<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>April, Korut luncurkan Kwangmyongsong 3</title><description>Korea Utara (Korut) berencana meluncurkan sebuah roket untuk membantu penempatan sebuah satelit ke orbit bulan depan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/16/468/594659/april-korut-luncurkan-kwangmyongsong-3</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/16/468/594659/april-korut-luncurkan-kwangmyongsong-3"/><item><title>April, Korut luncurkan Kwangmyongsong 3</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/16/468/594659/april-korut-luncurkan-kwangmyongsong-3</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/16/468/594659/april-korut-luncurkan-kwangmyongsong-3</guid><pubDate>Jum'at 16 Maret 2012 17:12 WIB</pubDate><dc:creator>Yesi Syelvia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/16/468/594659/OXmLHsJU2D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi peluncuran satelit. (Aljazeera.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/16/468/594659/OXmLHsJU2D.jpg</image><title>Ilustrasi peluncuran satelit. (Aljazeera.com)</title></images><description>Sindonews.com - Korea Utara (Korut) berencana meluncurkan sebuah roket untuk membantu penempatan sebuah satelit ke orbit bulan depan. Namun rencana ini merupakan pelanggaran atas kesepakatan dengan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) sebelumnya.
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan dalam situs resmi pemerintah Korut , KCNA, acara peluncuran roket ini akan dilakukan pada 12 April dan 16 april mendatang, dalam rangka peringatan 100 tahun kelahiran pendiri Korut, Kim Il Sung. &amp;nbsp;Satelit ini rencananya akan diluncurkan dari stasiun peluncuran satelit Sohae yang berada di Cholsan, Provinsi Pyongan.
&amp;nbsp;
Lembaga antariksa Korea Utara, Korean Committee for Space Technology, mengatakan roket yang bernama Unha-3 itu akan membantu peluncuran satelit Kwangmyongsong 3, yang merupakan satelit buatan negari ginseng itu.
&amp;nbsp;
Satelit ini disebutkan akan digunakan untuk tujuan damai, yakni untuk membantu pembangunan ekonomi Korut dan sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk pengembangan teknologi ruang angkasa untuk kepentingan perdamaian.
&amp;nbsp;
Korut menilai peluncuran roket ini tidak akan menimbulkan dampak apapun bagi negara tetangga. &quot;Peluncuran satelit ini telah memilih lokasi yang aman, puing-puing bekas reruntuhan roket tidak akan berdampak pada negara-negara tetangga,&quot; seperti diberitakan oleh KCNA dikutip dalam ABCnews, Jumat (16/3/2012).
&amp;nbsp;
Pendapat ini serupa dengan yang diungkapkan oleh Korut pada tahun 2009 sebagai pembenaran atas tindakan mereka. Akibat peluncuran roket tersebut Dewan Keamanan PBB melakukan pengetatan sanksi bagi Korut.
&amp;nbsp;
Sebelumnya pada akhir bulan lalu, Korut telah berjanji dengan pihak Washington untuk menangguhkan beberapa tes rudal, sebagai imbalanya Korut mendapatkan bantuan pangan 240.000 ton beras dari Washington.
&amp;nbsp;
Seorang peneliti Korea Utara dari Seoul University, Yang Moo-Jin mengatakan rencana Korut untuk meluncurkan satelit ini merupakan upaya untuk memamerkan kekuatan dan kecanggihan teknologi yang dimiliki negeri itu di bawah kepemimpinan Kim Jong Un.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><content:encoded>Sindonews.com - Korea Utara (Korut) berencana meluncurkan sebuah roket untuk membantu penempatan sebuah satelit ke orbit bulan depan. Namun rencana ini merupakan pelanggaran atas kesepakatan dengan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) sebelumnya.
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan dalam situs resmi pemerintah Korut , KCNA, acara peluncuran roket ini akan dilakukan pada 12 April dan 16 april mendatang, dalam rangka peringatan 100 tahun kelahiran pendiri Korut, Kim Il Sung. &amp;nbsp;Satelit ini rencananya akan diluncurkan dari stasiun peluncuran satelit Sohae yang berada di Cholsan, Provinsi Pyongan.
&amp;nbsp;
Lembaga antariksa Korea Utara, Korean Committee for Space Technology, mengatakan roket yang bernama Unha-3 itu akan membantu peluncuran satelit Kwangmyongsong 3, yang merupakan satelit buatan negari ginseng itu.
&amp;nbsp;
Satelit ini disebutkan akan digunakan untuk tujuan damai, yakni untuk membantu pembangunan ekonomi Korut dan sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk pengembangan teknologi ruang angkasa untuk kepentingan perdamaian.
&amp;nbsp;
Korut menilai peluncuran roket ini tidak akan menimbulkan dampak apapun bagi negara tetangga. &quot;Peluncuran satelit ini telah memilih lokasi yang aman, puing-puing bekas reruntuhan roket tidak akan berdampak pada negara-negara tetangga,&quot; seperti diberitakan oleh KCNA dikutip dalam ABCnews, Jumat (16/3/2012).
&amp;nbsp;
Pendapat ini serupa dengan yang diungkapkan oleh Korut pada tahun 2009 sebagai pembenaran atas tindakan mereka. Akibat peluncuran roket tersebut Dewan Keamanan PBB melakukan pengetatan sanksi bagi Korut.
&amp;nbsp;
Sebelumnya pada akhir bulan lalu, Korut telah berjanji dengan pihak Washington untuk menangguhkan beberapa tes rudal, sebagai imbalanya Korut mendapatkan bantuan pangan 240.000 ton beras dari Washington.
&amp;nbsp;
Seorang peneliti Korea Utara dari Seoul University, Yang Moo-Jin mengatakan rencana Korut untuk meluncurkan satelit ini merupakan upaya untuk memamerkan kekuatan dan kecanggihan teknologi yang dimiliki negeri itu di bawah kepemimpinan Kim Jong Un.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
