<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istana Nilai Demo Tolak Kenaikan BBM Tidak Waras</title><description>Pihak Istana Kepresidenan menyesalkan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsisi yang marak dilakukan di berbagai tempat, hari ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/27/337/600570/istana-nilai-demo-tolak-kenaikan-bbm-tidak-waras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/27/337/600570/istana-nilai-demo-tolak-kenaikan-bbm-tidak-waras"/><item><title>Istana Nilai Demo Tolak Kenaikan BBM Tidak Waras</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/27/337/600570/istana-nilai-demo-tolak-kenaikan-bbm-tidak-waras</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/27/337/600570/istana-nilai-demo-tolak-kenaikan-bbm-tidak-waras</guid><pubDate>Selasa 27 Maret 2012 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/27/337/600570/UOt1MeKBnG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Heru H/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/27/337/600570/UOt1MeKBnG.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Heru H/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pihak Istana Kepresidenan menyesalkan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsisi yang marak dilakukan di berbagai tempat, hari ini.&quot;Apa yang kita lihat di jalan hari-hari ini jauh dari gambaran tentang Indonesia yang kita miliki dulu dan cita-cita kita,&quot; ujar Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa, dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (27/3/2012).Menurut Daniel, menduduki, menguasai, merusak fasilitas publik, melakukan sweeping, dan pemaksaan adalah beberapa contoh tindakan anti-demokrasi, bahkan anti-Indonesia.&quot;Ini saatnya untuk mengembalikan semua kewarasan yang perlu agar politik di negeri ini mampu menghasilkan kemaslahatan publik. Ini saatnya pula untuk menguatkan kembali ajaran demokrasi yang berbasis dialog dan konsensus,&quot; tuturnya.Demokrasi Indonesia, sambung Daniel, tidak boleh dibiarkan hingga menghasilkan monster yang hanya tahu menebar teror di ruang-ruang publik dengan mengatasnamakan kebebasan sekalipun.&quot;Semua aktor demokrasi harus bekerja lebih keras untuk menjauhkan demonstran dari tabiat buruknya yang mengangkangi hak warga negara lain untuk bebas dari rasa takut,&quot; kata Daniel.&quot;Tidak ada yang salah dengan marah, sepanjang tidak menyertakan kekerasan. Demokrasi dimana pun memuliakan keadaban,&quot; tutupnya.(lam)</description><content:encoded>JAKARTA - Pihak Istana Kepresidenan menyesalkan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsisi yang marak dilakukan di berbagai tempat, hari ini.&quot;Apa yang kita lihat di jalan hari-hari ini jauh dari gambaran tentang Indonesia yang kita miliki dulu dan cita-cita kita,&quot; ujar Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa, dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (27/3/2012).Menurut Daniel, menduduki, menguasai, merusak fasilitas publik, melakukan sweeping, dan pemaksaan adalah beberapa contoh tindakan anti-demokrasi, bahkan anti-Indonesia.&quot;Ini saatnya untuk mengembalikan semua kewarasan yang perlu agar politik di negeri ini mampu menghasilkan kemaslahatan publik. Ini saatnya pula untuk menguatkan kembali ajaran demokrasi yang berbasis dialog dan konsensus,&quot; tuturnya.Demokrasi Indonesia, sambung Daniel, tidak boleh dibiarkan hingga menghasilkan monster yang hanya tahu menebar teror di ruang-ruang publik dengan mengatasnamakan kebebasan sekalipun.&quot;Semua aktor demokrasi harus bekerja lebih keras untuk menjauhkan demonstran dari tabiat buruknya yang mengangkangi hak warga negara lain untuk bebas dari rasa takut,&quot; kata Daniel.&quot;Tidak ada yang salah dengan marah, sepanjang tidak menyertakan kekerasan. Demokrasi dimana pun memuliakan keadaban,&quot; tutupnya.(lam)</content:encoded></item></channel></rss>
