-pontianak-liburkan-sekolah"/><item><title>Pertemuan Damai, Pemkot Pontianak Liburkan Sekolah</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/16/340/594209/pertemuan-damai-pemkot-pontianak-liburkan-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/16/340/594209/pertemuan-damai-pemkot-pontianak-liburkan-sekolah</guid><pubDate>Jum'at 16 Maret 2012 08:50 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Prihatini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/16/340/594209/sG2MJQphf3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi, massa FPI saat menghadiri sidang di PN Yogyakarta (Foto: Prabowo/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/16/340/594209/sG2MJQphf3.jpg</image><title>ilustrasi, massa FPI saat menghadiri sidang di PN Yogyakarta (Foto: Prabowo/okezone)</title></images><description>PONTIANAK- Pertemuan damai yang antara masyarakat Dayak dengan massa Front Pembela Islam (FPI) yang digelar pagi ini, direspons positif oleh Pemeritah Kota Pontianak, Kalimantan Barat.Wali Kota Pontianak Sutarmidji hari ini meliburkan seluruh sekolah dan aktivitas belajar mengajar di Pontianak untuk menyukseskan pertemuan damai yang digelar Polda Kalimantan Barat.&amp;ldquo;Libur ini diberlakukan mulai tingkat TK sampai SMA,&amp;rdquo; tulis Sutarmidji dalam pesan singkatnya kepada okezone, Jumat (16/3/2012).Sementara itu, pantauan okezone di Jalan Ahmad Yani, aktivitas terlihat sepi. Jika biasanya di jalan tersebut ramai, hari ini jalan hanya dilalui sejumlah kendaraan.Hal serupa terlihat di Jalan Tanjungpura dan Jalan Gajah Mada. Sejumlah sekolah terlihat tertutup dan sepi dari aktivitas belajar mengajar.Seperti diketahui, Polda Kalbar menggelar pertemuan antara dua kelompok massa di Mapolda Kalimantan Barat. Pdigelar bertujuan mencapai upaya damai di antara kedua kubu tersebut.Informasi yang diterima okezone, pertemuan ini merupakan lanjutan dari upaya damai yang dilakukan pada Kamis 15 Maret kemarin. Namun maraknya pesan singkat beredar di masyarakat justru memperkeruh kondisi.Sejumlah warga yang terprovokasi atas pesan singkat tersebut kembali melakukan protes pada Kamis malam. Tetapi upaya tersebut berhasil dihalau aparat Kepolisian sehingga tidak terjadi aksi yang anarkis.</description><content:encoded>PONTIANAK- Pertemuan damai yang antara masyarakat Dayak dengan massa Front Pembela Islam (FPI) yang digelar pagi ini, direspons positif oleh Pemeritah Kota Pontianak, Kalimantan Barat.Wali Kota Pontianak Sutarmidji hari ini meliburkan seluruh sekolah dan aktivitas belajar mengajar di Pontianak untuk menyukseskan pertemuan damai yang digelar Polda Kalimantan Barat.&amp;ldquo;Libur ini diberlakukan mulai tingkat TK sampai SMA,&amp;rdquo; tulis Sutarmidji dalam pesan singkatnya kepada okezone, Jumat (16/3/2012).Sementara itu, pantauan okezone di Jalan Ahmad Yani, aktivitas terlihat sepi. Jika biasanya di jalan tersebut ramai, hari ini jalan hanya dilalui sejumlah kendaraan.Hal serupa terlihat di Jalan Tanjungpura dan Jalan Gajah Mada. Sejumlah sekolah terlihat tertutup dan sepi dari aktivitas belajar mengajar.Seperti diketahui, Polda Kalbar menggelar pertemuan antara dua kelompok massa di Mapolda Kalimantan Barat. Pdigelar bertujuan mencapai upaya damai di antara kedua kubu tersebut.Informasi yang diterima okezone, pertemuan ini merupakan lanjutan dari upaya damai yang dilakukan pada Kamis 15 Maret kemarin. Namun maraknya pesan singkat beredar di masyarakat justru memperkeruh kondisi.Sejumlah warga yang terprovokasi atas pesan singkat tersebut kembali melakukan protes pada Kamis malam. Tetapi upaya tersebut berhasil dihalau aparat Kepolisian sehingga tidak terjadi aksi yang anarkis.</content:encoded></item></channel></rss>
