<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Psikolog: Demo Rusuh Rusak Mental Generasi Muda</title><description>Pakar Psikologi Sosial dan Politik Hamdi Muluk mengatakan, vandalisme mahasiswa, buruh dan elemen masyarakat dalam aksi demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kemarin di depan gedung MPR/DPR, serta di sejumlah daerah lainnya dapat memberikan dampak psikologis yang tidak baik kepada generasi muda.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/31/337/603200/psikolog-demo-rusuh-rusak-mental-generasi-muda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/31/337/603200/psikolog-demo-rusuh-rusak-mental-generasi-muda"/><item><title>Psikolog: Demo Rusuh Rusak Mental Generasi Muda</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/31/337/603200/psikolog-demo-rusuh-rusak-mental-generasi-muda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/31/337/603200/psikolog-demo-rusuh-rusak-mental-generasi-muda</guid><pubDate>Sabtu 31 Maret 2012 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/31/337/603200/AWaUMOloxt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Awaludin/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/31/337/603200/AWaUMOloxt.jpg</image><title>(Awaludin/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pakar Psikologi Sosial dan Politik Hamdi Muluk mengatakan, vandalisme mahasiswa, buruh dan elemen masyarakat dalam aksi demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kemarin di depan gedung MPR/DPR, serta di sejumlah daerah lainnya dapat memberikan dampak psikologis yang tidak baik kepada generasi muda.
&amp;nbsp;
&quot;Banyak merugikan seperti banyak anak yang trauma lihat bentrok, merasa tidak aman tinggal di Indonesia,&quot; ujar Hamdi dalam diskusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun Cikini Jakarta, Sabtu (31/3/2012).
&amp;nbsp;
Selain itu, masyarakat juga dirugikan dengan banyak biaya yang harus dikeluarkan dengan jalan tol ditutup oleh demonstran, kegiatan ekonomi lainnya terhenti.
&amp;nbsp;
Hamdi menilai apa yang terjdi di DPR semalam sudah bisa ditebak. Kebanyakan para elit partai politik mengamankan posisi masing-masing.
&amp;nbsp;
Dalam kesempatan yang sama, aktivis HAM cum rohaniwan Benny Susetyo mengingatkan agar pemerintah memberi contoh keteladanan bahwa kata-kata harus sesuai dengan perbuatan. Pemerintah juga perlu menjaga agar masyarakat tidak kehilangan harapan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sekarang kan mati harapan itu,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pakar Psikologi Sosial dan Politik Hamdi Muluk mengatakan, vandalisme mahasiswa, buruh dan elemen masyarakat dalam aksi demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kemarin di depan gedung MPR/DPR, serta di sejumlah daerah lainnya dapat memberikan dampak psikologis yang tidak baik kepada generasi muda.
&amp;nbsp;
&quot;Banyak merugikan seperti banyak anak yang trauma lihat bentrok, merasa tidak aman tinggal di Indonesia,&quot; ujar Hamdi dalam diskusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun Cikini Jakarta, Sabtu (31/3/2012).
&amp;nbsp;
Selain itu, masyarakat juga dirugikan dengan banyak biaya yang harus dikeluarkan dengan jalan tol ditutup oleh demonstran, kegiatan ekonomi lainnya terhenti.
&amp;nbsp;
Hamdi menilai apa yang terjdi di DPR semalam sudah bisa ditebak. Kebanyakan para elit partai politik mengamankan posisi masing-masing.
&amp;nbsp;
Dalam kesempatan yang sama, aktivis HAM cum rohaniwan Benny Susetyo mengingatkan agar pemerintah memberi contoh keteladanan bahwa kata-kata harus sesuai dengan perbuatan. Pemerintah juga perlu menjaga agar masyarakat tidak kehilangan harapan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sekarang kan mati harapan itu,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
