<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Miranda Undang Fraksi TNI/Polri Jelang Pemilihan DGS BI</title><description>Bekas anggota Fraksi TNI/Polri, Darsup Yusuf, mengatakan pertemuannya  dengan Miranda terjadi beberapa hari sebelum hari pemilihan Deputi  Gubernur Senior BI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/19/339/596010/miranda-undang-fraksi-tni-polri-jelang-pemilihan-dgs-bi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/19/339/596010/miranda-undang-fraksi-tni-polri-jelang-pemilihan-dgs-bi"/><item><title>Miranda Undang Fraksi TNI/Polri Jelang Pemilihan DGS BI</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/19/339/596010/miranda-undang-fraksi-tni-polri-jelang-pemilihan-dgs-bi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/19/339/596010/miranda-undang-fraksi-tni-polri-jelang-pemilihan-dgs-bi</guid><pubDate>Senin 19 Maret 2012 16:13 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/19/339/596010/PQ2ltuNR2h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Miranda (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/19/339/596010/PQ2ltuNR2h.jpg</image><title>Miranda (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dua mantan anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi TNI/ Polri periode 1999-20004 membenarkan pernah menggelar pertemuan dengan Miranda Swaray Gultom sebelum pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) periode 2004-2009.
&amp;nbsp;
Bekas anggota Fraksi TNI/Polri, Darsup Yusuf, mengatakan pertemuannya dengan Miranda terjadi beberapa hari sebelum hari pemilihan Deputi Gubernur Senior BI. &quot;Ketemu Miranda di kantornya. Kami berempat (anggota Fraksi TNI/Polri),&quot; kata Darsup di depan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Senin, (19/3/2012).
&amp;nbsp;
Darsup mengatakan pertemuan tersebut terjadi berkat inisiatif Miranda. Menurutnya, Miranda berkeinginan menjalin komunikasi dengan anggota DPR dari Fraksi TNI/ Polri. &quot;Kami diundang (Miranda). Kami bicara masalah keluarga, dan Miranda bicara tentang pengalaman Perbankan.&quot; tegas Darsup.
&amp;nbsp;
Darsup menegaskan di pertemuan tersebut tidak ada pembicaraan yang mengarah soal pemilihan Deputi Gubernur Senior BI. Menurut Darsup, pemilihan Deputi diputuskan dalam rapat pleno DPR RI. &quot;Tujuannya (Miranda) mengundang untuk silaturrahmi saja,&quot; kata Darsup.
&amp;nbsp;
Anggota Fraksi TNI/ Polri lain, Suyitno, mengamini pernyataan Darsup. Menurut Suyitno, Miranda cuma membahas dua hal, seputar keluarga dan perbankan Indonesia. &quot;Tidak ada soal pemilihan. Lebih banyak menekankan informasi keluarga,&quot; kata Suyitno.
&amp;nbsp;
Namun, Suyitno mengatakan Miranda sempat meminta agar di hari pemilihan tidak banyak ditanya seputar kehidupan pribadinya. &quot;Pertemuan lebih banyak menekankan informasi keluarga. Tapi,&amp;nbsp; harapannya Miranda tidak banyak ditanya soal fit and proper test,&quot; kata Suyitno.</description><content:encoded>JAKARTA - Dua mantan anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi TNI/ Polri periode 1999-20004 membenarkan pernah menggelar pertemuan dengan Miranda Swaray Gultom sebelum pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) periode 2004-2009.
&amp;nbsp;
Bekas anggota Fraksi TNI/Polri, Darsup Yusuf, mengatakan pertemuannya dengan Miranda terjadi beberapa hari sebelum hari pemilihan Deputi Gubernur Senior BI. &quot;Ketemu Miranda di kantornya. Kami berempat (anggota Fraksi TNI/Polri),&quot; kata Darsup di depan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Senin, (19/3/2012).
&amp;nbsp;
Darsup mengatakan pertemuan tersebut terjadi berkat inisiatif Miranda. Menurutnya, Miranda berkeinginan menjalin komunikasi dengan anggota DPR dari Fraksi TNI/ Polri. &quot;Kami diundang (Miranda). Kami bicara masalah keluarga, dan Miranda bicara tentang pengalaman Perbankan.&quot; tegas Darsup.
&amp;nbsp;
Darsup menegaskan di pertemuan tersebut tidak ada pembicaraan yang mengarah soal pemilihan Deputi Gubernur Senior BI. Menurut Darsup, pemilihan Deputi diputuskan dalam rapat pleno DPR RI. &quot;Tujuannya (Miranda) mengundang untuk silaturrahmi saja,&quot; kata Darsup.
&amp;nbsp;
Anggota Fraksi TNI/ Polri lain, Suyitno, mengamini pernyataan Darsup. Menurut Suyitno, Miranda cuma membahas dua hal, seputar keluarga dan perbankan Indonesia. &quot;Tidak ada soal pemilihan. Lebih banyak menekankan informasi keluarga,&quot; kata Suyitno.
&amp;nbsp;
Namun, Suyitno mengatakan Miranda sempat meminta agar di hari pemilihan tidak banyak ditanya seputar kehidupan pribadinya. &quot;Pertemuan lebih banyak menekankan informasi keluarga. Tapi,&amp;nbsp; harapannya Miranda tidak banyak ditanya soal fit and proper test,&quot; kata Suyitno.</content:encoded></item></channel></rss>
