<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Peluru Karet Minta Menko Polhukam Cabut Pernyataan</title><description>Mahasiswa Fakultas Teknik dari kampus Yayasan Administrasi Indonesia (YAI) Agung Tuanani yang terkena tembakan oleh aparat masih dirawat di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/30/337/602646/korban-peluru-karet-minta-menko-polhukam-cabut-pernyataan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/30/337/602646/korban-peluru-karet-minta-menko-polhukam-cabut-pernyataan"/><item><title>Korban Peluru Karet Minta Menko Polhukam Cabut Pernyataan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/30/337/602646/korban-peluru-karet-minta-menko-polhukam-cabut-pernyataan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/30/337/602646/korban-peluru-karet-minta-menko-polhukam-cabut-pernyataan</guid><pubDate>Jum'at 30 Maret 2012 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/30/337/602646/vVTWvKF57z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Tri Kurniawan/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/30/337/602646/vVTWvKF57z.jpg</image><title>Ilustrasi (Tri Kurniawan/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mahasiswa Fakultas Teknik dari kampus Yayasan Administrasi Indonesia (YAI) Agung Tuanani yang terkena tembakan oleh aparat masih dirawat di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih.
&amp;nbsp;
Dia&amp;nbsp; meminta agar Menko Polhukam Djoko Suyanto mencabut pernyataanya yang mengatakan tidak ada mahasiswa terkena peluru oleh aparat dalam aksi unjuk rasa di Jalan Diponegoro, Jakarta, tadi malam.
&amp;nbsp;
&quot;Saya menyaksikan sendiri satpam kampus ditembak dan masih ada lainnya,&quot; kata Agung ketika berdialog dengan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suhari Alius, di RS Islam Cempaka Putih, Jumat (30/3/2012).
&amp;nbsp;
Agung juga menyesalkan tindakan reprensif yang dilakukan aparat terhadap rekan-rekan mahasiswa. Dia mengklaim, saat itu mahasiswa sudah bertindak sesuai prosedur.
&amp;nbsp;
&quot;Polisi sudah ada protapnya, kita tidak melihat&amp;nbsp; water cannon. Kami tidak ingin memukul tangan ini untuk rakyat,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mahasiswa Fakultas Teknik dari kampus Yayasan Administrasi Indonesia (YAI) Agung Tuanani yang terkena tembakan oleh aparat masih dirawat di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih.
&amp;nbsp;
Dia&amp;nbsp; meminta agar Menko Polhukam Djoko Suyanto mencabut pernyataanya yang mengatakan tidak ada mahasiswa terkena peluru oleh aparat dalam aksi unjuk rasa di Jalan Diponegoro, Jakarta, tadi malam.
&amp;nbsp;
&quot;Saya menyaksikan sendiri satpam kampus ditembak dan masih ada lainnya,&quot; kata Agung ketika berdialog dengan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suhari Alius, di RS Islam Cempaka Putih, Jumat (30/3/2012).
&amp;nbsp;
Agung juga menyesalkan tindakan reprensif yang dilakukan aparat terhadap rekan-rekan mahasiswa. Dia mengklaim, saat itu mahasiswa sudah bertindak sesuai prosedur.
&amp;nbsp;
&quot;Polisi sudah ada protapnya, kita tidak melihat&amp;nbsp; water cannon. Kami tidak ingin memukul tangan ini untuk rakyat,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
