<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tifatul: Saya Harus Nurut Apa Kata Presiden</title><description>Menteri Komunikasi dan Informatika asal PKS  Tifatul Sembiring enggan berkomentar terkait partainya yang menolak  rencana pemerintah menaikan BBM.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/29/339/602112/tifatul-saya-harus-nurut-apa-kata-presiden</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/29/339/602112/tifatul-saya-harus-nurut-apa-kata-presiden"/><item><title>Tifatul: Saya Harus Nurut Apa Kata Presiden</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/29/339/602112/tifatul-saya-harus-nurut-apa-kata-presiden</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/29/339/602112/tifatul-saya-harus-nurut-apa-kata-presiden</guid><pubDate>Kamis 29 Maret 2012 17:50 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/29/339/602112/wJVUyhphLc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tifatul Sembiring (tengah) Foto: dok okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/29/339/602112/wJVUyhphLc.jpg</image><title>Tifatul Sembiring (tengah) Foto: dok okezone</title></images><description>JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring enggan berkomentar terkait partainya yang menolak rencana pemerintah menaikan bahan bakar minyak (BBM) yang rencananya akan dilakukan pada 1 April mendatang.&quot;Tanya fraksi kalau soal itu. menjelaskan kenapa BBM dinaikan saya (mau) jawab. Kan sayang orang pemerintah,&quot; ujar Tifatul di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Kamis (29/3/2012).Terkait isu rencana PKS ingin keluar dari barisan koalisi dan menarik menterinya dari kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Tifatul menyerahkan kepada DPP PKS. &quot;Kok mau ditarik, emangnya udah diulur. Tanyakan ke DPP saja,&quot; tutur mantan Presiden PKS ini.Tifatul mengatakan posisinya sebagai menteri di kabinet sulit untuk berseberangan dengan keputusan pemerintah. &quot;Menteri ini pembantu Presiden. Tidak boleh berbeda pendapat dengan Presiden. Harus sesuai langkah Presiden, itu saya,&quot; katanya.Saat ditanya sikapnya yang cenderung berbeda pendapat dengan suara partainya, Tifatul menegaskan tidak ada perbedaan pendapat tersebut. &quot;Tidak, saya posisi harus menjelaskan sikap pemerintah,&quot; ucapnya.&quot;Takut kehilangan jabatan menteri?,&quot; tanya wartawan kepadanya. Tifatul justru menjawab ringan. &quot;Takut kehilangan BBM,&quot; katanya sambil tertawa. </description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring enggan berkomentar terkait partainya yang menolak rencana pemerintah menaikan bahan bakar minyak (BBM) yang rencananya akan dilakukan pada 1 April mendatang.&quot;Tanya fraksi kalau soal itu. menjelaskan kenapa BBM dinaikan saya (mau) jawab. Kan sayang orang pemerintah,&quot; ujar Tifatul di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Kamis (29/3/2012).Terkait isu rencana PKS ingin keluar dari barisan koalisi dan menarik menterinya dari kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Tifatul menyerahkan kepada DPP PKS. &quot;Kok mau ditarik, emangnya udah diulur. Tanyakan ke DPP saja,&quot; tutur mantan Presiden PKS ini.Tifatul mengatakan posisinya sebagai menteri di kabinet sulit untuk berseberangan dengan keputusan pemerintah. &quot;Menteri ini pembantu Presiden. Tidak boleh berbeda pendapat dengan Presiden. Harus sesuai langkah Presiden, itu saya,&quot; katanya.Saat ditanya sikapnya yang cenderung berbeda pendapat dengan suara partainya, Tifatul menegaskan tidak ada perbedaan pendapat tersebut. &quot;Tidak, saya posisi harus menjelaskan sikap pemerintah,&quot; ucapnya.&quot;Takut kehilangan jabatan menteri?,&quot; tanya wartawan kepadanya. Tifatul justru menjawab ringan. &quot;Takut kehilangan BBM,&quot; katanya sambil tertawa. </content:encoded></item></channel></rss>
