<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>13 Tahun Reformasi, Rakyat Tak Juga Sejahtera</title><description>PP Muhammadiyah  menyelenggarakan diskusi publik bertema Menata Ulang Indonesia di Yogyakarta,  pagi ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/29/337/601629/13-tahun-reformasi-rakyat-tak-juga-sejahtera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/29/337/601629/13-tahun-reformasi-rakyat-tak-juga-sejahtera"/><item><title>13 Tahun Reformasi, Rakyat Tak Juga Sejahtera</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/29/337/601629/13-tahun-reformasi-rakyat-tak-juga-sejahtera</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/29/337/601629/13-tahun-reformasi-rakyat-tak-juga-sejahtera</guid><pubDate>Kamis 29 Maret 2012 09:16 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>YOGYAKARTA - Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyelenggarakan diskusi publik bertema Menata Ulang Indonesia di Lobi Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Dik Tiro, Gondokusuman, Yogyakarta, pagi ini.Ketua MPM PP Muhammadiyah, Said Tuhuleley, menyampaikan 13 tahun pascareformasi belum memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan dan kemajuan Indonesia.Parahnya lagi, banyak kebijakan yang tidak memihak ke rakyat kecil, salah satunya rencana pemerintah menaikkan BBM bersubsidi.&amp;ldquo;Negara kita kaya akan sumber daya alam, namun sangat disayangkan masih banyak rakyat di berbagai penjuru hidupnya masih menderita. Apa yang salah di negeri ini? Saya pikir judul tema kali ini menantang dan berat,&amp;rdquo; ujar Said dalam memberikan sambutan pembukaan acara, Kamis (29/3/2012).Diskusi publik ini menghadirkan tokoh nasional seperti mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafie Maarif, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, dan ekonom dari UGM Revrisond Baswir.&amp;ldquo;Saya mohon maaf, saudara Budiman Sujatmiko tidak bisa hadir karena ada perintah dari internal partai yang harus stand by di Jakarta,&amp;rdquo; imbuhnya.Diskusi ini juga dihadiri kalangan akademisi dan aktivis di Yogyakarta.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyelenggarakan diskusi publik bertema Menata Ulang Indonesia di Lobi Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Dik Tiro, Gondokusuman, Yogyakarta, pagi ini.Ketua MPM PP Muhammadiyah, Said Tuhuleley, menyampaikan 13 tahun pascareformasi belum memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan dan kemajuan Indonesia.Parahnya lagi, banyak kebijakan yang tidak memihak ke rakyat kecil, salah satunya rencana pemerintah menaikkan BBM bersubsidi.&amp;ldquo;Negara kita kaya akan sumber daya alam, namun sangat disayangkan masih banyak rakyat di berbagai penjuru hidupnya masih menderita. Apa yang salah di negeri ini? Saya pikir judul tema kali ini menantang dan berat,&amp;rdquo; ujar Said dalam memberikan sambutan pembukaan acara, Kamis (29/3/2012).Diskusi publik ini menghadirkan tokoh nasional seperti mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafie Maarif, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, dan ekonom dari UGM Revrisond Baswir.&amp;ldquo;Saya mohon maaf, saudara Budiman Sujatmiko tidak bisa hadir karena ada perintah dari internal partai yang harus stand by di Jakarta,&amp;rdquo; imbuhnya.Diskusi ini juga dihadiri kalangan akademisi dan aktivis di Yogyakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
