<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pulang Kampung, Sekeluarga Tewas Dihantam Bus di Bali</title><description>Satu keluarga yang terdiri dari empat orang, suami-istri dan dua anak, tewas dihantam bus saat akan pulang kampung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/16/340/594430/pulang-kampung-sekeluarga-tewas-dihantam-bus-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/16/340/594430/pulang-kampung-sekeluarga-tewas-dihantam-bus-di-bali"/><item><title>Pulang Kampung, Sekeluarga Tewas Dihantam Bus di Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/16/340/594430/pulang-kampung-sekeluarga-tewas-dihantam-bus-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/16/340/594430/pulang-kampung-sekeluarga-tewas-dihantam-bus-di-bali</guid><pubDate>Jum'at 16 Maret 2012 13:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/16/340/594430/VpfYVm4Oig.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/16/340/594430/VpfYVm4Oig.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>TABANAN - Kecelakaan maut melibatkan sepeda motor dan bus mengakibatkan satu keluarga tewas di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Kabupaten Tabanan, Bali, pagi tadi.Kecelakaan bermula saat satu keluarga asal Sidoluhur, RT 002/02, Kecamatan Glenmor, Banyuwangi, Jawa Timur, melaju dari Denpasar menuju ke Pelabuhan Gilimanuk.&amp;nbsp;&amp;rdquo;Supingi dan keluarganya hendak pulang kampung ke Banyuwangi berangkat pagi-pagi dari Denpasar sampai lokasi kejadian sekira pukul 06.30 Wita,&quot; ujar Kapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono saat dihubungi okezone, Jumat (16/3/2012).Korban mengendarai Honda Vario DK 8142 AS membonceng istrinya, Siti (28), serta dua anaknya Risky (8) dan Kesia (5).Setiba di lokasi di Banjar Batulumbang, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg KM 45+700 Denpasar-Gilimanuk, Supingi memacu motornya di jalan menurun.Dari arah berlawanan melaju kencang bus Buana Raya bernopol DK 9028 GL yang disopiri I Wayan Ariya (42), warga Banjar Tikungan Apuan, Kecamatan Baturiti, Tabanan.&amp;rdquo;Sopir bus mendahului kendaraan di depannya, keluar jalur atau masuk jalur lawan. Pada saat bersamaan datang motor korban sehingga tabrakan tak bisa terhindarkan,&amp;rdquo; papar Dekananto.Akibat benturan keras tersebut Supingi, istri, dan kedua anaknya terlempar ke aspal jalan.Siti dan dua anaknya langsung tewas seketika di lokasi kejadian. Sedangkan Supingi yang sempat dilarikan warga akhirnya tewas dalam perjalanan ke Puskesmas Selemadeg.Sopir bus langsung ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka.&amp;rdquo;Sopir bus langsung kami tahan dan dikenakan Pasal 310 UU Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,&amp;rdquo; jelas Dekananto.</description><content:encoded>TABANAN - Kecelakaan maut melibatkan sepeda motor dan bus mengakibatkan satu keluarga tewas di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Kabupaten Tabanan, Bali, pagi tadi.Kecelakaan bermula saat satu keluarga asal Sidoluhur, RT 002/02, Kecamatan Glenmor, Banyuwangi, Jawa Timur, melaju dari Denpasar menuju ke Pelabuhan Gilimanuk.&amp;nbsp;&amp;rdquo;Supingi dan keluarganya hendak pulang kampung ke Banyuwangi berangkat pagi-pagi dari Denpasar sampai lokasi kejadian sekira pukul 06.30 Wita,&quot; ujar Kapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono saat dihubungi okezone, Jumat (16/3/2012).Korban mengendarai Honda Vario DK 8142 AS membonceng istrinya, Siti (28), serta dua anaknya Risky (8) dan Kesia (5).Setiba di lokasi di Banjar Batulumbang, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg KM 45+700 Denpasar-Gilimanuk, Supingi memacu motornya di jalan menurun.Dari arah berlawanan melaju kencang bus Buana Raya bernopol DK 9028 GL yang disopiri I Wayan Ariya (42), warga Banjar Tikungan Apuan, Kecamatan Baturiti, Tabanan.&amp;rdquo;Sopir bus mendahului kendaraan di depannya, keluar jalur atau masuk jalur lawan. Pada saat bersamaan datang motor korban sehingga tabrakan tak bisa terhindarkan,&amp;rdquo; papar Dekananto.Akibat benturan keras tersebut Supingi, istri, dan kedua anaknya terlempar ke aspal jalan.Siti dan dua anaknya langsung tewas seketika di lokasi kejadian. Sedangkan Supingi yang sempat dilarikan warga akhirnya tewas dalam perjalanan ke Puskesmas Selemadeg.Sopir bus langsung ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka.&amp;rdquo;Sopir bus langsung kami tahan dan dikenakan Pasal 310 UU Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,&amp;rdquo; jelas Dekananto.</content:encoded></item></channel></rss>
