<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demokrat Pilih Bahas Tomcat Ketimbang BBM</title><description>Dibanding isu BBM, Partai Demokrat lebih menaruh perhatian kepada wabah Tomcat yang menyebar di Jawa Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/26/339/599810/demokrat-pilih-bahas-tomcat-ketimbang-bbm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/26/339/599810/demokrat-pilih-bahas-tomcat-ketimbang-bbm"/><item><title>Demokrat Pilih Bahas Tomcat Ketimbang BBM</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/26/339/599810/demokrat-pilih-bahas-tomcat-ketimbang-bbm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/26/339/599810/demokrat-pilih-bahas-tomcat-ketimbang-bbm</guid><pubDate>Senin 26 Maret 2012 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/26/339/599810/wPVMY2FchF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban sengatan Tomcat</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/26/339/599810/wPVMY2FchF.jpg</image><title>Korban sengatan Tomcat</title></images><description>JAKARTA - Berbeda dengan partai-partai lain yang tengah fokus membahas rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Partai Demokrat lebih menaruh perhatian kepada wabah Tomcat yang menyebar di Jawa Timur.
&amp;nbsp;
Hari ini, Demokrat menggelar seminar khusus mengenai masalah tersebut di Jakarta. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, partainya menyadari isu Tomcat tidak sepopuler berita mengenai kenaikan harga BBM.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini menunjukkan bahwa perhatian Partai Demokrat terhadap isu kesehatan, terhadap soal yang dihadapi rakyat sangat tinggi,&quot; ujar Anas saat membuka acara tersebut di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (26/03/2012).
&amp;nbsp;
Menurut Anas, Demokrat membahas isu tersebut karena wabah Tomcat tak kalah penting dengan isu BBM.
&amp;nbsp;
&quot;Memang kegiatan ini tidak sepopuler, tidak seseksi kalau kita bicara tentang BBM. Isu ini tidak kalah pentingnya dengan isu kenaikan BBM,&quot; papar Anas.
&amp;nbsp;
Pada kesempatan tersebut, Anas juga mengimbau instansi pemerintah terkait agar segera menyelesaikan permasalahan ini agar tak menjadi isu besar publik.
&amp;nbsp;
&quot;Saya berharap penanggulangan Tomcat dilakukan secara cekatan sehingga tidak menjadi isu publik yang besar. Karena sekarang satu isu saja, dengan kecanggihan pemberitaan bisa menjadi masalah yang serius,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Berbeda dengan partai-partai lain yang tengah fokus membahas rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Partai Demokrat lebih menaruh perhatian kepada wabah Tomcat yang menyebar di Jawa Timur.
&amp;nbsp;
Hari ini, Demokrat menggelar seminar khusus mengenai masalah tersebut di Jakarta. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, partainya menyadari isu Tomcat tidak sepopuler berita mengenai kenaikan harga BBM.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini menunjukkan bahwa perhatian Partai Demokrat terhadap isu kesehatan, terhadap soal yang dihadapi rakyat sangat tinggi,&quot; ujar Anas saat membuka acara tersebut di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (26/03/2012).
&amp;nbsp;
Menurut Anas, Demokrat membahas isu tersebut karena wabah Tomcat tak kalah penting dengan isu BBM.
&amp;nbsp;
&quot;Memang kegiatan ini tidak sepopuler, tidak seseksi kalau kita bicara tentang BBM. Isu ini tidak kalah pentingnya dengan isu kenaikan BBM,&quot; papar Anas.
&amp;nbsp;
Pada kesempatan tersebut, Anas juga mengimbau instansi pemerintah terkait agar segera menyelesaikan permasalahan ini agar tak menjadi isu besar publik.
&amp;nbsp;
&quot;Saya berharap penanggulangan Tomcat dilakukan secara cekatan sehingga tidak menjadi isu publik yang besar. Karena sekarang satu isu saja, dengan kecanggihan pemberitaan bisa menjadi masalah yang serius,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
