<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD Benci Kepala Daerah yang Membangkang Pusat</title><description>Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, menyayangkan adanya kepala  daerah setingkat bupati, wali kota, hingga gubernur yang berseberangan  dengan pemerintah pusat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/01/337/603484/mahfud-md-benci-kepala-daerah-yang-membangkang-pusat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/04/01/337/603484/mahfud-md-benci-kepala-daerah-yang-membangkang-pusat"/><item><title>Mahfud MD Benci Kepala Daerah yang Membangkang Pusat</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/04/01/337/603484/mahfud-md-benci-kepala-daerah-yang-membangkang-pusat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/04/01/337/603484/mahfud-md-benci-kepala-daerah-yang-membangkang-pusat</guid><pubDate>Minggu 01 April 2012 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/01/337/603484/Bmq9VBYOKy.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/01/337/603484/Bmq9VBYOKy.jpg</image><title></title></images><description>YOGYAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, menyayangkan adanya kepala daerah setingkat bupati, wali kota, hingga gubernur yang berseberangan dengan pemerintah pusat.
&amp;nbsp;
Demikian disampaikan Mahfud dalam diskusi publik dengan tema 'Menuju Indonesia Bermartabat Melalui Kepemimpinan Transformasional' di Ruang Seminar Fisip Universitas Atmajaya Yogyakarta, Minggu (1/4/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Saya tidak setuju harga BBM dinaikkan, tapi saya lebih tidak setuju kalau pemerintah daerah justru melawan pemerintah pusat,&quot; kritik Mahfud terhadap beberapa kepala daerah yang berseberangan dengan pemerintah pusat.
&amp;nbsp;
Jangan sampai, lanjut dia, ada disintegrasi dan perpecahan terhadap bangsa ini. Pembangkangan yang dilakukan kepala daerah terhadap pemerintah pusat dinilai Mahfud justru menghambat pembangunan di daerah tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Boleh bupati, wali kota, gubernur tidak sepakat dengan kebijakan pemerintah. Tetapi yang menjadi masalah, persoalan itu harus diselesaikan tanpa harus dengan perlawanan yang mengatasnamakan rakyat,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Mahfud menilai, harus ada komunikasi yang baik antara pemerintah pusat dengan daerah. Daerah seharusnya mengimplementasikan kebijakan yang sudah diambil pemerintah pusat.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, menyayangkan adanya kepala daerah setingkat bupati, wali kota, hingga gubernur yang berseberangan dengan pemerintah pusat.
&amp;nbsp;
Demikian disampaikan Mahfud dalam diskusi publik dengan tema 'Menuju Indonesia Bermartabat Melalui Kepemimpinan Transformasional' di Ruang Seminar Fisip Universitas Atmajaya Yogyakarta, Minggu (1/4/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Saya tidak setuju harga BBM dinaikkan, tapi saya lebih tidak setuju kalau pemerintah daerah justru melawan pemerintah pusat,&quot; kritik Mahfud terhadap beberapa kepala daerah yang berseberangan dengan pemerintah pusat.
&amp;nbsp;
Jangan sampai, lanjut dia, ada disintegrasi dan perpecahan terhadap bangsa ini. Pembangkangan yang dilakukan kepala daerah terhadap pemerintah pusat dinilai Mahfud justru menghambat pembangunan di daerah tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Boleh bupati, wali kota, gubernur tidak sepakat dengan kebijakan pemerintah. Tetapi yang menjadi masalah, persoalan itu harus diselesaikan tanpa harus dengan perlawanan yang mengatasnamakan rakyat,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Mahfud menilai, harus ada komunikasi yang baik antara pemerintah pusat dengan daerah. Daerah seharusnya mengimplementasikan kebijakan yang sudah diambil pemerintah pusat.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
