<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alvon Siapkan Tim Investigasi Perusak Kantor YLBHI</title><description>Adapun, yang mendasari pembentukan tim investigasi lantaran sikap aparat  dalam melakukan penggeledahan sudah di luar batas kewajaran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/31/337/603328/alvon-siapkan-tim-investigasi-perusak-kantor-ylbhi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/03/31/337/603328/alvon-siapkan-tim-investigasi-perusak-kantor-ylbhi"/><item><title>Alvon Siapkan Tim Investigasi Perusak Kantor YLBHI</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/03/31/337/603328/alvon-siapkan-tim-investigasi-perusak-kantor-ylbhi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/03/31/337/603328/alvon-siapkan-tim-investigasi-perusak-kantor-ylbhi</guid><pubDate>Sabtu 31 Maret 2012 17:47 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Kusumaningrum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/03/31/337/603328/AfI0tZQ1qA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">YLBHI (foto: Heru Heryono/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/03/31/337/603328/AfI0tZQ1qA.jpg</image><title>YLBHI (foto: Heru Heryono/okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Aksi penggeledahan sejumlah aparat kepolisian yang merangsek kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), saat demo mahasiswa menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Kamis malam, dinilai melanggar aturan.Menyikapi hal itu, Ketua YLBHI Alvon K Palma menyatakan, akan membentuk tim investigasi terkait tindakan aparat kepolisian di kantornya itu.Dia juga sudah menyiapkan Tim Advokasi Penindasan Kekerasan Aparat (TEBAS). &quot;Kami sudah membentuk tim investigasi untuk mengusut kasus ini,&amp;rdquo; ujar Alvon kepada okezone, Sabtu (31/3/2012).Adapun, yang mendasari pembentukan tim investigasi lantaran sikap aparat dalam melakukan penggeledahan sudah di luar batas kewajaran.Aparat kepolisian, menurut Alvon, tidak hanya masuk tetapi melakukan penggeledahan serta merusak fasilitas lembaga hukum itu. Pintu kamar mandi wanita rusak dijebol. Di lantai, polisi juga merusak pintu ruangan ketua di lantai tiga, juga pintu Pembina dilantai empat juga dirusak, sehingga tidak bisa digunakan lagi. &amp;ldquo;Ini yang membuat kami marah dan kecewa, mengapa harus merusak. Seharusnya tidak perlu 60 polisi semuanya masuk, cukup diwakilkan saja,&amp;rdquo; tuturnya. Hari ini, kata Alvon, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Albert Hasibuan meninjau kantor YLBHI untuk melihat situasi terkahir pascapenggeledahan.Seperti diketahui, insiden penggerebekan di kantor YLBHI lantaran disinyalir tempat itu dijadikan markas tempat berkumpulnya mahasiswa sebelum menggelar aksi.Namun, dengan tegas YLBHI menolak disebut sebagai sarang dan markas para demonstran yang melakukan kekerasan. Sejak dulu YLBHI tak pernah menolak memberikan perlindungan terhadap siapa pun yang membutuhkan.Menurutnya, LBH akan tetap terbuka kepada siapa pun yang membutuhkan perlindungan hukum, termasuk terhadap mahasiswa yang tengah berunjuk menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM. &amp;ldquo;Bagaimanapun, prinsip kami tetap anti kekerasan,&amp;rdquo; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Aksi penggeledahan sejumlah aparat kepolisian yang merangsek kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), saat demo mahasiswa menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Kamis malam, dinilai melanggar aturan.Menyikapi hal itu, Ketua YLBHI Alvon K Palma menyatakan, akan membentuk tim investigasi terkait tindakan aparat kepolisian di kantornya itu.Dia juga sudah menyiapkan Tim Advokasi Penindasan Kekerasan Aparat (TEBAS). &quot;Kami sudah membentuk tim investigasi untuk mengusut kasus ini,&amp;rdquo; ujar Alvon kepada okezone, Sabtu (31/3/2012).Adapun, yang mendasari pembentukan tim investigasi lantaran sikap aparat dalam melakukan penggeledahan sudah di luar batas kewajaran.Aparat kepolisian, menurut Alvon, tidak hanya masuk tetapi melakukan penggeledahan serta merusak fasilitas lembaga hukum itu. Pintu kamar mandi wanita rusak dijebol. Di lantai, polisi juga merusak pintu ruangan ketua di lantai tiga, juga pintu Pembina dilantai empat juga dirusak, sehingga tidak bisa digunakan lagi. &amp;ldquo;Ini yang membuat kami marah dan kecewa, mengapa harus merusak. Seharusnya tidak perlu 60 polisi semuanya masuk, cukup diwakilkan saja,&amp;rdquo; tuturnya. Hari ini, kata Alvon, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Albert Hasibuan meninjau kantor YLBHI untuk melihat situasi terkahir pascapenggeledahan.Seperti diketahui, insiden penggerebekan di kantor YLBHI lantaran disinyalir tempat itu dijadikan markas tempat berkumpulnya mahasiswa sebelum menggelar aksi.Namun, dengan tegas YLBHI menolak disebut sebagai sarang dan markas para demonstran yang melakukan kekerasan. Sejak dulu YLBHI tak pernah menolak memberikan perlindungan terhadap siapa pun yang membutuhkan.Menurutnya, LBH akan tetap terbuka kepada siapa pun yang membutuhkan perlindungan hukum, termasuk terhadap mahasiswa yang tengah berunjuk menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM. &amp;ldquo;Bagaimanapun, prinsip kami tetap anti kekerasan,&amp;rdquo; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
