<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Jasad Terduga Teroris Bali Sudah Dipulangkan</title><description>Tiga dari lima jenazah terduga teroris yang ditembak mati di Denpasar,  Bali, sudah dipulangkan. Sebelum diambil keluarga, ketiganya menjalani  identifikasi fisik dan tes DNA di RS Polri Kramat Jati, Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/26/337/600010/3-jasad-terduga-teroris-bali-sudah-dipulangkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/26/337/600010/3-jasad-terduga-teroris-bali-sudah-dipulangkan"/><item><title>3 Jasad Terduga Teroris Bali Sudah Dipulangkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/26/337/600010/3-jasad-terduga-teroris-bali-sudah-dipulangkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/26/337/600010/3-jasad-terduga-teroris-bali-sudah-dipulangkan</guid><pubDate>Senin 26 Maret 2012 18:25 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/26/337/600010/nov8bny2ro.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/26/337/600010/nov8bny2ro.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Tiga dari lima jenazah terduga teroris yang ditembak mati di Denpasar, Bali, sudah dipulangkan. Sebelum diambil keluarga, ketiganya menjalani identifikasi fisik dan tes DNA di RS Polri Kramat Jati, Jakarta.&quot;Untuk update lima jenazah Bali di mana tiga jenazah sudah diambil. HN, AG, dan UH,&quot; ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution dalam konfrensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/3/2012).Sementara itu untuk dua pelaku lainnya yakni DP dan M alias AH saat ini masih berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Hal ini karena polisi hingga kini masih mencari pihak keluarganya.Seperti diberitakan, polisi berhasil melumpuhkan lima pelaku kejahatan yang akan melakukan aksi teror dan perampokan money changer juga toko emas di beberapa tempat di Bali.Mereka ditembak di dua TKP, yaitu Jalan Gunung Soputan Denpasar, HN (32) asal Bandung, AG (30) asal Jimbaran.Sementara itu di TKP kedua, Jalan Danau Poso Sanur, Sanur, polisi berhasil meringkus tersangka UH alias Kapten. Kedua, DP (27) asal  Bandung dan M alias Abu Hanif (30) asal Makassar.Polisi mengklaim bahwa pada saat dilakukan penangkapan para tersangka melakukan perlawanan dan terlibat baku tembak dengan senpi pistol sehingga diambil tindakan tegas dengan menembak mati mereka.</description><content:encoded>JAKARTA - Tiga dari lima jenazah terduga teroris yang ditembak mati di Denpasar, Bali, sudah dipulangkan. Sebelum diambil keluarga, ketiganya menjalani identifikasi fisik dan tes DNA di RS Polri Kramat Jati, Jakarta.&quot;Untuk update lima jenazah Bali di mana tiga jenazah sudah diambil. HN, AG, dan UH,&quot; ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution dalam konfrensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/3/2012).Sementara itu untuk dua pelaku lainnya yakni DP dan M alias AH saat ini masih berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Hal ini karena polisi hingga kini masih mencari pihak keluarganya.Seperti diberitakan, polisi berhasil melumpuhkan lima pelaku kejahatan yang akan melakukan aksi teror dan perampokan money changer juga toko emas di beberapa tempat di Bali.Mereka ditembak di dua TKP, yaitu Jalan Gunung Soputan Denpasar, HN (32) asal Bandung, AG (30) asal Jimbaran.Sementara itu di TKP kedua, Jalan Danau Poso Sanur, Sanur, polisi berhasil meringkus tersangka UH alias Kapten. Kedua, DP (27) asal  Bandung dan M alias Abu Hanif (30) asal Makassar.Polisi mengklaim bahwa pada saat dilakukan penangkapan para tersangka melakukan perlawanan dan terlibat baku tembak dengan senpi pistol sehingga diambil tindakan tegas dengan menembak mati mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
