<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Diminta Tegas Melawan Kampanye Hitam LSM Asing</title><description>Wakil Ketua Fraksi PAN Viva Yoga Mauladi meminta agar pemerintah tak  malu untuk mencontoh Australia, dalam melawan kampanye hitam yang  dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Asing.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/19/337/595539/pemerintah-diminta-tegas-melawan-kampanye-hitam-lsm-asing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/19/337/595539/pemerintah-diminta-tegas-melawan-kampanye-hitam-lsm-asing"/><item><title>Pemerintah Diminta Tegas Melawan Kampanye Hitam LSM Asing</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/19/337/595539/pemerintah-diminta-tegas-melawan-kampanye-hitam-lsm-asing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/19/337/595539/pemerintah-diminta-tegas-melawan-kampanye-hitam-lsm-asing</guid><pubDate>Senin 19 Maret 2012 01:31 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA-&amp;nbsp; Wakil Ketua Fraksi PAN Viva Yoga Mauladi meminta agar pemerintah tak malu untuk mencontoh Australia, dalam melawan kampanye hitam yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Asing.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pemerintah harus meniru langkah tegas Australia yang akan melawan segala bentuk kampanye negatif LSM asing di bidang ekonomi. Kita harus ingat sudah banyak negara yang menolak kehadiran LSM asing yang bergerak dibidang lingkungan seperti Cina, dan Kanada. Pemerintah Indonesia sudah berani tegas, SBY sendiri sudah memberi warning keras kok,&amp;rsquo;&amp;rsquo; kata Viva, di Jakarta, Sabtu, (18/3/2012).  Kampanye LSM asing, yang dibungkus dengan misi lingkungan di Indonesia sangat mencurigakan dan mendikte pemerintah. Tidak heran banyak kalangan yang menilai LSM asing tersebut merupakan kaki tangan asing yang sengaja disusupkan dengan tameng penyelamatan lingkungan.  &amp;lsquo;&amp;rsquo;Dalam persaingan global sangat mungkin menjadi motif masuknya LSM asing untuk merontokkan perekonomian Indonesia. Apalagi, data lingkungan yang dirilis LSM asing sering ngawur karena bukan berdasarkan hasil penelitian,&amp;rsquo;&amp;rsquo; tegasnya.  Seperti yang diketahui Presiden Susilo Bambang Yuhoyono (SBY) meminta agar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berbendera asing menghargai kedaulatan Republik Indonesia (RI). Orang nomor satu negeri ini mencium ada pihak luar negeri termasuk LSM internasional yang sangat aktif menyoroti keadaan lingkungan Indonesia.  &quot;Harapan dan pesan saya, janganlah mengobrak-abrik seluruh Indonesia ini, seolah-olah di negeri kita tidak ada negara, tidak ada pemerintah dan tidak ada rakyatnya,&quot; tegas SBY di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis 22 Desember lalu.(kyw)</description><content:encoded>JAKARTA-&amp;nbsp; Wakil Ketua Fraksi PAN Viva Yoga Mauladi meminta agar pemerintah tak malu untuk mencontoh Australia, dalam melawan kampanye hitam yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Asing.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Pemerintah harus meniru langkah tegas Australia yang akan melawan segala bentuk kampanye negatif LSM asing di bidang ekonomi. Kita harus ingat sudah banyak negara yang menolak kehadiran LSM asing yang bergerak dibidang lingkungan seperti Cina, dan Kanada. Pemerintah Indonesia sudah berani tegas, SBY sendiri sudah memberi warning keras kok,&amp;rsquo;&amp;rsquo; kata Viva, di Jakarta, Sabtu, (18/3/2012).  Kampanye LSM asing, yang dibungkus dengan misi lingkungan di Indonesia sangat mencurigakan dan mendikte pemerintah. Tidak heran banyak kalangan yang menilai LSM asing tersebut merupakan kaki tangan asing yang sengaja disusupkan dengan tameng penyelamatan lingkungan.  &amp;lsquo;&amp;rsquo;Dalam persaingan global sangat mungkin menjadi motif masuknya LSM asing untuk merontokkan perekonomian Indonesia. Apalagi, data lingkungan yang dirilis LSM asing sering ngawur karena bukan berdasarkan hasil penelitian,&amp;rsquo;&amp;rsquo; tegasnya.  Seperti yang diketahui Presiden Susilo Bambang Yuhoyono (SBY) meminta agar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berbendera asing menghargai kedaulatan Republik Indonesia (RI). Orang nomor satu negeri ini mencium ada pihak luar negeri termasuk LSM internasional yang sangat aktif menyoroti keadaan lingkungan Indonesia.  &quot;Harapan dan pesan saya, janganlah mengobrak-abrik seluruh Indonesia ini, seolah-olah di negeri kita tidak ada negara, tidak ada pemerintah dan tidak ada rakyatnya,&quot; tegas SBY di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis 22 Desember lalu.(kyw)</content:encoded></item></channel></rss>
