<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi, Mahasiswa Blokir Jalan di Makassar</title><description>Aksi unjuk rasa penolakan penaikan harga BBM kembali digelar di Makassar, Sulsel. Mahasiswa memblokir Jalan Perintis Kemerdekaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/24/340/598963/lagi-mahasiswa-blokir-jalan-di-makassar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/24/340/598963/lagi-mahasiswa-blokir-jalan-di-makassar"/><item><title>Lagi, Mahasiswa Blokir Jalan di Makassar</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/24/340/598963/lagi-mahasiswa-blokir-jalan-di-makassar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/24/340/598963/lagi-mahasiswa-blokir-jalan-di-makassar</guid><pubDate>Sabtu 24 Maret 2012 13:09 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhyiddin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/24/340/598963/K5EITuFBif.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi unjuk rasa mahasiswa di Makassar (Foto: okezone/Andi Aisyah)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/24/340/598963/K5EITuFBif.jpg</image><title>Ilustrasi unjuk rasa mahasiswa di Makassar (Foto: okezone/Andi Aisyah)</title></images><description>MAKASSAR - Puluhan mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kembali melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM. Seperti aksi unjuk rasa sebelumnya, mereka memblokir Jalan Perintis Kemerdekaan di depan Kampus Unversitas Hasanuddin (Unhas), Sabtu (24/3/2012).Akibat aksi ini, Jalan Perintis Kemerdekaan dan sekitarnya macet sepanjang empat kilometer lebih.Para mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Metro Makassar sempat menyandera sebuah mobil boks milik perusahaan waralaba dan digunakan sebagai panggung orasi.Mahasiswa menuding pemerintah sengaja mengembuskan isu kenaikan harga BBM sebagai bentuk pengalihan kasus korupsi yang membelit partai penguasa.Mahasiswa juga mendesak pemerintah untuk menasionalisasi seluruh aset-aset asing demi menyelamatkan kekayaan alam Indonesia.Aksi serupa di Jalan Perintis Kemerdekaan pada pekan lalu berlangsung ricuh. Mahasiswa merusak dan membalikkan minibus berpelat merah. Sebuah truk tangki pengangkut BBM juga dipecahkan kaca dan dicoreti. Mereka juag menghentikan truk pengangkut gas tiga kilogram dan membagikan kepada warga. Mahasiswa juga berusaha membagikan BBM gratis di SPBU di jalan itu, namun gagal.Polisi terpaksa membukarkan aksi mereka dengan menyemprotkan air menggunakan watercannon. Mahasiswa akhirnya dipukul mundur dan masuk ke halaman Kampus Unhas.</description><content:encoded>MAKASSAR - Puluhan mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kembali melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM. Seperti aksi unjuk rasa sebelumnya, mereka memblokir Jalan Perintis Kemerdekaan di depan Kampus Unversitas Hasanuddin (Unhas), Sabtu (24/3/2012).Akibat aksi ini, Jalan Perintis Kemerdekaan dan sekitarnya macet sepanjang empat kilometer lebih.Para mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Metro Makassar sempat menyandera sebuah mobil boks milik perusahaan waralaba dan digunakan sebagai panggung orasi.Mahasiswa menuding pemerintah sengaja mengembuskan isu kenaikan harga BBM sebagai bentuk pengalihan kasus korupsi yang membelit partai penguasa.Mahasiswa juga mendesak pemerintah untuk menasionalisasi seluruh aset-aset asing demi menyelamatkan kekayaan alam Indonesia.Aksi serupa di Jalan Perintis Kemerdekaan pada pekan lalu berlangsung ricuh. Mahasiswa merusak dan membalikkan minibus berpelat merah. Sebuah truk tangki pengangkut BBM juga dipecahkan kaca dan dicoreti. Mereka juag menghentikan truk pengangkut gas tiga kilogram dan membagikan kepada warga. Mahasiswa juga berusaha membagikan BBM gratis di SPBU di jalan itu, namun gagal.Polisi terpaksa membukarkan aksi mereka dengan menyemprotkan air menggunakan watercannon. Mahasiswa akhirnya dipukul mundur dan masuk ke halaman Kampus Unhas.</content:encoded></item></channel></rss>
