<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korlap Demo BBM Unud Dipukuli Orang Tak Dikenal </title><description>Tiga orang tak dikenal menghajar Elbinsar Purba, koordinator lapangan demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di Kampus Universitas Udayana, Denpasar, Rabu sore.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/29/340/601539/korlap-demo-bbm-unud-dipukuli-orang-tak-dikenal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/29/340/601539/korlap-demo-bbm-unud-dipukuli-orang-tak-dikenal"/><item><title>Korlap Demo BBM Unud Dipukuli Orang Tak Dikenal </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/29/340/601539/korlap-demo-bbm-unud-dipukuli-orang-tak-dikenal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/29/340/601539/korlap-demo-bbm-unud-dipukuli-orang-tak-dikenal</guid><pubDate>Kamis 29 Maret 2012 01:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/29/340/601539/iwbp7UNpP9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Dede Kurniawan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/29/340/601539/iwbp7UNpP9.jpg</image><title>(Dede Kurniawan/Okezone)</title></images><description>DENPASAR - Tiga orang tak dikenal menghajar Elbinsar Purba, koordinator lapangan demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di Kampus Universitas Udayana, Denpasar, Rabu sore.
&amp;nbsp;
Penganiayaan yang menimpa Elbin yang juga Ketua BEM Universitas Udayana terjadi sekira pukul 15.05 Wita di halte bus dekat kampus di Jalan Sudirman.
&amp;nbsp;
&quot;Ada tiga pelaku, satu orang memakai cadar datang langsung memukuli saya,&quot; kata Elbin di Posko Perjuangan Rakyat Bali tolak kenaikan BBM di depan Kampus Universitas Udayana, Rabu (28/3/2012).
&amp;nbsp;
Bersamaan dengan kedatangan orang tak dikenal (OTK) yang mengendarai sepeda motor, beredar selebaran gelap berbau SARA. Saat korban mengecek selebaran gelap di dekat halte bus, langsung dipegang pelaku.
&amp;nbsp;
&quot;Saya langsung dibekap dari belakang, satu orang langsung memukuli saya. Saya ingat pelaku berpostur tinggi tangannya ada tato,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;
Usai menghajar, ketiga pelaku langsung kabur di tengah keramaian. Seorang satpam&amp;nbsp; sempat melihat pelaku masuk kampus sembari memantau situasi.
&amp;nbsp;
Atas insiden tersebut, tim Advokasi Rakyat (Tapak) PBHI&amp;nbsp; I Wayan Suardana bersama belasan pengacara akan mendampingi korban.
&amp;nbsp;
&quot;Kejadian ini akan langsung kami&amp;nbsp; laporkan ke Polda Bali,&quot; ujar Gendo. Peristiwa tersebut dinilai sebagai bentuk teror dan intimidasi dengan modus dan pola-pola lama.&amp;nbsp;</description><content:encoded>DENPASAR - Tiga orang tak dikenal menghajar Elbinsar Purba, koordinator lapangan demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di Kampus Universitas Udayana, Denpasar, Rabu sore.
&amp;nbsp;
Penganiayaan yang menimpa Elbin yang juga Ketua BEM Universitas Udayana terjadi sekira pukul 15.05 Wita di halte bus dekat kampus di Jalan Sudirman.
&amp;nbsp;
&quot;Ada tiga pelaku, satu orang memakai cadar datang langsung memukuli saya,&quot; kata Elbin di Posko Perjuangan Rakyat Bali tolak kenaikan BBM di depan Kampus Universitas Udayana, Rabu (28/3/2012).
&amp;nbsp;
Bersamaan dengan kedatangan orang tak dikenal (OTK) yang mengendarai sepeda motor, beredar selebaran gelap berbau SARA. Saat korban mengecek selebaran gelap di dekat halte bus, langsung dipegang pelaku.
&amp;nbsp;
&quot;Saya langsung dibekap dari belakang, satu orang langsung memukuli saya. Saya ingat pelaku berpostur tinggi tangannya ada tato,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;
Usai menghajar, ketiga pelaku langsung kabur di tengah keramaian. Seorang satpam&amp;nbsp; sempat melihat pelaku masuk kampus sembari memantau situasi.
&amp;nbsp;
Atas insiden tersebut, tim Advokasi Rakyat (Tapak) PBHI&amp;nbsp; I Wayan Suardana bersama belasan pengacara akan mendampingi korban.
&amp;nbsp;
&quot;Kejadian ini akan langsung kami&amp;nbsp; laporkan ke Polda Bali,&quot; ujar Gendo. Peristiwa tersebut dinilai sebagai bentuk teror dan intimidasi dengan modus dan pola-pola lama.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
