<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ahmad Yani: Ada Pihak yang Sengaja Bikin KPK Pecah</title><description>Anggota Komisi III DPR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP)  Ahmad Yani menduga, ada pihak tertentu yang sengaja berupaya memecah  belah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/17/339/594896/ahmad-yani-ada-pihak-yang-sengaja-bikin-kpk-pecah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/17/339/594896/ahmad-yani-ada-pihak-yang-sengaja-bikin-kpk-pecah"/><item><title>Ahmad Yani: Ada Pihak yang Sengaja Bikin KPK Pecah</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/17/339/594896/ahmad-yani-ada-pihak-yang-sengaja-bikin-kpk-pecah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/17/339/594896/ahmad-yani-ada-pihak-yang-sengaja-bikin-kpk-pecah</guid><pubDate>Sabtu 17 Maret 2012 07:06 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/17/339/594896/V6rYRodmjC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/17/339/594896/V6rYRodmjC.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP)  Ahmad Yani menduga, ada pihak tertentu yang sengaja berupaya memecah belah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya ada suatu pergerakan yang dengan sengaja membuat keruh internal lembaga antikorupsi itu.&quot;Ada gerakan yang sengaja untuk membuat  komisioner KPK tidak kompak dan solid,&quot; ucapnya saat berbincang dengan okezone  melalui sambungan telepon, Jumat (16/3/2012) malam.Hal itu menurutnya wajar, karena saat  ini, lanjut Yani, Pimpinan KPK sudah sangat cepat  dalam menuntaskan kasus besar korupsi.&quot;Pimpinan KPK sekarang  sudah berlari cepat untuk menuntaskan kasus besar, dan ada upaya sistimatis  untuk menghambat mereka,&quot; imbuh Yani.Hal tersebut, kata dia, sangat  berdampak buruk bagi para pekerja pemberantasan korupsi itu.&quot;Hal  tersebut sangat berdampak, karena situasi inilah yang diinginkan oleh mereka.  Sekelompok orang, baik dari dalam KPK maupun dari luar KPK,&quot; tutupnya.Dugaan perpecahan KPK ramai diberitakan media beberapa hari ini  berkenaan dengan pengembalian penyidik Hendy Kurniawan, Moch Irwan  Susanto, Arief Y Miftach Sudarto dan Rosmaida ke Mabes Polri serta Dwi  Aries Sudarto ke Kejaksaan Agung. &amp;nbsp; Ketua KPK Abraham Samad menilai Hendy dan Irwan dekat dengan pihak  tertentu yang tengah diperiksa. Akibat pengembalian ini dikabarkan  penyidik KPK sempat protes kepada Samad dan mengancam akan mogok  bekerja. Abraham Samad dan Busyro Muqoddas sebelumnya juga sempat dikabarkan berseberangan meski telah dibantah keduanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP)  Ahmad Yani menduga, ada pihak tertentu yang sengaja berupaya memecah belah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya ada suatu pergerakan yang dengan sengaja membuat keruh internal lembaga antikorupsi itu.&quot;Ada gerakan yang sengaja untuk membuat  komisioner KPK tidak kompak dan solid,&quot; ucapnya saat berbincang dengan okezone  melalui sambungan telepon, Jumat (16/3/2012) malam.Hal itu menurutnya wajar, karena saat  ini, lanjut Yani, Pimpinan KPK sudah sangat cepat  dalam menuntaskan kasus besar korupsi.&quot;Pimpinan KPK sekarang  sudah berlari cepat untuk menuntaskan kasus besar, dan ada upaya sistimatis  untuk menghambat mereka,&quot; imbuh Yani.Hal tersebut, kata dia, sangat  berdampak buruk bagi para pekerja pemberantasan korupsi itu.&quot;Hal  tersebut sangat berdampak, karena situasi inilah yang diinginkan oleh mereka.  Sekelompok orang, baik dari dalam KPK maupun dari luar KPK,&quot; tutupnya.Dugaan perpecahan KPK ramai diberitakan media beberapa hari ini  berkenaan dengan pengembalian penyidik Hendy Kurniawan, Moch Irwan  Susanto, Arief Y Miftach Sudarto dan Rosmaida ke Mabes Polri serta Dwi  Aries Sudarto ke Kejaksaan Agung. &amp;nbsp; Ketua KPK Abraham Samad menilai Hendy dan Irwan dekat dengan pihak  tertentu yang tengah diperiksa. Akibat pengembalian ini dikabarkan  penyidik KPK sempat protes kepada Samad dan mengancam akan mogok  bekerja. Abraham Samad dan Busyro Muqoddas sebelumnya juga sempat dikabarkan berseberangan meski telah dibantah keduanya.</content:encoded></item></channel></rss>
